STUDI POLA PEMANFAATAN RUANG TERBUKA PUBLIK DI UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA (KAMPUS A) BERDASARKAN KEMAMPUAN PETA MENTAL MAHASISWA PENDIDIKAN GEOGRAFI TAHUN ANGKATAN 2016
Why this work is in the frame
A frame that forgets how it found something cannot be audited. These are the routes that admitted this work.
Bibliographic record
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola pemanfaatan ruang terbuka publik berdasarkan peta mental mahasiswa Program Studi Pendidikan Geografi,Universitas Negeri Jakarta. Peta mental adalah peta yang diambil dari pikiran manusia (cognitive map) mengenai lingkungan yang dilihatnya. Permasalahankerap terjadi ketika menggambarkan peta mental yang disebut sebagai distorsi atau pergeseran dari keadaan sebenarnya baik secara fisik maupun makna dari lingkungan sendiri. Upaya pemahaman mengenai Ruang Terbuka Publik (Public Open Space) berdasarkan peta mental di wilayah kampus A UniversitasNegeri Jakarta dilakukan untuk megetahui interaksi manusia dengan lingkungan fisik dan sosialnya. Pada ruang lingkup kampus, ruang terbuka publikmerupakan ruang tempat bertemunya interaksi berupa aktivitas-aktivitas oleh mahasiswa. Metode yang digunakan dalam analisis data penelitian adalahkualitatif deskriptif dan kualitatif rasionalistik. Angket (kuisioner) yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan pertanyaan terbuka menggunakantipologi stimulus grafis (gambar denah UNJ) dan nonverbal (pertanyaan seputar peta tersebut). Hasil yang diperoleh berdasarkan hasil kuesioner dari 69responden mahasiswa Program Studi Pendidikan Geografi tahun angkatan 2016, sebagai berikut: Teater Terbuka, Tugu/Plaza UNJ, dan lapangan rumputdibelakang Tugu/Plaza UNJ yang umum disebut sebagai Taman/Bukit Teletubbies merupakan Ruang-ruang Terbuka Publik yang paling banyak diketahui dengan persentase 74%, 72%, dan 55%. Sedangkan, intensitas pemanfaatan tidak selalu berbanding lurus dengan banyaknya responden yang mengetahui Ruang Terbuka Publik (RTP) tersebut. Teater Terbuka hanya memiliki intensitas pemanfaatan sebesar 8,7%. Pola pemanfaatan Ruang Terbuka Publik berdasarkan mahasiswa pendidikan geografi tahun angkatan 2016 berorientasi pada pusat kampus dan Fakultas Ilmu Sosial yang merupakanpusat kegiatan mahasiswa tersebut.
Fetched live from OpenAlex and de-inverted. Abstracts are not stored in this database: the inverted indexes are 8.6 GB of the frame’s 9.3 GB of text, and the host has 13 GB free.
Full frame distilled prediction
Teacher imitationNot calibrated prevalence, not ground truth. Human validation pending. Learned from the 10,348 direct Codex labels and 10,348 direct Gemma labels. Candidate is the union of thresholded teacher heads; consensus is their intersection. These outputs are machine_predicted_unvalidated and are not human labels or direct frontier model labels.
Codex and Gemma teacher scores by category
| Category | Codex | Gemma |
|---|---|---|
| Metaresearch | 0.001 | 0.000 |
| Meta-epidemiology (narrow) | 0.001 | 0.001 |
| Meta-epidemiology (broad) | 0.001 | 0.000 |
| Bibliometrics | 0.001 | 0.002 |
| Science and technology studies | 0.002 | 0.002 |
| Scholarly communication | 0.001 | 0.002 |
| Open science | 0.006 | 0.004 |
| Research integrity | 0.001 | 0.001 |
| Insufficient payload (model declined to judge) | 0.001 | 0.005 |
Machine scores (provisional)
The two teacher heads of the student model, read on this work. A score orders the frame for review; it never asserts a category, and the validation status ships verbatim with every row.
Baseline scores from an immature model (maturity gate not passed, 7 training rounds). Scores rank; they never assert a category.
score_only:v0-immature-baseline · verbatim from the scoring run: score_only means the number may rank works, and no category label ships from it