MENINGKATKAN KINERJA GURU MELALUI TEKNIK SUPERVISI OBSERVASI KELAS DI SMP NEGERI 1 KEDUNGPRING KABUPATEN LAMONGAN
Why this work is in the frame
A frame that forgets how it found something cannot be audited. These are the routes that admitted this work.
Bibliographic record
Abstract
Penelitian difokuskan pada penyempurnaan supervisi pengajaran dengan teknik observasi kelas yang dilakukan oleh kepala sekolah melalui penelitian tindakan. Penelitian ini mempunyai tujuan untuk mengetahui pelaksanaan kegiatan supervisi pengajaran dengan teknik observasi kelas yang dilakukan oleh kepala sekolah melalui penelitian tindakan dan kinerja guru dalam perencanaan dan proses pembelajaran di kelas pada saat disupervisi oleh kepala sekolah. Penelitian Tindakan ini dilaksanakan di SMP Negeri 1 Kedungpring Kabupaten Lamongan semester ganjil tahun pelajaran 2017/2018 sebanyak 3 siklus dengan guru mata pelajaran yang berbeda pada tiap-tiap siklus. Hasil penelitian, pada siklus pertama kepala sekolah belum memahami pendekatan/ketepatan penggunaan teknik supervisi dan etika penerapan teknik supervisi observasi kelas dengan benar. Siklus kedua, kepala sekolah sudah memahami dan menerapkannya dengan baik pada saat mensupervisi guru. Sampai dengan siklus ketiga, menunjukkan ketrampilan kepala sekolah dalam mensupervisi guru dengan adanya pengembangan instrumen supervisi observasi kelas yang disesuaikan dengan situasi dan kondisi sekolah. Kinerja guru SMP Negeri 1 Kedungpring Kabupaten Lamongan dalam perencanaan pembelajaran menunjukkan rata-rata peningkatan dari siklus pertama (2,88), siklus kedua (3,44), dan siklus ketiga (4,01). Ini artinya dalam perencanaan pembelajaran yang dilakukan guru sudah mendekati tujuan pembinaan kinerja melalui supervisi observasi kelas. Demikian pula pada kinerja guru dalam proses pembelajaran di kelas menunjukkan rata-rata peningkatan dari siklus pertama (3,46), siklus kedua (3,91), dan siklus ketiga (4,88). Berdasarkan hasil temuan di atas, penggunaan teknik supervisi observasi kelas oleh kepala sekolah agar tetap diintensifkan. Semakin sering kepala sekolah melakukan supervisi observasi kelas, maka kemampuan dan ketrampilan dalam mensupervisi guru semakin meningkat dengan baik. Hal ini akan berdampak positif pada kinerja guru dalam merencanakan dan melaksanakan proses pembelajaran.
 
 Kata Kunci: Kinerja Guru; Teknik Supervisi Observasi Kelas
Fetched live from OpenAlex and de-inverted. Abstracts are not stored in this database: the inverted indexes are 8.6 GB of the frame’s 9.3 GB of text, and the host has 13 GB free.
Full frame distilled prediction
Teacher imitationNot calibrated prevalence, not ground truth. Human validation pending. Learned from the 10,348 direct Codex labels and 10,348 direct Gemma labels. Candidate is the union of thresholded teacher heads; consensus is their intersection. These outputs are machine_predicted_unvalidated and are not human labels or direct frontier model labels.
Codex and Gemma teacher scores by category
| Category | Codex | Gemma |
|---|---|---|
| Metaresearch | 0.002 | 0.000 |
| Meta-epidemiology (narrow) | 0.001 | 0.001 |
| Meta-epidemiology (broad) | 0.001 | 0.001 |
| Bibliometrics | 0.000 | 0.001 |
| Science and technology studies | 0.001 | 0.000 |
| Scholarly communication | 0.001 | 0.003 |
| Open science | 0.002 | 0.000 |
| Research integrity | 0.001 | 0.002 |
| Insufficient payload (model declined to judge) | 0.002 | 0.004 |
Machine scores (provisional)
The two teacher heads of the student model, read on this work. A score orders the frame for review; it never asserts a category, and the validation status ships verbatim with every row.
Baseline scores from an immature model (maturity gate not passed, 7 training rounds). Scores rank; they never assert a category.
score_only:v0-immature-baseline · verbatim from the scoring run: score_only means the number may rank works, and no category label ships from it