MétaCan
Menu
Back to cohort
Record W2987380301

STUDI PENENTUAN LOKASI DAN KEBUTUHAN FASILITAS STASIUN PADA RENCANA PEMBANGUNAN LIGHT RAIL TRANSIT KOTA MANADO

2019· article· id· W2987380301 on OpenAlex

Why this work is in the frame

A frame that forgets how it found something cannot be audited. These are the routes that admitted this work.

aboutThe title or abstract carries a Canadian signal from the geographic lexicon.
no affNo Canadian affiliation: this work is invisible to an affiliation-only frame.
No Canadian affiliation. An affiliation-only frame, the usual design, would never have seen this work. It is one of the works that make the case for inverting the frame.

Bibliographic record

VenueJurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil · 2019
Typearticle
Languageid
FieldEngineering
TopicUrban Transport Systems Analysis
Canadian institutionsnot available
Fundersnot available
KeywordsPhysicsHumanitiesArt
DOInot available

Abstract

fetched live from OpenAlex

Kebutuhan manusia untuk berpindah dari satu tempat menuju tempat lain membutuhkan suatu moda transportasi yang handal dengan biaya perjalanan yang murah dan waktu perjalanan yang cepat. Salah satu kota yang memiliki potensi untuk dilakukan pembangunan infrastruktur transportasi perkotaan berbasis massal untuk mengatasi persoalan kemacetan yang terjadi adalah Kota Manado. Pemerintah Kota Manado telah menetapkan  rencana pembangunan kereta LRT dengan trase  yang menghubungkan Kecamatan Malalayang dengan Bandara Sam Ratulangi. Untuk mendukung rencana pembangunan tersebut, perlu dilakukan studi mengenai lokasi stasiun, potensi penumpang, waktu operasional, dan kebutuhan fasilitas stasiun. Data yang dibutuhkan pada saat survei adalah volume jumlah kendaraan yang melintas, Jumlah dan lokasi  naik turun penumpang angkutan umum, dan karakteristik pergerakan  pelaku perjalanan .Data yang diperlukan dapat diperoleh melalui Survei yang dilakukan dalam penelitian ini meliputi survei traffic counting yang dilakukan selama 1 hari , survei Road Side Interview selama 3 hari , dan survei angkutan umum dinamis selama 1 hari. Wilayah studi ini bertempatan pada jalan utama di Jln. RW Mongisidipada Kecamatan Malalayang. Standar yang digunakan dalam perencanaan stasiun LRT ada tiga , dari Indonesia yaitu Buku Standarisasi Stasiun Indonesia, dari Jepang yaitu Standar JICA , dan dari Edmonton  yaitu ETS. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas responden melakukan perjalanan dengan maksud bekerja sebesar 54% dengan tingkat frekuensi perjalanan setiap hari sebanyak 37% dari jumlah responden. Lokasi ideal Stasiun LRT sejumlah 6 titik lokasi stasiun yakni Stasiun Terminal Malalayang, Stasiun RS. Kandou, Stasiun Bahu Mall, Stasiun Manado Town Square, Stasiun Megamas Mall, dan Stasiun Pusat Kota. Jumlahpotensi  penumpang pada arah Malalayang – Pusat Kota dalam sehari adalah sebanyak  25351  penumpang. Jam puncak terjadi pada pukul 07.00 hingga 08.00 dengan jumlah penumpang sebanyak 2214 penumpang. Sedangkan pada arah Pusat Kota – Malalayang sebanyak 21748 penumpang. Jam puncak terjadi pada pukul 18.00 hingga 19.00 dengan jumlah penumpang sebanyak 2005 penumpang. Waktu operasional direncanakan mulai pukul 05.00 WITA hingga pukul 21.00 WITA dengan headway pada jam sibuk 11 menit. Jumlah kereta LRT yang beroperasi adalah 6 kereta.  Stasiun menggunakan tipe Elevated Station adalah Stasiun Pusat Kota, Stasiun Megamas Mall, Stasiun Manado Town Square, dan Stasiun Bahu Mall. Adapun untuk stasiun dengan tipe Ground Level Station adalah Stasiun Terminal Malalayang dan Stasiun RS.Kandou. Luas stasiun yang dibutuhkan yaitu ±832 m 2 untuk Elevated Station dan ±1600 m 2 untuk Ground Level Station . Kata Kunci : Transportasi, Light Rail Transit, Stasiun, Penumpang, Manado

Fetched live from OpenAlex and de-inverted. Abstracts are not stored in this database: the inverted indexes are 8.6 GB of the frame’s 9.3 GB of text, and the host has 13 GB free.

Full frame distilled prediction

Teacher imitation

Not calibrated prevalence, not ground truth. Human validation pending. Learned from the 10,348 direct Codex labels and 10,348 direct Gemma labels. Candidate is the union of thresholded teacher heads; consensus is their intersection. These outputs are machine_predicted_unvalidated and are not human labels or direct frontier model labels.

metaresearch head score (Codex)0.001
metaresearch head score (Gemma)0.000
Version: codex-gemma-dda1882f352aValidation status: machine_predicted_unvalidated
Candidate categoriesMeta-epidemiology (narrow), Research integrity, Insufficient payload (model declined to judge)
Consensus categoriesMeta-epidemiology (narrow), Insufficient payload (model declined to judge)
DomainCandidate signal: none · Consensus signal: none
Study designCandidate signal: Not applicable · Consensus signal: none
GenreCandidate signal: Empirical · Consensus signal: Empirical
Teacher disagreement score0.714
Threshold uncertainty score1.000

Codex and Gemma teacher scores by category

CategoryCodexGemma
Metaresearch0.0010.000
Meta-epidemiology (narrow)0.0030.003
Meta-epidemiology (broad)0.0040.002
Bibliometrics0.0010.003
Science and technology studies0.0010.000
Scholarly communication0.0010.001
Open science0.0020.000
Research integrity0.0010.002
Insufficient payload (model declined to judge)0.0030.003

Machine scores (provisional)

The two teacher heads of the student model, read on this work. A score orders the frame for review; it never asserts a category, and the validation status ships verbatim with every row.

Baseline scores from an immature model (maturity gate not passed, 7 training rounds). Scores rank; they never assert a category.

Opus teacher head0.007
GPT teacher head0.195
Teacher spread0.187 · how far apart the two teachers sit on this one work
Validation statusscore_only:v0-immature-baseline · verbatim from the scoring run: score_only means the number may rank works, and no category label ships from it