PERMAINAN TRADISIONAL SEBAGAI SARANA PENDIDIKAN KARAKTER ANAK DI DESA GARJOYO KELURAHAN IMOGIRI KECAMATAN IMOGIRIKABUPATEN BANTUL TAHUN 2014
Bibliographic record
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauhmana manfaat permainan tradisional sebagai sarana pendidikan karakter anak di desa Garjoyo Kelurahan Imogiri Kecamatan Imogiri Kabupaten Bantul Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Subyek dalam penelitian adalah anak- anak yang berjumlah 10 orang dan orangtua berjumlah 5 orang di desa Garjoyo. Variabel dalam penelitian ini adalah permainan tradisional sebagai sarana pendidikan karakter anak. Tehnik pengumpulan data adalah metode observasi dan metode wawancara. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif, dengan menggambarkan tentang manfaat permainan tradisional sebagai sarana pendidikan karakter anak. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa permainan tradisional seperti jeg-jegan, benthik dan ular naga masih dimainkan oleh anak-anak. Dalam permainan tersebut terkandung nilai-nilai karakter seperti, disiplin, jujur, toleransi, kerja keras, bersahabat, cinta damai, demokratis, peduli dan mandiri. Melalui permainan tradisional ini orang tua dapat menanamkan pendidikan karakter kepada anak tidak hanya sebatas pemberian nasihat akan tetapi dapat langsung dipraktekkan oleh anak. Akan tetapi dalam menyampaikan nilai-nilai luhur yang terdapat dalam permainan tradisional masih mengalami kendala yakni masih kurangnya peran aktif orang tua. Orang tua merasa lebih senang apabila anaknya bermain didalam rumah sehingga orang tua lebih memilih membelikan mainan untuk anaknya, takut jika anaknya terluka atau kotor-kotoran sehingga hal ini dapat menyebabkan anak bersifat egois, individual, kurang peduli terhadap lingkungan serta obesitas karena kurang gerak. Oleh sebab itu, permainan tradisional dapat menjadi salah satu sarana yang menyenangkan untuk mengajari anak akan nilai-nilai karakter dengan menjadikan ajang sebuah perlombaan dalam perayaan Hari Ulang Tahun Negara Republik Indonesia.
Fetched live from OpenAlex and de-inverted. Abstracts are not stored in this database: the inverted indexes are 8.6 GB of the frame’s 9.3 GB of text, and the host has 13 GB free.
How this classification was reachedexpand
Full frame machine prediction
Teacher imitationNot calibrated prevalence, not ground truth. Human validation pending. The Gemma side is a direct model label for every work in the frame, read from the title-only record. The Codex side is a classifier learned from the 10,348 direct Codex labels and calibrated to design-weighted sample rates; fields without enough sample support carry no Codex call. Candidate is the union of the two sides; consensus is their intersection. These outputs are machine_predicted_unvalidated and are not human labels.
Distilled classifier scores by category (both heads)
| Category | Codex | Gemma |
|---|---|---|
| Metaresearch | 0.001 | 0.001 |
| Meta-epidemiology (narrow) | 0.001 | 0.000 |
| Meta-epidemiology (broad) | 0.000 | 0.001 |
| Bibliometrics | 0.001 | 0.002 |
| Science and technology studies | 0.002 | 0.001 |
| Scholarly communication | 0.002 | 0.001 |
| Open science | 0.001 | 0.001 |
| Research integrity | 0.001 | 0.001 |
| Insufficient payload (model declined to judge) | 0.021 | 0.003 |
Machine scores (provisional)
The two teacher heads of the student model, read on this work. A score orders the frame for review; it never asserts a category, and the validation status ships verbatim with every row.
Baseline scores from an immature model (maturity gate not passed, 7 training rounds). Scores rank; they never assert a category.
score_only:v0-immature-baseline · verbatim from the scoring run: score_only means the number may rank works, and no category label ships from itClassification
machine, unvalidatedMachine predicted; a candidate call from one source (direct Gemma or distilled Codex), not a consensus.
How this classification was reached, model by model and score by score, is at the end of the page under "How this classification was reached".