Pemanfaatan Media pada Pembelajaran Pendidikan Agama Katolik Tingkat Sekolah Dasar di Wilayah Kota Pontianak
Why this work is in the frame
A frame that forgets how it found something cannot be audited. These are the routes that admitted this work.
Bibliographic record
Abstract
Ada asumsi bahwa Guru agama Katolik pada umumnya masih kurang menggunakan media pembelajaran. Padahal, media itu sangat penting dalam proses pembelajaran. Artikel ini bertujuan untuk menemukan dan mendeskripsikan pemanfaatan media selama ini oleh guru Pendidikan Agama Katolik tingkat Sekolah Dasar di wilayah kota Pontianak, serta menemukan faktor pendukung dan penghambat dalam pemanfataan media pembelajaran. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif. Yang menjadi informan kunci adalah tujuh orang guru agama Katolik tingkat Sekolah Dasar. Data diperoleh dari hasil observasi langsung, wawancara dan dokumentasi lapangan. Hasil diolah dengan teknik analisis data secara kualitatif. Dari penelitian telah ditemukan hasil deskriptif kulaitatif yang menunjukan para guru Pendidikan Agama Katolik belum maksimal memanfaatkan media dalam proses belajar Agama Katolik di sekolah, meskipun faktor-faktor pendukung tersedia di tempat kerja mereka. Selain ruangan kelas, guru memiliki laptop, papan tulis, media gambar, dan buku ajar untuk belajar Agama Katolik. Beberapa faktor penghambat dalam pemanfaatan media dalam pembelajaran Agama Katolik juga ditemukan. Faktor internal, antara lain: kurangnya kemampuan guru dalam merancang media dan mendayagunakan teknologi, serta ada juga faktor kemalasan untuk belajar karena sulitnya teknologi tersebut. Faktor eksternal meliputi antara lain: kurangnya ruang belajar Agama Katolik sehingga kegiatan pembelajaran dilakukan di ruangan lain dan tidak jarang terjadi pindah-pindah ruangan kelas.
Fetched live from OpenAlex and de-inverted. Abstracts are not stored in this database: the inverted indexes are 8.6 GB of the frame’s 9.3 GB of text, and the host has 13 GB free.
Full frame distilled prediction
Teacher imitationNot calibrated prevalence, not ground truth. Human validation pending. Learned from the 10,348 direct Codex labels and 10,348 direct Gemma labels. Candidate is the union of thresholded teacher heads; consensus is their intersection. These outputs are machine_predicted_unvalidated and are not human labels or direct frontier model labels.
Codex and Gemma teacher scores by category
| Category | Codex | Gemma |
|---|---|---|
| Metaresearch | 0.002 | 0.001 |
| Meta-epidemiology (narrow) | 0.003 | 0.003 |
| Meta-epidemiology (broad) | 0.003 | 0.002 |
| Bibliometrics | 0.001 | 0.001 |
| Science and technology studies | 0.004 | 0.002 |
| Scholarly communication | 0.005 | 0.003 |
| Open science | 0.002 | 0.001 |
| Research integrity | 0.001 | 0.004 |
| Insufficient payload (model declined to judge) | 0.029 | 0.006 |
Machine scores (provisional)
The two teacher heads of the student model, read on this work. A score orders the frame for review; it never asserts a category, and the validation status ships verbatim with every row.
Baseline scores from an immature model (maturity gate not passed, 7 training rounds). Scores rank; they never assert a category.
score_only:v0-immature-baseline · verbatim from the scoring run: score_only means the number may rank works, and no category label ships from it