Pengaruh iradiasi dan temperatur terhadap efisiensi daya keluaran pada pemodelan photovoltaic Canadian solar 270 Wp
Why this work is in the frame
A frame that forgets how it found something cannot be audited. These are the routes that admitted this work.
Bibliographic record
Abstract
Matahari sebagai sumber energi yang tidak terbatas sangat menguntungkan terhadap Indonesia dengan letak astronomis yang berada digaris khatulistiwa dan beriklim tropis. Dengan memiliki iklim tropis (musim hujan dan kemarau) mengakibatkan penyinaran energi radiasi lebih kurang 12 jam menjadikan Indonesia cukup untuk memanfaatkan PLTS sebagai sumber energi pengganti. Pemanfaatan Pembangkit Listrik Tenaga Surya ini salah satunya adalah dengan teknologi yang disebut Panel Surya atau Photovoltaic. Berbeda dengan Negara 4 musim, Indonesia memiliki nilai temperatur lingkungan rata-rata lebih tinggi dan Iradiasi yang berubah-ubah. Tujuan Penelitian ini adalah untuk memodelkan dan menganalisa lebih lanjut hubungan antara pengaruh Iradiasi dan temperatur terhadap efisiensi dan daya keluaran serta daya optimum rata-rata yang dapat dihasilkan panel surya sehingga penempatan photovoltaic dapat dimanfaatkan sesuai dengan kondisi Iradiasi dan temperatur disekitarnya. Berdasarkan hasil simulasi pemodelan menunjukan Daya keluaran maksimum yang dihasilkan Photovoltaic Canadian Solar CS6K-270 Wp berbanding lurus secara signifikan dengan iradiasi matahari, Pada saat iradiasi tertinggi sebesar 876,11 W/m², daya keluaran yang dihasilkan pun tinggi sebesar 214,35 Watt, namun perubahan temperature terhadap daya keluaran selama 7 hari cenderung fluktuatif. Pada saat temperature tinggi sebesar 32,7°C daya keluaran yang dihasilkan kurang maksimal yaitu sebesar 202,21 Watt. Sedangkan Nilai Efisiensi Photovoltaic Canadian Solar CS6K-270 Wp berbanding terbalik dengan iradiasi. Pada saat Iradiasi tertinggi dan bersifat fluktuatif mengakibatkan penurunan Nilai Efisiensi yang signifikan bernilai 16,11% - 16,09 %, sedangkan pengaruh temperatur yang signifikan mengakibatkan Nilai Efisiensi menurun namun tidak terlalu drastis
Fetched live from OpenAlex and de-inverted. Abstracts are not stored in this database: the inverted indexes are 8.6 GB of the frame’s 9.3 GB of text, and the host has 13 GB free.
Full frame distilled prediction
Teacher imitationNot calibrated prevalence, not ground truth. Human validation pending. Learned from the 10,348 direct Codex labels and 10,348 direct Gemma labels. Candidate is the union of thresholded teacher heads; consensus is their intersection. These outputs are machine_predicted_unvalidated and are not human labels or direct frontier model labels.
Codex and Gemma teacher scores by category
| Category | Codex | Gemma |
|---|---|---|
| Metaresearch | 0.000 | 0.000 |
| Meta-epidemiology (narrow) | 0.001 | 0.001 |
| Meta-epidemiology (broad) | 0.001 | 0.000 |
| Bibliometrics | 0.001 | 0.002 |
| Science and technology studies | 0.001 | 0.000 |
| Scholarly communication | 0.000 | 0.000 |
| Open science | 0.001 | 0.000 |
| Research integrity | 0.001 | 0.002 |
| Insufficient payload (model declined to judge) | 0.000 | 0.000 |
Machine scores (provisional)
The two teacher heads of the student model, read on this work. A score orders the frame for review; it never asserts a category, and the validation status ships verbatim with every row.
Baseline scores from an immature model (maturity gate not passed, 7 training rounds). Scores rank; they never assert a category.
score_only:v0-immature-baseline · verbatim from the scoring run: score_only means the number may rank works, and no category label ships from it