pemanfaatan e-murenbang dalam meningkatkan efektivitas perencanaan pembangunan di desa lasiwala
Why this work is in the frame
A frame that forgets how it found something cannot be audited. These are the routes that admitted this work.
Bibliographic record
Abstract
Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) adalah forum musyawarah dalam menentukan program prioritas dan strategi pencapaian program pembangunan. Dengan perkembangan teknologi dan informasi proses musyawarah menggunakan E-Musrenbang yakni musrenbang berbasis elektronik dapat menyerap aspirasi masyarakat secara efektif dan efisien. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pemanfaatan E-musrenbang dalam meningkatkan efektivitas perencanaan pembangunan tingkat kelurahan di Kota Medan. Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Penelitian ini mengambil narasumber sebanyak delapan orang. Sedangkan Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah purposive sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalampenelitian ini adalah wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas perencanaan pembangunan melalui E-musrenbang di tingkat kelurahan Kota Medan dapat dikatakan sudah efektif dari segi kejelasan tujuan, perencanaan E-Musrenbang yang dipahami oleh implementor dalam penyusunan prioritas usulan,namun dalam pengusulan program belum tepat sasaran. Kemudian sudah tersedianya sebagian besar sarana dan prasarana seperti komputer yang teraksesineternet di setiap kelurahan untuk memasukan usulan ke dalam aplikasi E-Musrenbang sehingga memudahkan usulan yang direncanakan dan disusun darihasil rembuk warga. Selanjutnya E-Musrenbang sudah transparan karena dapat dilihat melalui situs E-Planning www.beta.pemkomedan.go.id. Selain itu,partisipasi masyarakat untuk menghadiri musrenbang sudah cukup baik namun tidak semua bisa hadir karena beberapa faktor rutinitas kegiatan. Akuntabilitas yang ada di kelurahan hanya sebatas mengumpulkan usulan yang akan di bahas di kecamatan, kota dan provinsi, yang akan direalisasikan kepada OPD terkait.Dengan demikian pemanfaatan E-musrenbang sudah lebih baik dari sebelumnya sehingga kedepannnya usulan yang direncanakan dibuat berdasarakan kebutuhanmasyarakat dan dapat direalisasikan usulan yang telah di susun dan di sahkan. Kata Kunci : Efektivitas, Electronic Musrenbang, Perencanaan Pembangunan daerah.
Fetched live from OpenAlex and de-inverted. Abstracts are not stored in this database: the inverted indexes are 8.6 GB of the frame’s 9.3 GB of text, and the host has 13 GB free.
Full frame distilled prediction
Teacher imitationNot calibrated prevalence, not ground truth. Human validation pending. Learned from the 10,348 direct Codex labels and 10,348 direct Gemma labels. Candidate is the union of thresholded teacher heads; consensus is their intersection. These outputs are machine_predicted_unvalidated and are not human labels or direct frontier model labels.
Codex and Gemma teacher scores by category
| Category | Codex | Gemma |
|---|---|---|
| Metaresearch | 0.003 | 0.003 |
| Meta-epidemiology (narrow) | 0.001 | 0.001 |
| Meta-epidemiology (broad) | 0.001 | 0.001 |
| Bibliometrics | 0.001 | 0.002 |
| Science and technology studies | 0.003 | 0.001 |
| Scholarly communication | 0.003 | 0.001 |
| Open science | 0.003 | 0.002 |
| Research integrity | 0.002 | 0.002 |
| Insufficient payload (model declined to judge) | 0.012 | 0.000 |
Machine scores (provisional)
The two teacher heads of the student model, read on this work. A score orders the frame for review; it never asserts a category, and the validation status ships verbatim with every row.
Baseline scores from an immature model (maturity gate not passed, 7 training rounds). Scores rank; they never assert a category.
score_only:v0-immature-baseline · verbatim from the scoring run: score_only means the number may rank works, and no category label ships from it