PROBLEMATIKA GURU DALAM MENGAJAR AL-QUR’AN DENGAN METODE WAFA PADA ANAK USIA DINI
Bibliographic record
Abstract
Dalam pendidikan agama Islam Al-Qur’an merupakan dalil sumber yang dijadikan sebagai landasan. Karena begitu pentingnya Al-Qur’an dalam membimbing, membina, memperbaiki dan mengarahkan kehidupan manusia, maka wajib bagi setiap muslim untuk mempalajari, memahami, menghafal dan membacanya dalam kehidupan sehari-hari. Kajian pokok yang tersaji dalam penelitian ini adalah problematika yang dihadapi guru dalam mengajar Al-Qur’an dengan metode WAFA, faktor yang mempengaruhi terjadinya problematika mengajar Al-Qur’an dengan metode WAFA, upaya yang dilakukan saat menghadapi problematika mengajar Al-Qur’an dengan metode WAFA. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Sumber data yang diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informannya adalah guru. Sedangkan pengecekan keabsahan data dilakukan melalui non keikutan serta, ketekunan peneliti dan triangulasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa : Pertama, problematika yang dihadapi dalam mengajar Al-Qur’an dengan metode WAFA guru kurang menguasai lagu hijaz dan makhorijul huruf yang digunakan dalam metode WAFA. Kedua : faktor yang mempengaruhi terjadinya problematika yang dihadapi dalam mengajar Al-Qur’an dengan metode WAFA guru belum siap menghadapi metode baru dan masih belum bisa meninggalkan kebiasaan atau metode yang lama dan Wali murid menjadi salah satu Faktor yang mempengaruhi problematika yang dihadapi guru dalam megajar Al-Qur’an dengan menggunakan metode Wafa. Ketiga : upaya yang dilakukan dalam menghadapi problematika mengajar Al-Qur’an dengan metode WAFA mewajibkan kepada semua guru mengikuti kegiatan program tahsin dan memberikan program bimbingan. Dari hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa sebaik-baiknya metode dan kesuksesan metode sangat berhubungan dengan peran guru dan tim tahsin dalam mencari solusi saat menghadapi problem.
Fetched live from OpenAlex and de-inverted. Abstracts are not stored in this database: the inverted indexes are 8.6 GB of the frame’s 9.3 GB of text, and the host has 13 GB free.
How this classification was reachedexpand
Full frame machine prediction
Teacher imitationNot calibrated prevalence, not ground truth. Human validation pending. The Gemma side is a direct model label for every work in the frame, read from the title-only record. The Codex side is a classifier learned from the 10,348 direct Codex labels and calibrated to design-weighted sample rates; fields without enough sample support carry no Codex call. Candidate is the union of the two sides; consensus is their intersection. These outputs are machine_predicted_unvalidated and are not human labels.
Distilled classifier scores by category (both heads)
| Category | Codex | Gemma |
|---|---|---|
| Metaresearch | 0.005 | 0.012 |
| Meta-epidemiology (narrow) | 0.001 | 0.001 |
| Meta-epidemiology (broad) | 0.001 | 0.001 |
| Bibliometrics | 0.002 | 0.003 |
| Science and technology studies | 0.005 | 0.004 |
| Scholarly communication | 0.012 | 0.009 |
| Open science | 0.002 | 0.006 |
| Research integrity | 0.003 | 0.004 |
| Insufficient payload (model declined to judge) | 0.030 | 0.010 |
Machine scores (provisional)
The two teacher heads of the student model, read on this work. A score orders the frame for review; it never asserts a category, and the validation status ships verbatim with every row.
Baseline scores from an immature model (maturity gate not passed, 7 training rounds). Scores rank; they never assert a category.
score_only:v0-immature-baseline · verbatim from the scoring run: score_only means the number may rank works, and no category label ships from itClassification
machine, unvalidatedMachine predicted; a candidate call from one source (direct Gemma or distilled Codex), not a consensus.
How this classification was reached, model by model and score by score, is at the end of the page under "How this classification was reached".