MétaCan
Menu
Back to cohort
Record W4312807435 · doi:10.58258/jime.v3i1.126

REKOSTRUKSI GERAKAN PEREMPUAN MENUJU KEMENANGAN DAKWAH KAMPUS

2017· article· id· W4312807435 on OpenAlex

Why this work is in the frame

A frame that forgets how it found something cannot be audited. These are the routes that admitted this work.

affAt least one author lists a Canadian institution in the pinned OpenAlex snapshot.

Bibliographic record

VenueJurnal Ilmiah Mandala Education · 2017
Typearticle
Languageid
FieldSocial Sciences
TopicIslamic Studies and Radicalism
Canadian institutionsEncana (Canada)
Fundersnot available
KeywordsHumanitiesPhysicsPhilosophy

Abstract

fetched live from OpenAlex

Gerakan perempuan merupakan kekompakan perempuan dalam melakukan sesuatu yang sesuai dengan norma sosial, sedangkan menuju kemenangan dakwa kampus adalah menyeruh dan memanggil orang-orang disekitar untuk menuju kebaikan yang sesuai dengan norma dan nilai sosial, tanpa melanggar peraturan lembaga atau kampus pencetak generasi pendidik atau guru, karena aturan kampus bukan untuk dilanggar tetapi untuk dilaksanakan, supaya melahirkan sarjana yang bermutu. Kesuksesan perempuan dalam berdakwa baik untuk teman-temannya maupun untuk dirinya dalam mengenyam ilmu pengetahuan dan pengalaman organisasi dengan sebaik-baiknya. Keberadaan mahasiswa dalam dunia kampus selama 4 tahun, jika dimanfaatkan untuk mendapatkan ilmu sesuai dengan jurusan yang menjadi pilihannya, maka itulah yang disebut kemenangan. Tim SPMN FSLDK Nasional, 2004 bahwa “Dakwah kampus merupakan sebuah tahapan dakwah terpenting dalam dakwah belajar. Dakwah kampus memiliki pergerakannya dan memiliki kesempatan untuk berkontribusi lebih terhadap masa depan suatu bangsa, karena mahasiswa merupakan cadangan masa depan”. Dengan demikian dakwa kampus merupakan penyeruan untuk menghancurkan segala bentuk jahiliyah baik jahiliyah pola pikir maupun jahiliyah tingkah laku yang bersumber dari diri orang lain maupun dari diri sendiri. Dalam dunia kampus Perguruan Tinggi kota dan Kabupaten Bima, bahwa ada banyak mahasiswa yang berperilaku jahilia tingkah laku dan jahiliah pola pikir sehingga keberadaan di kampus bukan menjalankan proses belajar dan menuntut ilmu dengan mengenal pulpen dan buku, tetapi memasuki dunia kampus dengan identitas yang jelas sebagai mahasiswa lalu proses dakwanya bukan mencari ilmu atau pengalaman organisasi, namun setiap hari hanya memakai almamater, tidak memasuki ruangan belajar, kemudian nanti pada saat UAS baru ditemukan dalam ruangan, ketika tidak memiliki nilai dari dosen, mereka memperalat mahasiswa laki-laki (preman kampus) untuk mengemis nilai, katika dosen tidak mengindahkannya, maka sarana dan vasilitas kampus menjadi korban, kaca dinding kampus dipecahkan, LCD, komputer, kipas angin serta media lain dicuri oleh mahasiswa sendiri, setelah semua dicuri, mereka beraksi untuk menuntut pimpinan melengkapi sarana dan fasilitas belajar. Kemudian teman-teman yang menjadi saksi mata atas kejadian tersebut diancam dengan senjata tajam berupa pistol atau pisau dan sejenisnya. Inilah perilaku dan sikap serta pola pikir jahilia yang dimiliki oleh mahasiswa dan mahasiswi dalam perguruan tinggi Kota dan Kabupetan Bima sekarang. Hal ini diawali oleh mahasiswi perempuan yang memiliki pola pikir jahilia, mengedepankan ketergantungan dan memperalat premanisme kampus yang selama ini keluyuran tanpa mengenal buku dan pulpen, mengakui aktifis, namun yang ada di tasnya hanyalah senjata tajam. Walaupun demikian, pada akhirnya tetap diberi gelar Sarjana Pendidikan (S. Pd).

Fetched live from OpenAlex and de-inverted. Abstracts are not stored in this database: the inverted indexes are 8.6 GB of the frame’s 9.3 GB of text, and the host has 13 GB free.

Full frame distilled prediction

Teacher imitation

Not calibrated prevalence, not ground truth. Human validation pending. Learned from the 10,348 direct Codex labels and 10,348 direct Gemma labels. Candidate is the union of thresholded teacher heads; consensus is their intersection. These outputs are machine_predicted_unvalidated and are not human labels or direct frontier model labels.

metaresearch head score (Codex)0.001
metaresearch head score (Gemma)0.001
Version: codex-gemma-dda1882f352aValidation status: machine_predicted_unvalidated
Candidate categoriesMeta-epidemiology (narrow), Science and technology studies, Scholarly communication
Consensus categoriesnone
DomainCandidate signal: none · Consensus signal: none
Study designCandidate signal: Not applicable · Consensus signal: Not applicable
GenreCandidate signal: Empirical · Consensus signal: Empirical
Teacher disagreement score0.407
Threshold uncertainty score1.000

Codex and Gemma teacher scores by category

CategoryCodexGemma
Metaresearch0.0010.001
Meta-epidemiology (narrow)0.0000.000
Meta-epidemiology (broad)0.0010.000
Bibliometrics0.0000.000
Science and technology studies0.0080.001
Scholarly communication0.0010.001
Open science0.0010.000
Research integrity0.0000.001
Insufficient payload (model declined to judge)0.0010.000

Machine scores (provisional)

The two teacher heads of the student model, read on this work. A score orders the frame for review; it never asserts a category, and the validation status ships verbatim with every row.

Baseline scores from an immature model (maturity gate not passed, 7 training rounds). Scores rank; they never assert a category.

Opus teacher head0.023
GPT teacher head0.346
Teacher spread0.323 · how far apart the two teachers sit on this one work
Validation statusscore_only:v0-immature-baseline · verbatim from the scoring run: score_only means the number may rank works, and no category label ships from it