AKSI NYATA FILOSOFI PENDIDIKAN “KHD” DENGAN PEMBELAJARAN BERBASIS LOKAL/BUDAYA BIAK (MAHKOTA ADAT PAPUA - KASWARI) DALAM MATERI TITIK BERAT DAN ELASTISITAS MATAPELAJARAN FISIKA DI SMA NEGERI 1 BIAK KOTA
Why this work is in the frame
A frame that forgets how it found something cannot be audited. These are the routes that admitted this work.
Bibliographic record
Abstract
Tujuan pendidikan adalah utnuk memajukan kehidupan manusia tanpa membedakan agama, suku, budaya, adat istiadat, kebiasaan, status ekonomi, sosial dan didasarkan pada nilai-nilai kemerdekaan sejati. Filosofi pendidikan Ki Hajar Dewantara (KHD) mulai dibangkitkan dan diterapkan kembali ke dalam pembelajaran sehari-hari di kelas, yang dikenal dengan istilah Merdeka Belajar, melalui Aksi Nyata yang dipelopori oleh Guru Penggerak.
 Aksi Nyata dilaksanakan penulis disini dengan menggabungkan 3 (tiga) hal, yaitu: (1) Penerapan Merdeka Belajar, (2) Materi Pelajaran Fisika, dan (3) Kearifan Budaya Lokal Biak; ke dalam suatu proses pembelajaran di dalam kelas. Penerapan Merdeka Belajar, dengan menggunakan model pembelajaran berbasis proyek atau Project Based Learning (PjBL), yaitu metode pembelajaran yang menggunakan proyek/kegiatan sebagai media. Mata pelajaran Fisika, yaitu tentang Titik Berat dan Elastisitas. Sedangkan untuk kearifan budaya lokal Biak, yaitu pembuatan Mahkota Adat Papua – Kaswari.
 Hasil pelaksanaan Aksi Nyata, yaitu : (1) Pengembangkan inovasi pembelajaran berpihak kepada murid sebagai tujuan Merdeka Belajar; (2) Berkolaborasi demi memaksimalkan kegiatan belajar anak; (3) Menanamkan pendidikan karakter menuju profil pelajar Pancasila berdasarkan konsep budaya Biak; (4) Peserta didik bebas berkarya sesuai minatnya dalam upaya menghemat energi; (5) Peserta didik mampu mempresentasikan produk yang dibuatnya tentang konsep, dilatih kemandiriannya saat mengerjakan tugas proyeknya dengan mencurahkan segala potensi yang dimiliki, mencari informasi dari berbagai literatur, seperti: buku, video youtube, searching google; dan (6) Penerapan model pembelajaran PjBL disisipkan dengan pemberian materi secara kontekstual sesuai kehidupan nyata dengan konsep kearifan budaya lokal di Biak.
Fetched live from OpenAlex and de-inverted. Abstracts are not stored in this database: the inverted indexes are 8.6 GB of the frame’s 9.3 GB of text, and the host has 13 GB free.
Full frame distilled prediction
Teacher imitationNot calibrated prevalence, not ground truth. Human validation pending. Learned from the 10,348 direct Codex labels and 10,348 direct Gemma labels. Candidate is the union of thresholded teacher heads; consensus is their intersection. These outputs are machine_predicted_unvalidated and are not human labels or direct frontier model labels.
Codex and Gemma teacher scores by category
| Category | Codex | Gemma |
|---|---|---|
| Metaresearch | 0.007 | 0.002 |
| Meta-epidemiology (narrow) | 0.002 | 0.002 |
| Meta-epidemiology (broad) | 0.002 | 0.001 |
| Bibliometrics | 0.001 | 0.004 |
| Science and technology studies | 0.009 | 0.002 |
| Scholarly communication | 0.002 | 0.002 |
| Open science | 0.005 | 0.003 |
| Research integrity | 0.001 | 0.004 |
| Insufficient payload (model declined to judge) | 0.025 | 0.002 |
Machine scores (provisional)
The two teacher heads of the student model, read on this work. A score orders the frame for review; it never asserts a category, and the validation status ships verbatim with every row.
Baseline scores from an immature model (maturity gate not passed, 7 training rounds). Scores rank; they never assert a category.
score_only:v0-immature-baseline · verbatim from the scoring run: score_only means the number may rank works, and no category label ships from it