Keberadaan Pedagang Kaki Lima sebagai Activity Support di Kawasan Stadion Manahan, Kota Surakarta
Why this work is in the frame
A frame that forgets how it found something cannot be audited. These are the routes that admitted this work.
Bibliographic record
Abstract
PKL (Pedagang Kaki Lima) dianggap sebagai sumber permasalahan di perkotaan. Meskipun PKL memiliki manfaat dan keluwesan dalam menyerap potensi ketenagakerjaan, namun keberadaannya di tengah ruang publik seringkali menimbulkan masalah seperti penurunan kualitas lingkungan dan visual ruang. Padahal setiap orang memiliki hak akses yang sama dan bebas, termasuk PKL sebagai penghuni kota juga memiliki hak dan akses yang sama dengan warga kota lainnya dalam menggunakan ruang publik. PKL dikategorikan termasuk dalam activity support, dan harus diakomodasi sehingga fungsinya dalam ruang dapat dirasakan oleh masyarakat serta tidak menimbulkan tantangan bagi ruang perkotaan. Pengelolaan PKL di Kota Surakarta, khususnya di Kawasan Stadion Manahan telah menerima bentuk penataan melalui penyediaan selter berdagang bagi PKL di sekitar stadion. Keberadaan PKL sebagai activity support di Kawasan Stadion Manahan diduga memberikan dampak dan manfaat bagi pusat aktivitas di kawasan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak keberadaan PKL sebagai activity support di kawasan Stadion Manahan, tepatnya pada Jalan Menteri Supeno dan Jalan K.S. Tubun. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan analisis deskriptif untuk menggambarkan secara sistematis fakta dan karakteristik PKL sebagai activity support yang diteliti secara tepat, serta dampaknya dalam ruang publik. Hasil menemukan bahwa keberedaan PKL memberikan sebuah kemudahan bagi masyarakat yang beraktivitas di sekitar kawasan dengan menyediakan kebutuhan seperti masyarakat untuk tempat beristirahat dan bersantai setelah berolahraga di kawasan Stadion Manahan. PKL juga mendukung kegiatan dari pusat-pusat aktivitas dengan menjadi daya tarik tersendiri bagi kawasan tersebut. Serta keberadaan PKL menjadi penghubung antar pusat aktivitas.
Fetched live from OpenAlex and de-inverted. Abstracts are not stored in this database: the inverted indexes are 8.6 GB of the frame’s 9.3 GB of text, and the host has 13 GB free.
Full frame distilled prediction
Teacher imitationNot calibrated prevalence, not ground truth. Human validation pending. Learned from the 10,348 direct Codex labels and 10,348 direct Gemma labels. Candidate is the union of thresholded teacher heads; consensus is their intersection. These outputs are machine_predicted_unvalidated and are not human labels or direct frontier model labels.
Codex and Gemma teacher scores by category
| Category | Codex | Gemma |
|---|---|---|
| Metaresearch | 0.001 | 0.000 |
| Meta-epidemiology (narrow) | 0.001 | 0.001 |
| Meta-epidemiology (broad) | 0.000 | 0.000 |
| Bibliometrics | 0.000 | 0.001 |
| Science and technology studies | 0.001 | 0.000 |
| Scholarly communication | 0.000 | 0.001 |
| Open science | 0.001 | 0.002 |
| Research integrity | 0.000 | 0.000 |
| Insufficient payload (model declined to judge) | 0.006 | 0.018 |
Machine scores (provisional)
The two teacher heads of the student model, read on this work. A score orders the frame for review; it never asserts a category, and the validation status ships verbatim with every row.
Baseline scores from an immature model (maturity gate not passed, 7 training rounds). Scores rank; they never assert a category.
score_only:v0-immature-baseline · verbatim from the scoring run: score_only means the number may rank works, and no category label ships from it