MétaCan
Menu
Back to cohort
Record W4407674178 · doi:10.58684/jbs.v3i2.77

Peran Penanaman Modal dalam Pengembangan Infrastruktur Kota Surakarta

2024· article· id· W4407674178 on OpenAlexaff
Galuh Murya Widawati, Gunawan Adi Pratio, Siti Nur Rohmah, Muhammad Ali Akbarsyah, Arseto Endro Supriyanto

Bibliographic record

VenueJurnal Bengawan Solo Pusat Kajian Penelitian dan Pengembangan Daerah Kota Surakarta · 2024
Typearticle
Languageid
FieldEngineering
TopicUrban Transport Systems Analysis
Canadian institutionsEncana (Canada)
Fundersnot available
KeywordsModalEnvironmental scienceBusinessMaterials scienceComposite material

Abstract

fetched live from OpenAlex

Penanaman modal memiliki peran yang sangat krusial dalam pengembangan infrastruktur di Kota Surakarta. Dengan semakin meningkatnya kebutuhan infrastruktur yang berkualitas, peran investasi menjadi semakin penting untuk mendukung pembangunan kota yang berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kontribusi penanaman modal terhadap pengembangan infrastruktur di Surakarta, dengan mengidentifikasi berbagai faktor yang mendorong dan menghambat investasi. Surakarta, sebagai salah satu kota yang sedang berkembang di Indonesia, menghadapi tantangan dalam memenuhi kebutuhan infrastruktur dasar seperti jalan, transportasi, kesehatan, dan pendidikan. Penanaman modal dapat membantu memenuhi kebutuhan tersebut melalui pembangunan fisik dan penyediaan layanan yang diperlukan. Investasi yang masuk ke kota ini tidak hanya berasal dari pemerintah, tetapi juga dari sektor swasta, baik lokal maupun internasional. Melalui kolaborasi ini, diharapkan infrastruktur kota dapat diperbaiki dan diperluas, menciptakan lingkungan yang lebih baik bagi masyarakat. Dalam konteks ini, peneliti menggunakan metode studi pustaka untuk menggali informasi dari berbagai sumber, termasuk jurnal, buku, dan laporan terkait yang membahas penanaman modal dan pengembangan infrastruktur. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang erat antara penanaman modal dan perkembangan infrastruktur. Penanaman modal yang efektif dapat mempercepat pembangunan infrastruktur yang berdampak langsung pada pertumbuhan ekonomi, peningkatan kualitas hidup, dan daya tarik investasi lebih lanjut di Surakarta. Di samping itu, penelitian ini juga mengidentifikasi beberapa tantangan yang dihadapi dalam penanaman modal, seperti kurangnya kepastian hukum, birokrasi yang rumit, dan ketidakpastian ekonomi. Faktor-faktor ini menjadi hambatan bagi investor untuk berinvestasi dalam proyek-proyek infrastruktur. Oleh karena itu, dibutuhkan kebijakan yang mendukung, transparansi dalam proses perizinan, dan peningkatan koordinasi antarinstansi pemerintah untuk menciptakan iklim investasi yang kondusif. Melalui penguatan penanaman modal, Kota Surakarta berpotensi untuk meningkatkan kualitas infrastruktur yang pada akhirnya akan mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa sinergi antara pemerintah, swasta, dan masyarakat sangat penting dalam mewujudkan tujuan tersebut. Selain itu, penanaman modal tidak hanya dilihat sebagai sumber pendanaan, tetapi juga sebagai alat untuk menciptakan nilai tambah bagi masyarakat dan lingkungan sekitar. Dengan memperhatikan semua aspek tersebut, diharapkan Surakarta dapat mencapai pengembangan infrastruktur yang lebih baik dan menjadi contoh bagi kota-kota lain di Indonesia.

Fetched live from OpenAlex and de-inverted. Abstracts are not stored in this database: the inverted indexes are 8.6 GB of the frame’s 9.3 GB of text, and the host has 13 GB free.

How this classification was reachedexpand

Full frame machine prediction

Teacher imitation

Not calibrated prevalence, not ground truth. Human validation pending. The Gemma side is a direct model label for every work in the frame, read from the title-only record. The Codex side is a classifier learned from the 10,348 direct Codex labels and calibrated to design-weighted sample rates; fields without enough sample support carry no Codex call. Candidate is the union of the two sides; consensus is their intersection. These outputs are machine_predicted_unvalidated and are not human labels.

metaresearch head score (Codex)0.001
metaresearch head score (Gemma)0.001
Version: metacan-v3-hybrid-931329e0061cValidation status: machine_predicted_unvalidated
Candidate categoriesnone
Consensus categoriesnone
DomainCandidate signal: none · Consensus signal: none
Study designCandidate signal: Observational · Consensus signal: none
GenreCandidate signal: Empirical · Consensus signal: none
Teacher disagreement score0.055
Threshold uncertainty score0.184

Distilled classifier scores by category (both heads)

CategoryCodexGemma
Metaresearch0.0010.001
Meta-epidemiology (narrow)0.0010.000
Meta-epidemiology (broad)0.0000.000
Bibliometrics0.0010.001
Science and technology studies0.0020.002
Scholarly communication0.0050.003
Open science0.0010.003
Research integrity0.0010.002
Insufficient payload (model declined to judge)0.0550.009

Machine scores (provisional)

The two teacher heads of the student model, read on this work. A score orders the frame for review; it never asserts a category, and the validation status ships verbatim with every row.

Baseline scores from an immature model (maturity gate not passed, 7 training rounds). Scores rank; they never assert a category.

Opus teacher head0.011
GPT teacher head0.224
Teacher spread0.212 · how far apart the two teachers sit on this one work
Validation statusscore_only:v0-immature-baseline · verbatim from the scoring run: score_only means the number may rank works, and no category label ships from it

Classification

machine, unvalidated

Machine predicted; a candidate call from one source (direct Gemma or distilled Codex), not a consensus.

The models applied no category: nothing in the taxonomy fit this work.
Study designObservational
Domainnot available
GenreEmpirical

How this classification was reached, model by model and score by score, is at the end of the page under "How this classification was reached".

Quick stats

Citations0
Published2024
Admission routes1
Has abstractyes

Explore more

Same venueJurnal Bengawan Solo Pusat Kajian Penelitian dan Pengembangan Daerah Kota SurakartaSame topicUrban Transport Systems AnalysisFrench-language works237,207