Implementasi GeoFOSS Geonode pada Sistem Informasi Perumahan dan Kawasan Pemukiman Terintegrasi (SI RUMAH KITA) Kota Padang
Why this work is in the frame
A frame that forgets how it found something cannot be audited. These are the routes that admitted this work.
Bibliographic record
Abstract
Pembangunan perumahan dan permukiman layak huni merupakan bagian dari upaya mewujudkan tujuan nomor 11 dari Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/ SDGs) yaitu “Mewujudkan Kota dan Permukiman yang Inklusif, Aman, Tangguh, dan Berkelanjutan”. Berdasarkan UU Nomor 1 Tahun 2011 tentang Perumahan dan Kawasan Permukiman, pemerintah memiliki wewenang dalam penyelenggaraan dan pengelolaan perumahan dan kawasan permukiman termasuk prasarana, sarana, dan utilitas umum (PSU), Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), serta permukiman kumuh. Dalam menjalankan wewenang tersebut, pemerintah melalui Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) perlu melakukan pengelolaan data yang akurat dan terorganisir sebagai pondasi pengambilan keputusan dan tindakan. Pengumpulan data geospasial melalui survei cukup kompleks jika dilakukan secara manual karena berkaitan dengan sinkronisasi titik koordinat dan atribut, sehingga sering kali pengintegrasian sulit dilakukan dengan cepat, tepat, dan efesien. Selain itu, pengumpulan data secara manual dapat menyebabkan duplikasi data atau tidak lengkapnya data yang dilaporkan. Hasil dari penelitian ini adalah dibangunnya Sistem Informasi Perumahan dan Kawasan Pemukiman Terintegrasi (SI RUMAH KITA) berbasis website yang memuat fitur pembuatan, pengelolaan, dan pembaruan data, dashboard, serta pelaporan masyarakat. Selain itu, SI RUMAH KITA juga diintegrasikan dengan aplikasi Locus GIS berbasis Android yang digunakan sebagai tools data collector survei di lapangan. Penelitian dilakukan dengan metode pengembangan perangkat lunak prototyping development with open source software. Geonode merupakan salah satu GeoFOSS (Geospasial Free and Open Source Software) yang dikembangkan menggunakan framework django dan bahasa pemograman python. Aplikasi Locus GIS diintegrasikan ke Geonode menggunakan aplikasi synchronizing (berbasis django framework) sehingga data survei dapat langsung disimpan tanpa terjadi duplikasi data.
Fetched live from OpenAlex and de-inverted. Abstracts are not stored in this database: the inverted indexes are 8.6 GB of the frame’s 9.3 GB of text, and the host has 13 GB free.
Full frame distilled prediction
Teacher imitationNot calibrated prevalence, not ground truth. Human validation pending. Learned from the 10,348 direct Codex labels and 10,348 direct Gemma labels. Candidate is the union of thresholded teacher heads; consensus is their intersection. These outputs are machine_predicted_unvalidated and are not human labels or direct frontier model labels.
Codex and Gemma teacher scores by category
| Category | Codex | Gemma |
|---|---|---|
| Metaresearch | 0.003 | 0.001 |
| Meta-epidemiology (narrow) | 0.002 | 0.002 |
| Meta-epidemiology (broad) | 0.002 | 0.002 |
| Bibliometrics | 0.002 | 0.003 |
| Science and technology studies | 0.003 | 0.001 |
| Scholarly communication | 0.004 | 0.006 |
| Open science | 0.004 | 0.004 |
| Research integrity | 0.001 | 0.002 |
| Insufficient payload (model declined to judge) | 0.001 | 0.003 |
Machine scores (provisional)
The two teacher heads of the student model, read on this work. A score orders the frame for review; it never asserts a category, and the validation status ships verbatim with every row.
Baseline scores from an immature model (maturity gate not passed, 7 training rounds). Scores rank; they never assert a category.
score_only:v0-immature-baseline · verbatim from the scoring run: score_only means the number may rank works, and no category label ships from it