Fenomena quarter life crisis dan upaya penanganannya pada mahasantri Pondok Pesantren Al-Qur’an Al-Masthuriyah Semarang : analisis bimbingan konseling Islam
Why this work is in the frame
A frame that forgets how it found something cannot be audited. These are the routes that admitted this work.
Bibliographic record
Abstract
Pembahasan mengenai Quarter life crisis tidaklah lepas dari kehidupan manusia. Salah satu tempat yang memiliki fenomena quarter life crisis adalah Pondok Pesantren Al-Quran Al-Masthuriyah Semarang yang menjadi tempat santriwan dan mahasiswa dalam memperoleh gelar strata 1 (Program Sarjana). Penulis tertarik untuk mengetahui bagaimana kondisi quarter life crisis dan upaya penanganannya serta analisis bimbingan konseling islam terhadap fenomena quarter life crisis pada mahasantri di Pondok Pesantren Al-quran Al-Masthuriyah Semarang. \nPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui fenomena quarter life crisis Pondok Pesantren Al-Qur’an Al-Masthuriyah dan Upaya penganan bimbingan konseling islam Pondok Pesantren Al-Qur’an al-Masthuriyah. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan studi kasus. Sumber data primer penelitian ini adalah santri Pondok Pesantren Al-quran Al-Masthuriyah Semarang. Sumber data sekunder dalam penelitian peroleh dari jurnal penelitian, buku, skripsi, website, dan dokumen pendukung lainnya yang berkaitan dengan penelitian. Sumber data primer dalam penelitian ini adalah ketua pondok pesantren, pengurus pondok dengan kriteria informan yang sehat jasmani dan Rohani. \nHasil penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa (1) kondisi santri yang mengalami quarter life crisis di Pondok Pesantren Al-Qur’an Al-Masthuriyah merasakan kecemasan berlebihan, perasaaan tertinggal dengan temannya, serta tantangan di bidang akademis. (2) upaya penanganan quarter life crisis yang digunakan di Pondok Pesantren Al-Qur’an Al-Masthuriyah dengan metode teman sebaya, bimbingan kelompok. Serta beberapa upaya lainnya oleh tiap individu dengan mengenai diri sendiri lebih dalam, berhenti membandingkan diri dengan orang lain, serta fokus terhadap penerimaan diri.
Fetched live from OpenAlex and de-inverted. Abstracts are not stored in this database: the inverted indexes are 8.6 GB of the frame’s 9.3 GB of text, and the host has 13 GB free.
Full frame distilled prediction
Teacher imitationNot calibrated prevalence, not ground truth. Human validation pending. Learned from the 10,348 direct Codex labels and 10,348 direct Gemma labels. Candidate is the union of thresholded teacher heads; consensus is their intersection. These outputs are machine_predicted_unvalidated and are not human labels or direct frontier model labels.
Codex and Gemma teacher scores by category
| Category | Codex | Gemma |
|---|---|---|
| Metaresearch | 0.002 | 0.000 |
| Meta-epidemiology (narrow) | 0.003 | 0.003 |
| Meta-epidemiology (broad) | 0.003 | 0.002 |
| Bibliometrics | 0.003 | 0.006 |
| Science and technology studies | 0.008 | 0.001 |
| Scholarly communication | 0.002 | 0.003 |
| Open science | 0.003 | 0.001 |
| Research integrity | 0.001 | 0.002 |
| Insufficient payload (model declined to judge) | 0.000 | 0.000 |
Machine scores (provisional)
The two teacher heads of the student model, read on this work. A score orders the frame for review; it never asserts a category, and the validation status ships verbatim with every row.
Baseline scores from an immature model (maturity gate not passed, 7 training rounds). Scores rank; they never assert a category.
score_only:v0-immature-baseline · verbatim from the scoring run: score_only means the number may rank works, and no category label ships from it