MétaCan
Menu
Retour à la cohorte
Enregistrement W4407681982 · doi:10.58684/jbs.v3i2.62

Dampak Pertumbuhan Perumahan terhadap Ketersediaan Lahan dan Pengelolaan Pertanahan di Kota Surakarta

2024· article· id· W4407681982 sur OpenAlex
Ari Dwi Yulianto, Ghulam Fathul Amri, Marina Ramadhani

Pourquoi ce travail est dans la base

Une base qui oublie comment elle a trouvé un travail ne peut pas être vérifiée. Voici les voies qui ont admis celui-ci.

affAu moins un auteur déclare une institution canadienne dans l'instantané OpenAlex épinglé.

Notice bibliographique

RevueJurnal Bengawan Solo Pusat Kajian Penelitian dan Pengembangan Daerah Kota Surakarta · 2024
Typearticle
Langueid
DomaineAgricultural and Biological Sciences
ThématiquePlant Growth and Agriculture Techniques
Établissements canadiensEncana (Canada)
Organismes subventionnairesnon disponible
Mots-clésMathematics

Résumé

récupéré en direct d'OpenAlex

Pertumbuhan perumahan di Kota Surakarta telah mengalami peningkatan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir, seiring dengan pertumbuhan penduduk dan perkembangan ekonomi kota. Perkembangan ini berdampak langsung pada ketersediaan lahan dan pengelolaan pertanahan di kota tersebut. Studi ini bertujuan untuk menganalisis dampak pertumbuhan perumahan terhadap ketersediaan lahan dan bagaimana pengelolaan pertanahan di Kota Surakarta dihadapkan pada tantangan ini. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi pustaka, dengan mengkaji literatur yang berkaitan dengan perkembangan perumahan, ketersediaan lahan, dan kebijakan pertanahan di Surakarta. Penelitian ini menemukan bahwa pertumbuhan perumahan di Surakarta telah menyebabkan penurunan signifikan dalam ketersediaan lahan kosong, terutama di daerah pinggiran kota yang sebelumnya merupakan lahan pertanian atau lahan hijau. Konversi lahan ini tidak hanya mempengaruhi lingkungan, tetapi juga berdampak pada tata ruang kota dan keberlanjutan lingkungan. Perubahan fungsi lahan menjadi kawasan perumahan telah menyebabkan berkurangnya lahan terbuka hijau, yang penting untuk menjaga keseimbangan ekosistem dan kualitas hidup masyarakat kota. Dari perspektif pengelolaan pertanahan, pertumbuhan perumahan yang pesat menimbulkan tantangan dalam hal perencanaan tata ruang dan pengendalian pemanfaatan lahan. Kebijakan pertanahan di Surakarta perlu menyesuaikan diri dengan perkembangan ini untuk memastikan penggunaan lahan yang efisien dan berkelanjutan. Selain itu, adanya pertumbuhan perumahan juga berdampak pada harga tanah yang meningkat, sehingga akses masyarakat untuk mendapatkan hunian menjadi lebih sulit, terutama bagi kelompok berpenghasilan rendah. Studi ini juga mengidentifikasi perlunya kebijakan yang lebih efektif dalam pengelolaan pertanahan dan perencanaan tata ruang. Pemerintah kota perlu mengambil langkah-langkah strategis untuk mengendalikan alih fungsi lahan secara berlebihan dan memastikan bahwa pengembangan perumahan dilakukan dengan mempertimbangkan aspek keberlanjutan. Salah satu rekomendasi yang dihasilkan dari penelitian ini adalah pentingnya pengembangan perumahan berwawasan lingkungan, di mana pembangunan perumahan harus mempertimbangkan ketersediaan lahan terbuka hijau dan dampak lingkungan jangka panjang. Dalam konteks pengelolaan pertanahan, implementasi teknologi informasi dan sistem informasi geografis (GIS) dapat menjadi solusi untuk memantau dan mengelola perubahan penggunaan lahan secara lebih efektif. Selain itu, keterlibatan masyarakat dalam proses perencanaan tata ruang juga sangat penting untuk memastikan bahwa pengembangan perumahan sejalan dengan kebutuhan dan aspirasi masyarakat setempat. Studi ini menekankan pentingnya pendekatan holistik dalam mengelola pertumbuhan perumahan, di mana kebijakan pertanahan harus didukung oleh perencanaan tata ruang yang berkelanjutan dan partisipatif. Dengan demikian, penelitian ini memberikan wawasan mengenai dampak pertumbuhan perumahan terhadap ketersediaan lahan dan pengelolaan pertanahan di Kota Surakarta, serta menawarkan rekomendasi kebijakan untuk menghadapi tantangan ini. Diharapkan hasil penelitian ini dapat menjadi acuan bagi pemerintah dan pemangku kepentingan dalam merumuskan kebijakan yang tepat guna mengelola pertumbuhan perumahan secara berkelanjutan di Surakarta.

Récupéré en direct depuis OpenAlex et désinversé. Les résumés ne sont pas conservés dans cette base de données : les index inversés représentent 8,6 Go des 9,3 Go de texte de la base, et le serveur dispose de 13 Go libres.

Prédiction distillée sur la base complète

Imitation des enseignants

Ni prévalence calibrée, ni vérité terrain. Validation humaine à venir. Apprise à partir de 10 348 étiquettes directes de Codex et de 10 348 étiquettes directes de Gemma. Le mode candidate est l'union des têtes enseignantes seuillées; le consensus est leur intersection. Ces sorties portent le statut machine_predicted_unvalidated et ne sont ni des étiquettes humaines ni des étiquettes directes de modèles de pointe.

score de la tête « metaresearch » (Codex)0,003
score de la tête « metaresearch » (Gemma)0,001
Version: codex-gemma-dda1882f352aStatut de validation: machine_predicted_unvalidated
Catégories candidatesMéta-épidémiologie (sens strict), Études des sciences et des technologies, Communication savante, Intégrité de la recherche, Charge utile insuffisante (le modèle a refusé de juger)
Catégories consensuellesMéta-épidémiologie (sens strict), Intégrité de la recherche, Charge utile insuffisante (le modèle a refusé de juger)
DomaineSignal candidat: aucune · Signal consensuel: aucune
Devis d'étudeSignal candidat: Sans objet · Signal consensuel: aucune
GenreSignal candidat: Empirique · Signal consensuel: Empirique
Score de désaccord entre enseignants0,585
Score d'incertitude au seuil1,000

Scores Codex et Gemma par catégorie

CatégorieCodexGemma
Métarecherche0,0030,001
Méta-épidémiologie (sens strict)0,0040,002
Méta-épidémiologie (sens large)0,0030,003
Bibliométrie0,0010,003
Études des sciences et des technologies0,0040,001
Communication savante0,0070,003
Science ouverte0,0050,001
Intégrité de la recherche0,0020,005
Charge utile insuffisante (le modèle a refusé de juger)0,0020,001

Scores machine (provisoires)

Les deux têtes enseignantes du modèle étudiant, lues sur ce travail. Un score ordonne la base pour la relecture; il n'affirme jamais une catégorie, et le statut de validation accompagne chaque rangée tel quel.

Scores de référence d'un modèle non mature (critères de maturité non atteints, 7 itérations). Un score ordonne; il n'affirme jamais une catégorie.

Tête enseignante Opus0,017
Tête enseignante GPT0,231
Écart entre enseignants0,213 · la distance entre les deux têtes enseignantes sur ce seul travail
Statut de validationscore_only:v0-immature-baseline · tel quel depuis la passe de notation : score_only signifie que le nombre peut ordonner les travaux, et qu'aucune étiquette de catégorie n'en découle