BATAS KONSTITUSIONAL KEKUASAAN EKSEKUTIF PRESIDEN (CONSTITUTIONAL LIMITS OF THE PRESIDENTIAL EXECUTIVE
Why this work is in the frame
A frame that forgets how it found something cannot be audited. These are the routes that admitted this work.
Bibliographic record
Abstract
Sistem pemerintahan presidensial yang dianut oleh Indonesia idealnya memberikan kekuasaanyang luas bagi presiden untuk melaksakan tugas eksekutifnya. Kekuasaan yang luas tersebuthanya dapat dibatasi oleh kekuasaan lain dengan alasan konstitusional. Tulisan ini bermaksuduntuk mendalami dua konsep besar dalam hukum tata negara yaitu hak prerogatif dan prinsipseparation of powers sebagai batasan konstitusional kekuasaan eksekutif presiden. Alat analisisyang digunakan antara lain adalah pendekatan sejarah, teori konstitusi dan praktek yangberlaku dinegara lain yaitu Amerika Serikat, New Zealand dan Canada. Hasil analisismenunjukkan bahwa hak prerogatif berbeda dengan hak eksekutif presiden. Hak prerogatifmemberikan ruang yang luas kepada presiden untuk menggunakan kekuasaannya untukmengisi ruang yang belum diatur dalam konstitusi sepanjang untuk menjalankan tugaseksekutifnya. Batasan hak prerogatif adalah penggunaannya yang dibatasi pada keadaandarurat sampai dengan lembaga legislatif dapat mengaturnya dalam perundang-undangan.Sedangkan prinsip separation of powers mendalilkan dua penafsiran yaitu formalis danfungsionalis. Pandangan formalis mendasarkan dirinya pada unitary power doctrine yangmelarang segala bentuk intervensi cabang kekuasaan lain terhadap kekuasaan eksekutif,sedangkan pendekatan fungsionalis beranggapan bahwa batasan kekuasaan eksekutifdimungkinkan selama tidak berdampak secara mendasar kepada presiden untuk menjalankankekuasaan eksekutifnya.
Fetched live from OpenAlex and de-inverted. Abstracts are not stored in this database: the inverted indexes are 8.6 GB of the frame’s 9.3 GB of text, and the host has 13 GB free.
Full frame distilled prediction
Teacher imitationNot calibrated prevalence, not ground truth. Human validation pending. Learned from the 10,348 direct Codex labels and 10,348 direct Gemma labels. Candidate is the union of thresholded teacher heads; consensus is their intersection. These outputs are machine_predicted_unvalidated and are not human labels or direct frontier model labels.
Codex and Gemma teacher scores by category
| Category | Codex | Gemma |
|---|---|---|
| Metaresearch | 0.001 | 0.001 |
| Meta-epidemiology (narrow) | 0.000 | 0.000 |
| Meta-epidemiology (broad) | 0.001 | 0.001 |
| Bibliometrics | 0.000 | 0.001 |
| Science and technology studies | 0.004 | 0.014 |
| Scholarly communication | 0.000 | 0.001 |
| Open science | 0.001 | 0.001 |
| Research integrity | 0.000 | 0.001 |
| Insufficient payload (model declined to judge) | 0.001 | 0.000 |
Machine scores (provisional)
The two teacher heads of the student model, read on this work. A score orders the frame for review; it never asserts a category, and the validation status ships verbatim with every row.
Baseline scores from an immature model (maturity gate not passed, 7 training rounds). Scores rank; they never assert a category.
score_only:v0-immature-baseline · verbatim from the scoring run: score_only means the number may rank works, and no category label ships from it