MétaCan
Menu
Back to cohort
Record W2954567254 · doi:10.24036/scs.v6i1.137

TAROK CITY SEBAGAI KAWASAN PENDIDIKAN TERPADU (KPT) (STUDI ANALISIS KESIAPAN MASYARAKAT NAGARI DALAM PEMBANGUNAN KPT)

2019· article· id· W2954567254 on OpenAlexaff
Muhammad Hidayat

Bibliographic record

VenueJurnal Socius Journal of Sociology Research and Education · 2019
Typearticle
Languageid
FieldSocial Sciences
TopicLocal Governance and Development
Canadian institutionsEncana (Canada)
Fundersnot available
KeywordsHumanitiesPolitical sciencePhilosophy

Abstract

fetched live from OpenAlex

Perencanaan kawasan pendidikan terpadu ini oleh Bupati Pariaman, dengan lembaga yang terkait pembangunan kawasan pendidikan terpadu adalah salah satu usaha pembangunan strategis bertujuan untuk kesejahteraan ekonomi masyarakat dan pembangunan di bidang pendidikan. Pada kawasan Tarok City akan dibangun sejumlah pembangunan pendidikan; Kampus UNP sekitar 150 hektar, politeknik UNAND seluas 40 hektar, ISI Padang Panjang seluas 40 hektar, UIN Imam Bonjol Padang, Gedung Diklat LAN, dan Rumah Sakit vertikal. Stetegisnya kawasan ini yang berada di pinggir jalan lintas Padang-Bukittinggi tidak luput dari banyaknya demonstarsi masyarakat terhadap pembangunan kawasan ini. Rencana ini masih menyimpan banyak persoalan; diantaranya adanya ketidak setujuan masyarakat terhadap pembangunan tersebut, tudahan terhadap perebutan lahan tanah ulayat dan penggantian rugi lahan mayarakat yang tidak sesuai dan lainnya. Hal ini dibuktikan dengan adanya demonstrasi masyarakat Tarok City semenjak Bulan Mei 2017 hingga September 2017 di depan kantor Bupati Pariaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesiapan Kelembagaan masyarakat dalam mengahadapi pembangunan Kawasan Pendidikan Terpadu diantaranya adalah yang meliputi tiga aspek pengetahuan, sikap dan respon dari lembaga masyarakat nagari Kapalo Hilalang mengahadapi Kawasan Pendidikan Terpadu (KPT). Masalah kajian ini adalah: Bagaimana respon lembaga masyarakat di kawasan Tarok City terhadap inovasi pembangunan yang akan dilaksanakan?. Tujuan penelitian ini adalah menemukan jawaban tentang respon lembaga masyarakat di kawasan Tarok City terhadap inovasi pembangunan yang akan dilaksanakan. Metode penelitian ini adalah diskriptif kualitatif dengan cara observasi dan wawancara pada kelembagaan masyarakat Nagari Kapalo Ilalang seperti KAN, Nagari, Bundo Kanduang dan Kepemudaan yang berada di kawasan KPT. Analisa data penelitian ini menggunakan teknik trianggulasi data untuk menemukan validitas dan reabilitas data penelitian.Pendekatan teori yang digunakan dalam kajian ini adalah pendeatan difusi inovasi sebagai proses sosial yang mengkomunikasikan informasi tentang ide baru yang dipandang secara subyektif. Ada 5 tahapan yang berkembang dalam difusi inovasi: (1) tahapan pengetahuan, (2) Pengambilan Keputusan, (3) Pelaksanaa/ Implementasi, (4) Konfirmasi. Hasil penelitian ini memberikan gambaran respon lembaga masyarakat di lapangan terhadap Inovasi pembangunan yang sedang dilaksanakan. Sebagai kajian yang bersifat pembangunan yang top down, maka sangat strategis melihat respon lembaga masyarakat kebanyakan terutama lembaga adat.

Fetched live from OpenAlex and de-inverted. Abstracts are not stored in this database: the inverted indexes are 8.6 GB of the frame’s 9.3 GB of text, and the host has 13 GB free.

How this classification was reachedexpand

Full frame machine prediction

Teacher imitation

Not calibrated prevalence, not ground truth. Human validation pending. The Gemma side is a direct model label for every work in the frame, read from the title-only record. The Codex side is a classifier learned from the 10,348 direct Codex labels and calibrated to design-weighted sample rates; fields without enough sample support carry no Codex call. Candidate is the union of the two sides; consensus is their intersection. These outputs are machine_predicted_unvalidated and are not human labels.

metaresearch head score (Codex)0.002
metaresearch head score (Gemma)0.005
Version: metacan-v3-hybrid-931329e0061cValidation status: machine_predicted_unvalidated
Candidate categoriesnone
Consensus categoriesnone
DomainCandidate signal: none · Consensus signal: none
Study designCandidate signal: Observational · Consensus signal: Observational
GenreCandidate signal: Empirical · Consensus signal: Empirical
Teacher disagreement score0.021
Threshold uncertainty score0.061

Distilled classifier scores by category (both heads)

CategoryCodexGemma
Metaresearch0.0020.005
Meta-epidemiology (narrow)0.0000.000
Meta-epidemiology (broad)0.0010.001
Bibliometrics0.0010.002
Science and technology studies0.0020.001
Scholarly communication0.0040.003
Open science0.0010.003
Research integrity0.0010.002
Insufficient payload (model declined to judge)0.0180.002

Machine scores (provisional)

The two teacher heads of the student model, read on this work. A score orders the frame for review; it never asserts a category, and the validation status ships verbatim with every row.

Baseline scores from an immature model (maturity gate not passed, 7 training rounds). Scores rank; they never assert a category.

Opus teacher head0.049
GPT teacher head0.392
Teacher spread0.343 · how far apart the two teachers sit on this one work
Validation statusscore_only:v0-immature-baseline · verbatim from the scoring run: score_only means the number may rank works, and no category label ships from it

Classification

machine, unvalidated

Machine predicted; a candidate call from one source (direct Gemma or distilled Codex), not a consensus.

The models applied no category: nothing in the taxonomy fit this work.
Study designObservational
Domainnot available
GenreEmpirical

How this classification was reached, model by model and score by score, is at the end of the page under "How this classification was reached".

Quick stats

Citations0
Published2019
Admission routes1
Has abstractyes

Explore more

Same venueJurnal Socius Journal of Sociology Research and EducationSame topicLocal Governance and DevelopmentFrench-language works237,207