Ketidakadilan Gender Pada Perempuan Karo di Desa Purwobinangun (Kajian Wacana Kritis)
Why this work is in the frame
A frame that forgets how it found something cannot be audited. These are the routes that admitted this work.
Bibliographic record
Abstract
Ketidakadilan gender termanifestasi dalam berbagai bentuk yaitu subordinasi, marginalisasi dan diskriminasi, suatu jebakan dimana menempatkan perempuan hanyalah sebagai istri yang baik dan ibu yang baik dikeluarga dan dimasyarakat . Subordinasi merupakan keterpinggiran perempuan berperan didalam adat,dan mengiakan hasil dali pembicaraan tanpa berperan dalam mengambil sebuuah keputusan. perempuan hanya sebagai pendengar pada saat adat berjalan. Perempuan Karo di Desa Purwobinangun adalah perempuan yang pekerja keras, apapun ia lakukan demi keluarga dan anak-anaknya. Perempuan Karo mempunyai tanggung jawab yang besar didalam keluarga,baik di keluarga mertuanya maupun dikeluarga orang tuanya.keterpinggiran perempuan tergamabr jelas apabila ia tidak mampu memberikan keturunan anak laki-laki, karena anak laki-laki merupakan pembawa status social. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana ketidakadilan gender pada perempuan Karo. Metode dalam penelitian ini adalah kulitatif deskriftif dan mengunakan pendekatan fenomenologi. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini mencakup: Observasi, wawancara , Dokumentasi. Ideologi familialisme pada perempuan Karo tergambar bagimana perempuan pekerja keras yang memperjuangkan agar orang-orang yang ia kasihi mendapat yang terbaik di dalam kehidupannya, tanpa memperhitungkan pengorbanan baik moril maupun materil.Gambaran potret ketidakadilan gender pada perempuan Karo, seorang ibu yang baik itu pasti memperjuangan segala bentuk apapun demi memenuhi kebutuhan hidup anak-anaknya agar dapat bersekolah kejenjang yang lebih baik serta juga harus mampu merias diri untuk memberi pelayanan yang terbaik bagi suami.Pengorbanan inilah yang akan mengangkat status sosial keluaraga ketika anak anak yang mereka perjuangkan berhasil.
Fetched live from OpenAlex and de-inverted. Abstracts are not stored in this database: the inverted indexes are 8.6 GB of the frame’s 9.3 GB of text, and the host has 13 GB free.
Full frame distilled prediction
Teacher imitationNot calibrated prevalence, not ground truth. Human validation pending. Learned from the 10,348 direct Codex labels and 10,348 direct Gemma labels. Candidate is the union of thresholded teacher heads; consensus is their intersection. These outputs are machine_predicted_unvalidated and are not human labels or direct frontier model labels.
Codex and Gemma teacher scores by category
| Category | Codex | Gemma |
|---|---|---|
| Metaresearch | 0.001 | 0.000 |
| Meta-epidemiology (narrow) | 0.001 | 0.001 |
| Meta-epidemiology (broad) | 0.001 | 0.001 |
| Bibliometrics | 0.000 | 0.001 |
| Science and technology studies | 0.002 | 0.001 |
| Scholarly communication | 0.001 | 0.001 |
| Open science | 0.002 | 0.000 |
| Research integrity | 0.001 | 0.002 |
| Insufficient payload (model declined to judge) | 0.003 | 0.004 |
Machine scores (provisional)
The two teacher heads of the student model, read on this work. A score orders the frame for review; it never asserts a category, and the validation status ships verbatim with every row.
Baseline scores from an immature model (maturity gate not passed, 7 training rounds). Scores rank; they never assert a category.
score_only:v0-immature-baseline · verbatim from the scoring run: score_only means the number may rank works, and no category label ships from it