Preperensi Konsumen dalam Pembelian Sayuran Penelitian di Wilayah (BKPP) Cirebon
Why this work is in the frame
A frame that forgets how it found something cannot be audited. These are the routes that admitted this work.
Bibliographic record
Abstract
Kebutuhan kecukupan gizi masyarakat, dapat dilihat dari besarnya jumlah konsumsi sayuran per hari. Sumber vitamin dan mineral serta unsur mikro, pembentuk tubuh tersedia dalam produk sayuran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui preperensi konsumen pembelian sayuran, dan faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan konsumen dalam pembelian sayuran. Di satu sisi para pelaku usahatani sayuran menanam komoditas yang dibutuhkan masyarakat, dijual atas permintaan pasar. Di sisi lain sebagai informasi bagi para produsen sayuran untuk menghindari terjadinya keruahan produksi, supley yang berlebihan dan mengurangi terjadinya resiko harga pasar yang rendah.
 Penelitian dilaksanakan Wilayah Kerja Badan Koordinasi Penyelengaraan Pembangunan (BKPP) Cirebon, meliputi Kabupaten dan Kota Cirebon, Kabupaten Indramayu, Kabupaten Majalengka dan Kabupaten Kuningan, Provinsi Jawa Barat. Metoda penelitian survey, dengan teknik analisis deskriptif kualitatif. Penentuan sampel daerah berdasarkan stratifaid random sampling, yaitu menetapkan keterwakilan wilayah dengan kataristik masyarakat yang berbeda. Masyarakat yang bermukim di kawasan pegunungan ditetapkan di Kuningan dan masyarakat yang bermukim di kawasan pantai ditetapkan Kota Cirebon. Teknik penetapan sampel non peluang dengan metode accidental sampling (teknik pengambilan sampel berdasarkan kebetulan). Objek penelitian adalah konsumen yang sedang membeli atau telah membeli sayuran di Pasar Kepuh Kuningan dan di Pasar Jagasatru Cirebon.
 Hasil penelitian menunjukkan bahwa : Faktor lingkungan berpengaruh terhadap pembelian sauran di Kota Kuningan katagori tinggi dengan factor loading 0,80 dan di Kota Cirebon katagori sedang (0,70). Faktor psikologist yang berpengaruh terhadap pembelian sayuran di Kota Kuningan dan di Kota Cirebon sama-sama dalam kategori sedang dengan factor loading (0,70). Faktor atribut yang berpengaruh terhadap pembelian sayuran di Kota Kuningan katagori sedang dengan factor loading 0,73 dan di Kota Cirebon katagori tinggi dengan factor loading (0,81)
Fetched live from OpenAlex and de-inverted. Abstracts are not stored in this database: the inverted indexes are 8.6 GB of the frame’s 9.3 GB of text, and the host has 13 GB free.
Full frame distilled prediction
Teacher imitationNot calibrated prevalence, not ground truth. Human validation pending. Learned from the 10,348 direct Codex labels and 10,348 direct Gemma labels. Candidate is the union of thresholded teacher heads; consensus is their intersection. These outputs are machine_predicted_unvalidated and are not human labels or direct frontier model labels.
Codex and Gemma teacher scores by category
| Category | Codex | Gemma |
|---|---|---|
| Metaresearch | 0.002 | 0.000 |
| Meta-epidemiology (narrow) | 0.001 | 0.001 |
| Meta-epidemiology (broad) | 0.001 | 0.000 |
| Bibliometrics | 0.001 | 0.000 |
| Science and technology studies | 0.001 | 0.000 |
| Scholarly communication | 0.005 | 0.003 |
| Open science | 0.001 | 0.002 |
| Research integrity | 0.000 | 0.000 |
| Insufficient payload (model declined to judge) | 0.001 | 0.005 |
Machine scores (provisional)
The two teacher heads of the student model, read on this work. A score orders the frame for review; it never asserts a category, and the validation status ships verbatim with every row.
Baseline scores from an immature model (maturity gate not passed, 7 training rounds). Scores rank; they never assert a category.
score_only:v0-immature-baseline · verbatim from the scoring run: score_only means the number may rank works, and no category label ships from it