Bibliographic record
Abstract
Tradisi Dandangan di Kota Kudus masih dilestarikan dan dilaksanakan setiap tahunnya untuk menyambut datangnya Bulan Suci Ramadhan. Dandangan berasal dari kata Ndang, yang diperoleh dari bunyi/suara Bedhug yang ditabuh, sehingga mengeluarkan bunyi Ndang-Ndang (ayo) yang di dengar oleh semua masyarakat Kudus maupun diluar Kudus untuk datang dan berbondong-bondong berkumpul di Masjid Menara guna menerima penjelasan dari Sunan Kudus dalam rangka menyambut datangnya Bulan Suci Ramadhan. Hal inilah yang menjadikan peluang diadakannya penelitian tradisi dandangan. Permasalahan yang diteliti adalah bagaimana Bentuk Tradisi Dandangan Di Kota Kudus? Apa makna simbolik yang terdapat dalam Tradisi Dandangan Di Kota Kudus? Berdasarkan rumusan masalah tersebut, penelitian ini bertujuan untuk Mengungkap bentuk tradisi Dandangan Di Kota Kudus, Makna simbolik yang terdapat dalam Tradisi Dandangan Di Kota Kudus. Penelitian ini menggunakan pendekatan folklor dengan metode deskriptif kualitatif. Data diperoleh secara langsung mengikuti prosesi upacara tradisi Dandangan sehingga dapat diperoleh data yang valid sesuai dengan apa yang dilihat dan dirasakan. Data-data tersebut didapatkan dari lokasi penelitian di Makam Sunan Kudus (Menara Kudus) yang terletak di Desa Kauman Kecamatan Kota Kabupaten Kudus dan Sumber data di peroleh melalui wawancara dengan beberapa informan. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data dianalisis dengan teknik pilah. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa bentuk tradisi dandangan ada 3 tradisi, yaitu: tradisi nyekar, tradisi menabuh bedhug, dan tradisi arak-arakan (kirab). Makna simbol dalam tradisi dandangan ada 10 simbol, yaitu: bedhug, barongan, memakai pakaian putih ala sunan kudus, memakai pakaian putih ala santri sunan kudus, galungan air suci, galungan makanan, jadah pasar, bunga telon, dan kemenyan. Hendaknya tradisi Dandangan dan tradisi-tradisi yang lain yang ada di Kabupaten Kudus tetap dapat berkembang, dilestarikan keberadaannya, dan diturunkan kepada generasi penerus karena tradisi merupakan ciri khas budaya daerah setempat. Pentingnya kesadaran masyarakat untuk menjaga dan melestarikan tradisi dandangan. Sebuah kelurahan yang mempunyai tingkat kebudayaan tinggi dan telah diakui oleh masyarakat luas, seperti tradisi dandangan di Menara Kudus hendaknya didokumentasikan secara lengkap oleh pemerintah kelurahan atau kota, sehingga dapat menjadi sumber yang dapat dipercaya. Dengan adanya tradisi dandangan, hendaknya dapat digunakan sebagai dasar dalam menentukan dan memutuskan kebijakan pemerintah dibidang kepariwisataan dan perekonomian masyarakat.
Fetched live from OpenAlex and de-inverted. Abstracts are not stored in this database: the inverted indexes are 8.6 GB of the frame’s 9.3 GB of text, and the host has 13 GB free.
How this classification was reachedexpand
Full frame machine prediction
Teacher imitationNot calibrated prevalence, not ground truth. Human validation pending. The Gemma side is a direct model label for every work in the frame, read from the title-only record. The Codex side is a classifier learned from the 10,348 direct Codex labels and calibrated to design-weighted sample rates; fields without enough sample support carry no Codex call. Candidate is the union of the two sides; consensus is their intersection. These outputs are machine_predicted_unvalidated and are not human labels.
Distilled classifier scores by category (both heads)
| Category | Codex | Gemma |
|---|---|---|
| Metaresearch | 0.000 | 0.000 |
| Meta-epidemiology (narrow) | 0.001 | 0.000 |
| Meta-epidemiology (broad) | 0.001 | 0.000 |
| Bibliometrics | 0.001 | 0.001 |
| Science and technology studies | 0.002 | 0.001 |
| Scholarly communication | 0.002 | 0.001 |
| Open science | 0.000 | 0.001 |
| Research integrity | 0.000 | 0.001 |
| Insufficient payload (model declined to judge) | 0.053 | 0.012 |
Machine scores (provisional)
The two teacher heads of the student model, read on this work. A score orders the frame for review; it never asserts a category, and the validation status ships verbatim with every row.
Baseline scores from an immature model (maturity gate not passed, 7 training rounds). Scores rank; they never assert a category.
score_only:v0-immature-baseline · verbatim from the scoring run: score_only means the number may rank works, and no category label ships from itClassification
machine, unvalidatedMachine predicted; a candidate call from one source (direct Gemma or distilled Codex), not a consensus.
How this classification was reached, model by model and score by score, is at the end of the page under "How this classification was reached".