PKM PEMANFAATAN RUANG PUBLIK KAMPUNG KREATIF DENGAN KONSEP VERTICAL GARDEN DI KELURAHAN DUKUH MENANGGAL SURABAYA
Why this work is in the frame
A frame that forgets how it found something cannot be audited. These are the routes that admitted this work.
Bibliographic record
Abstract
Kegiatan PKM dengan Judul Pemanfaatan ruang publik kampung kreatif dengan konsep vertical garden di kelurahan Dukuh Menanggal, Gayungan, Surabaya bertujuan untuk membantu masyarakat dalam hal pengelolaan sampah dan ruang publik yang sudah ada. Salah satu limbah rumah tangga yang kerap kali ditemui adalah botol plastik, limbah ini kerap kali ditemui di saluran irigasi maupun sungai disekitar tempat tinggal warga. Belum terlihat pengetahuan terkait pengolahan limbah plastik ini pada skala rumah tangga dan komunal serta manajemen pengelolaan sampah terorganisir oleh aparat pemerintah kelurahan maupun kelompok PKK karang taruna di kelurahan Dukuh Menanggal. Melalui pengamatan awal, beberapa masalah yang tampak terkait pengelolaan sampah plastik dan penggunaan ruang terbuka publik diantaranya adalah: Masyarakat kurang memaksimalkan penggunaan ruang terbuka publik yang sudah ada. Keterbatasan pengolahan lahan yang ada untuk menjadikannya ruang terbuka hijau. Belum ada kesadaran masyarakat terkait pengolahan limbah plastik untuk menjadi barang yang bernilai ekonomis. Masyarakatnya belum memiliki pemahaman terkait manfaat yang besar dibalik pembuatan vertical garden ini. Belum ada suatu bentuk usaha memanfaatkan sampah botol plastik menjadi vertical garden. Mitra dalam pekajsanaan PKM ini adalah kelompok PKK Kecamatan Gayungsari, Kelompok Karang Taruna dan Aparat Kelurahan Dukuh Menanggal di Kecamatan Gayungan Kota Surabaya. Menilik pada justifikasi prioritas penanganan bersama mitra, maka solusi utama yang perlu diterapkan adalah (1) Pengetahuan manajemen pengelolaan limbah sampah plastik yang tergorganisir untuk menjadi barang bernilai ekonomi dan (2) Penerapan vertical garden sebagai solusi pemaksimalan penggunaan ruang terbuka publik di kelurahan Dukuh Menanggal.
Fetched live from OpenAlex and de-inverted. Abstracts are not stored in this database: the inverted indexes are 8.6 GB of the frame’s 9.3 GB of text, and the host has 13 GB free.
Full frame distilled prediction
Teacher imitationNot calibrated prevalence, not ground truth. Human validation pending. Learned from the 10,348 direct Codex labels and 10,348 direct Gemma labels. Candidate is the union of thresholded teacher heads; consensus is their intersection. These outputs are machine_predicted_unvalidated and are not human labels or direct frontier model labels.
Codex and Gemma teacher scores by category
| Category | Codex | Gemma |
|---|---|---|
| Metaresearch | 0.002 | 0.000 |
| Meta-epidemiology (narrow) | 0.001 | 0.001 |
| Meta-epidemiology (broad) | 0.001 | 0.001 |
| Bibliometrics | 0.000 | 0.000 |
| Science and technology studies | 0.001 | 0.001 |
| Scholarly communication | 0.001 | 0.001 |
| Open science | 0.003 | 0.007 |
| Research integrity | 0.001 | 0.002 |
| Insufficient payload (model declined to judge) | 0.013 | 0.017 |
Machine scores (provisional)
The two teacher heads of the student model, read on this work. A score orders the frame for review; it never asserts a category, and the validation status ships verbatim with every row.
Baseline scores from an immature model (maturity gate not passed, 7 training rounds). Scores rank; they never assert a category.
score_only:v0-immature-baseline · verbatim from the scoring run: score_only means the number may rank works, and no category label ships from it