Perilaku Masyarakat Yang Menolak Vaksinasi Menurut Perpres No 14 Tahun 2021 Tentang Pelaksanaan Vaksinasi Terhadap Masyarakat Di Kabupaten Aceh Tenggara (Kajian Efektifitas Kepastian Hukum)
Bibliographic record
Abstract
<p>Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran prilaku masyarakat yang menolak terhadap vaksinasi COVID-19. Penelitian ini dilakukan di Kabupaten Aceh Tenggara dengan metode penelitian hukum empiris. Pengumpulan data melalui studi lapangan yaitu dengan melakukan wawancara. Teknik analisis data menggunakan analisis kualitatif. Hasil penelitian ini menunjuk kan faktor penyebab penolakan vaksinasi peran dan upaya Pemerintah Indonesia menerapkan program vaksinisasi untuk menekan persebaran COVID-19 sebagaimana diatur dalam Perpres No. 14 Tahun 2021 tentang pengadaan vaksin dan pelaksanaan vaksinasi COVID-19 yang memuat kewajiban untuk vaksinasi. Kewajiban vaksinasi ini menuai pro kontra di masyarakat. Masyarakat yang menolak beranggapan bahwa kewajiban vaksinasi bertentangan dengan Hak Asasi Manusia dan juga di pertanyakan kehalalan vaksin tersebut. Menurut mereka, pilihan untuk vaksinasi merupakan hak setiap individu untuk menjalankan atau tidak menjalankan haknya dan salah satu upaya untuk mengatasi pandemi selain penerapan protokol kesehatan adalah dengan melakukan vaksinasi. Pemerintah telah mengupayakan pemberian vaksin secara gratis bagi masyarakat. Masih banyak masyarakat yang menolak untuk melakukan vaksinasi meskipun pemerintah sudah melakukan ancaman administratif bagi yang menolak di vaksin yang tertuang dalam peraturan presiden no 14 tahun 2021. Beberapa faktor yang dimungkinkan penyebab target cakupan vaksin belum tercapai diantaranya persepsi dan perilaku masyarakat terkait dengan vaksin covid-19<strong></strong></p>
Fetched live from OpenAlex and de-inverted. Abstracts are not stored in this database: the inverted indexes are 8.6 GB of the frame’s 9.3 GB of text, and the host has 13 GB free.
How this classification was reachedexpand
Full frame distilled prediction
Teacher imitationNot calibrated prevalence, not ground truth. Human validation pending. Learned from the 10,348 direct Codex labels and 10,348 direct Gemma labels. Candidate is the union of thresholded teacher heads; consensus is their intersection. These outputs are machine_predicted_unvalidated and are not human labels or direct frontier model labels.
Codex and Gemma teacher scores by category
| Category | Codex | Gemma |
|---|---|---|
| Metaresearch | 0.003 | 0.000 |
| Meta-epidemiology (narrow) | 0.002 | 0.002 |
| Meta-epidemiology (broad) | 0.002 | 0.001 |
| Bibliometrics | 0.001 | 0.003 |
| Science and technology studies | 0.009 | 0.002 |
| Scholarly communication | 0.001 | 0.002 |
| Open science | 0.005 | 0.003 |
| Research integrity | 0.001 | 0.004 |
| Insufficient payload (model declined to judge) | 0.008 | 0.003 |
Machine scores (provisional)
The two teacher heads of the student model, read on this work. A score orders the frame for review; it never asserts a category, and the validation status ships verbatim with every row.
Baseline scores from an immature model (maturity gate not passed, 7 training rounds). Scores rank; they never assert a category.
score_only:v0-immature-baseline · verbatim from the scoring run: score_only means the number may rank works, and no category label ships from itClassification
machine, unvalidatedMachine predicted; both teacher heads agree on what is shown here.
How this classification was reached, model by model and score by score, is at the end of the page under "How this classification was reached".