PERMASALAHAN DAN KEBIJAKAN PENGELOLAAN PERIKANAN TANGKAP DI KEPULAUAN ARU
Bibliographic record
Abstract
Kegiatanperikanankhususnya perikanantangkaplebihmendominasi dibandingkandenganyang lain,namunyangterjadikegiatan penangkapanyang dilakukanlebihbanyakdidominasinelayanasing dankapalnya.denganadanya aktivitas tersebut maka banyak masalah yang dihadapi baik nelayan lokal maupun pemerinta sehingga perlu melihat masalah yang terjadi, kebijakan dengan strategi-startegiyang ada. Tujuan penelitian adalahpermasalahan, kebijakandanRumusankebijakanmelaluistrategi.Metode pengambilandata dilakukandengandataprimer dansekunder.data primer melaluiwawancara denganpihak-pihakterkait,data sekunder daridinaskelautandanperikanan KepulauanArudanBPSAru.Analisisdata menggunakananalisis SWOTuntuk menjawabrumusanstrategiyang dikeluarkanpemerintah.hasilpenelitianyang didapatDari hasilpenelitianinimaka permasalahan tentang perikanan tangkap di Kepulauan Aru adalah masalahinternal dan eksternal yang terdiri dari 9 masalah internal dan 10 masalaheksternal,dan terdapat6 kebijakan khusus untuk perikanan tangkap yang disimpulkan dari kebijakan pemerintah Kabupaten Kepulauan Aru melaluiDinas Kelautan Dan Perikanan dan swasta. sedangkanRumusan strategi kebijakan pengelolaan perikanantangkap adalah 1. strategi kekuatan dan peluang mengendalikan kekuatan untuk : Mengoptimalkan kesempatan dengan peningkatan kapasitas pemerintah daerah. 2. Strategi kelemahan dan peluang, memanfaatkan untuk mengatasi kelemahan dengan : Pemberdayaan masyarakat nelayan dan pengembangan kemitraan usaha. 3. Strategi kekuatan dan ancaman, mengoptimalkan kekuatan untuk mengatasi ancaman dengan : Pengembangan ekonomi kelautan dan perikanan, dan peningkatan investasi dan ekspor. 4. Strategi kelemahan dan ancaman, Memperbaiki kelemahan untuk mengurangi ancaman dengan : Pembangunan berbasis kepulauan dan pengelolaan sumberdaya pesisir dan lautan.Kata kunci :PerikananTangkap,Permasalahan,Kebijakan, SWOTKegiatanperikanankhususnya perikanantangkaplebihmendominasi dibandingkandenganyang lain,namunyangterjadikegiatan penangkapanyang dilakukanlebihbanyakdidominasinelayanasing dankapalnya.denganadanya aktivitas tersebut maka banyak masalah yang dihadapi baik nelayan lokal maupun pemerinta sehingga perlu melihat masalah yang terjadi, kebijakan dengan strategi-startegiyang ada. Tujuan penelitian adalahpermasalahan, kebijakandanRumusankebijakanmelaluistrategi.Metode pengambilandata dilakukandengandataprimer dansekunder.data primer melaluiwawancara denganpihak-pihakterkait,data sekunder daridinaskelautandanperikanan KepulauanArudanBPSAru.Analisisdata menggunakananalisis SWOTuntuk menjawabrumusanstrategiyang dikeluarkanpemerintah.hasilpenelitianyang didapatDari hasilpenelitianinimaka permasalahan tentang perikanan tangkap di Kepulauan Aru adalah masalahinternal dan eksternal yang terdiri dari 9 masalah internal dan 10 masalaheksternal,dan terdapat6 kebijakan khusus untuk perikanan tangkap yang disimpulkan dari kebijakan pemerintah Kabupaten Kepulauan Aru melaluiDinas Kelautan Dan Perikanan dan swasta. sedangkanRumusan strategi kebijakan pengelolaan perikanantangkap adalah 1. strategi kekuatan dan peluang mengendalikan kekuatan untuk : Mengoptimalkan kesempatan dengan peningkatan kapasitas pemerintah daerah. 2. Strategi kelemahan dan peluang, memanfaatkan untuk mengatasi kelemahan dengan : Pemberdayaan masyarakat nelayan dan pengembangan kemitraan usaha. 3. Strategi kekuatan dan ancaman, mengoptimalkan kekuatan untuk mengatasi ancaman dengan : Pengembangan ekonomi kelautan dan perikanan, dan peningkatan investasi dan ekspor. 4. Strategi kelemahan dan ancaman, Memperbaiki kelemahan untuk mengurangi ancaman dengan : Pembangunan berbasis kepulauan dan pengelolaan sumberdaya pesisir dan lautan.Kata kunci :PerikananTangkap,Permasalahan,Kebijakan, SWOT
Fetched live from OpenAlex and de-inverted. Abstracts are not stored in this database: the inverted indexes are 8.6 GB of the frame’s 9.3 GB of text, and the host has 13 GB free.
How this classification was reachedexpand
Full frame machine prediction
Teacher imitationNot calibrated prevalence, not ground truth. Human validation pending. The Gemma side is a direct model label for every work in the frame, read from the title-only record. The Codex side is a classifier learned from the 10,348 direct Codex labels and calibrated to design-weighted sample rates; fields without enough sample support carry no Codex call. Candidate is the union of the two sides; consensus is their intersection. These outputs are machine_predicted_unvalidated and are not human labels.
Distilled classifier scores by category (both heads)
| Category | Codex | Gemma |
|---|---|---|
| Metaresearch | 0.001 | 0.001 |
| Meta-epidemiology (narrow) | 0.001 | 0.000 |
| Meta-epidemiology (broad) | 0.001 | 0.001 |
| Bibliometrics | 0.001 | 0.002 |
| Science and technology studies | 0.002 | 0.001 |
| Scholarly communication | 0.004 | 0.003 |
| Open science | 0.001 | 0.001 |
| Research integrity | 0.001 | 0.001 |
| Insufficient payload (model declined to judge) | 0.040 | 0.005 |
Machine scores (provisional)
The two teacher heads of the student model, read on this work. A score orders the frame for review; it never asserts a category, and the validation status ships verbatim with every row.
Baseline scores from an immature model (maturity gate not passed, 7 training rounds). Scores rank; they never assert a category.
score_only:v0-immature-baseline · verbatim from the scoring run: score_only means the number may rank works, and no category label ships from itClassification
machine, unvalidatedMachine predicted; a candidate call from one source (direct Gemma or distilled Codex), not a consensus.
How this classification was reached, model by model and score by score, is at the end of the page under "How this classification was reached".