Penerapan Kartu Kendali Literasi Digital Sebagai Penguatan Profil Pelajar Pancasila Berorientasi Literasi Di Sekolah Dasar
Bibliographic record
Abstract
Pembelajaran pada masa pandemi COVID-19 mengharuskan metode pembelajaran berbasis jarak jauh, hal ini kemudian menimbulkan hambatan dan kesulitan bagi guru dan siswa dalam pelaksanaannya. Berbagai permasalahan muncul dalam pembelajaran jarak jauh khususnya di Kelas VI SDN Kampung Bali 07 Pagi, diantaranya adalah kurangnya kesadaran siswa dalam mengimplementasikan nilai-nilai kedisiplinan afeksi, nilai gotong-royong dan nilai kemandirian siswa. Selain itu rendahnya kemampuan bernalar kritis, dipicu menjadi salah satu masalah yang terjadi pada saat pembelajaran jarak jauh, dimana kemampuan bernalar kritis siswa pada saat pembelajaran jarak jauh lebih mengarah pada dominasi berbasis internet sehingga siswa kurang mengembangkan keterampilan literasi dalam upaya mengembangkan materi pembelajaran yang berasaskan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari sebagai bagian dari pembentukan siswa sesuai dengan profil pelajar Pancasila. Salah satu strategi dan inovasi untuk mengatasi permasalahan ini adalah dengan diadakan Kartu kendali literasi digital sebagai sebuah media pembelajaran alternatif digital yang didesain dengan tujuan memberikan arahan, pengawasan dan dokumentasi terhadap suatu tindakan yang dilakukan oleh siswa. Hasil capaian dan dampak yang terlihat pada diri siswa setelah adanya penerapan kartu kendali literasi digital pada pembelajaran blended learning pada siswa kelas VI SDN Kampung Bali 07 Pagi, bahwa dinyatakan terdapat penguatan profil pelajar Pancasila dalam blended learning melalui penerapan media kartu kendali literasi digital.
Fetched live from OpenAlex and de-inverted. Abstracts are not stored in this database: the inverted indexes are 8.6 GB of the frame’s 9.3 GB of text, and the host has 13 GB free.
How this classification was reachedexpand
Full frame machine prediction
Teacher imitationNot calibrated prevalence, not ground truth. Human validation pending. The Gemma side is a direct model label for every work in the frame, read from the title-only record. The Codex side is a classifier learned from the 10,348 direct Codex labels and calibrated to design-weighted sample rates; fields without enough sample support carry no Codex call. Candidate is the union of the two sides; consensus is their intersection. These outputs are machine_predicted_unvalidated and are not human labels.
Distilled classifier scores by category (both heads)
| Category | Codex | Gemma |
|---|---|---|
| Metaresearch | 0.001 | 0.002 |
| Meta-epidemiology (narrow) | 0.001 | 0.000 |
| Meta-epidemiology (broad) | 0.000 | 0.000 |
| Bibliometrics | 0.001 | 0.002 |
| Science and technology studies | 0.002 | 0.001 |
| Scholarly communication | 0.010 | 0.005 |
| Open science | 0.000 | 0.004 |
| Research integrity | 0.001 | 0.002 |
| Insufficient payload (model declined to judge) | 0.113 | 0.040 |
Machine scores (provisional)
The two teacher heads of the student model, read on this work. A score orders the frame for review; it never asserts a category, and the validation status ships verbatim with every row.
Baseline scores from an immature model (maturity gate not passed, 7 training rounds). Scores rank; they never assert a category.
score_only:v0-immature-baseline · verbatim from the scoring run: score_only means the number may rank works, and no category label ships from itClassification
machine, unvalidatedMachine predicted; a candidate call from one source (direct Gemma or distilled Codex), not a consensus.
How this classification was reached, model by model and score by score, is at the end of the page under "How this classification was reached".