PENGEMBANGAN DESTINASI HALAL TOURISM DI WILAYAH MULTIETNIS DAN MULTIAGAMA : STUDI KASUS DI OBJEK WISATA ASIA HERITAGE
Bibliographic record
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk dari mendeskripsikan Strategi Pengembangan Destinasi Halal Tourism di Wilayah Multietnis dan Multiagama: Studi Kasus di Objek Wisata Asia Heritage Pekanbaru. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan metode deskriptif. Data dikumpulkan melalu observasi, wawancara dan dan dokumentasi. Analisis data mengunakan pengumpulan data (data collection), mereduksi data (data reduction), penyajian data (data display), penarikan kesimpulan (conclutions). Berdasarkan hasil penelitian diperoleh strategi pengembangan destinasi halal tourism objek wisata Asia Heritage 1) Melengkapi fasilitas yang belum tersedia seperti Mushalla, toile dan arena bermain anak. Dengan menyediakan sarana dan prasarana yang dibutuhkan akan membuat pengunjung semakin betah bahkan membuat pengunjung berkeinginan untuk datang kembali. 2) Peran semua pihak untuk mewujudkan wisata halal di objek wisata Asia Heritage. Pengembangan pariwisata yang berkelanjutan erat hubungannya dengan keterlibatan stakeholders. Penguatan peran stakeholders dalam pengembangan pariwisata memberikan dampak jangka panjang dalam aspek ekonomi, ekologi dan sosial kultural. 3) Meningkatkan promosi objek wisata Asia Heritage untuk menarik wisatawan. Pengelola harus memiliki website yang representatif dan informatif. tentang potensi yang dimiliki objek wisata dan diperbarui secara rutin. Website inilah yang menjadi salah satu rujukan utama wisatawan domestik dan mancanegara sebelum memilih destinasi wisata. Selain website, media sosial dan efek word of mouth nya saat ini juga menjadi factor yang menentukan keberhasilan promosi. 4)Meningkatkan pelayanan terhadap wisatawan yang datang berkunjung, seperti membedakan pintu masuk antara pria dan wanita, membedakan kereta atau perahu antara pengunjung pria dan wanita atau memberi pembatas sehingga memberikan kenyamanan bagi pengunjung.
Fetched live from OpenAlex and de-inverted. Abstracts are not stored in this database: the inverted indexes are 8.6 GB of the frame’s 9.3 GB of text, and the host has 13 GB free.
How this classification was reachedexpand
Full frame distilled prediction
Teacher imitationNot calibrated prevalence, not ground truth. Human validation pending. Learned from the 10,348 direct Codex labels and 10,348 direct Gemma labels. Candidate is the union of thresholded teacher heads; consensus is their intersection. These outputs are machine_predicted_unvalidated and are not human labels or direct frontier model labels.
Codex and Gemma teacher scores by category
| Category | Codex | Gemma |
|---|---|---|
| Metaresearch | 0.003 | 0.002 |
| Meta-epidemiology (narrow) | 0.001 | 0.001 |
| Meta-epidemiology (broad) | 0.001 | 0.001 |
| Bibliometrics | 0.000 | 0.003 |
| Science and technology studies | 0.003 | 0.002 |
| Scholarly communication | 0.001 | 0.001 |
| Open science | 0.003 | 0.001 |
| Research integrity | 0.001 | 0.004 |
| Insufficient payload (model declined to judge) | 0.000 | 0.002 |
Machine scores (provisional)
The two teacher heads of the student model, read on this work. A score orders the frame for review; it never asserts a category, and the validation status ships verbatim with every row.
Baseline scores from an immature model (maturity gate not passed, 7 training rounds). Scores rank; they never assert a category.
score_only:v0-immature-baseline · verbatim from the scoring run: score_only means the number may rank works, and no category label ships from itClassification
machine, unvalidatedMachine predicted; both teacher heads agree on what is shown here.
How this classification was reached, model by model and score by score, is at the end of the page under "How this classification was reached".