Bibliographic record
Abstract
Agama selama berabad-abad sering terseret jauh dari misi moralnya yang mulia dan luhur sehingga berubah menjadi sumber kebencian, permusuhan, dan peperangan. Berangkat dari analisis historis seperti ini, muncul sebuah seruan untuk mengembalikan agama kepada misi aslinya seperti disuarakan oleh para pembawanya, untuk kemanusiaan, untuk menampilkan wajah aslinya, wajah humanis, wajah ramah. Melihat kenyataan ini, tampak dakwah menghadapi tantangan yang tidak ringan. Ketika dakwah diartikan sebagai transformasi sosial, dakwah akrab dengan teori-teori perubahan sosial yang mengasumsikan terjadinya progress (kemajuan) dalam masyarakat. Agama yang dibutuhkan oleh umat manusia setiap zaman adalah agama yang humanis. Doktrin, paham, atau gerakan yang bertujuan meningkatkan harkat dan martabat manusia disebut humanisme. Sementara humanisme dalam Islam dipahami sebagai sebuah gerakan yang mempunyai spirit egaliter. Nurcholish Madjid termasuk tokoh yang giat menyuarakan pesan Islam yang damai, ramah dan sejuk. Ia dianggap lebih kontekstual dalam memahami doktrin-doktrin agama, dan pesan-pesan keagamaannya dianggap lebih humanis.Pemikiran Madjid yang tertuang dalam pesan-pesan dakwahnya yang berorientasi pada etika sosial khususnya menyangkut hubungan agama, baik internal dan eksternal agama, lebih spesifik lagi menyangkut persaudaraan, toleransi, keadilan sosial dan lain-lain, dapat dilacak dari ide-idenya tentang pembaruan pemikiran dalam Islam.
Fetched live from OpenAlex and de-inverted. Abstracts are not stored in this database: the inverted indexes are 8.6 GB of the frame’s 9.3 GB of text, and the host has 13 GB free.
How this classification was reachedexpand
Full frame distilled prediction
Teacher imitationNot calibrated prevalence, not ground truth. Human validation pending. Learned from the 10,348 direct Codex labels and 10,348 direct Gemma labels. Candidate is the union of thresholded teacher heads; consensus is their intersection. These outputs are machine_predicted_unvalidated and are not human labels or direct frontier model labels.
Codex and Gemma teacher scores by category
| Category | Codex | Gemma |
|---|---|---|
| Metaresearch | 0.005 | 0.000 |
| Meta-epidemiology (narrow) | 0.001 | 0.002 |
| Meta-epidemiology (broad) | 0.002 | 0.001 |
| Bibliometrics | 0.001 | 0.003 |
| Science and technology studies | 0.011 | 0.002 |
| Scholarly communication | 0.001 | 0.002 |
| Open science | 0.007 | 0.003 |
| Research integrity | 0.001 | 0.004 |
| Insufficient payload (model declined to judge) | 0.003 | 0.001 |
Machine scores (provisional)
The two teacher heads of the student model, read on this work. A score orders the frame for review; it never asserts a category, and the validation status ships verbatim with every row.
Baseline scores from an immature model (maturity gate not passed, 7 training rounds). Scores rank; they never assert a category.
score_only:v0-immature-baseline · verbatim from the scoring run: score_only means the number may rank works, and no category label ships from itClassification
machine, unvalidatedMachine predicted; both teacher heads agree on what is shown here.
How this classification was reached, model by model and score by score, is at the end of the page under "How this classification was reached".