Feasibility Study of Relocation Gunung Rampah Public Health Center
Bibliographic record
Abstract
Pendahuluan: Pendirian atau relokasi puskesmas membutuhkan kajian kelayakan dalam perencanaan. Kajian tersebut dapat dilakukan melalui kegiatan Studi Kelayakan (Feasibility Study). Studi kelayakan adalah Hasil Analisis dan Penjelasan Kelayakan dari segala aspek yang menjadi dasar dalam relokasi lahan Puskesmas Gunung Rampah, terkait dengan penentuan Rencana Kerja Pelayanan Kesehatan Puskesmas. Tujuan penelitian ini adalah melakukan studi kelayakan keberadaan bangunan puskesmas yang ada dan analisis relokasi Puskesmas Gunung Rampah. Metode: Metode yang digunakan adalah Deskriptif analitik melalui pendekatan studi kelayakan. Pengumpulan data primer dilakukan melalui metode observasi lokasi, focus discussion group dan pengambilan data skunder dilakukan melalui penelusuran dokumen. Analisis dilakukan dengan membandingkan hasil pengumpulan data dengan Peraturan Menteri Kesehatan No. 43 tahun 2019 melalui analisis situasi sekarang dan analisis situasi tempat relokasi puskesmas. Hasil: Analisis situasi sekarang pada bangunan puskesmas yang ada sebagai berikut: Tata ruang bangunan meliputi: tata ruang dan desain adalah tidak sesuai. Persyaratan komponen bangunan adalah tidak sesuai. Persyaratan prasarana meliputi : sistem ventilasi adalah sesuai, pencahayaan tidak sesuai, sistem sanitasi tidak sesuai. Keberadaan bangunan puskesmas Gunung Rampah yang ada sekarang tidak memungkinkan untuk dikembangkan di masa depan untuk mengantisipasi perkembangan penduduk dan kemajuan pembangunan. Masyarakat menilai bangunan puskesmas diperlukan perbaikan atau relokasi tempat dan bangunan. Lahan relokasi yang memenuhi persayaratan adalah 2 (dua) lahan tanah. Kesimpulan: Keberadaan bangunan puskesmas Gunung Rampah yang ada sekarang tidak memungkinkan untuk dikembangkan di masa depan untuk mengantisipasi perkembangan penduduk dan kemajuan pembangunan. Terdapat 2 (dua) lahan tanah yang memungkinkan untuk pengembangan puskesmas Gunung Rampah. Kata kunci: kelayakan, relokasi puskesmas
Fetched live from OpenAlex and de-inverted. Abstracts are not stored in this database: the inverted indexes are 8.6 GB of the frame’s 9.3 GB of text, and the host has 13 GB free.
How this classification was reachedexpand
Full frame machine prediction
Teacher imitationNot calibrated prevalence, not ground truth. Human validation pending. The Gemma side is a direct model label for every work in the frame, read from the title-only record. The Codex side is a classifier learned from the 10,348 direct Codex labels and calibrated to design-weighted sample rates; fields without enough sample support carry no Codex call. Candidate is the union of the two sides; consensus is their intersection. These outputs are machine_predicted_unvalidated and are not human labels.
Distilled classifier scores by category (both heads)
| Category | Codex | Gemma |
|---|---|---|
| Metaresearch | 0.024 | 0.030 |
| Meta-epidemiology (narrow) | 0.000 | 0.001 |
| Meta-epidemiology (broad) | 0.001 | 0.001 |
| Bibliometrics | 0.001 | 0.001 |
| Science and technology studies | 0.003 | 0.001 |
| Scholarly communication | 0.002 | 0.002 |
| Open science | 0.002 | 0.003 |
| Research integrity | 0.001 | 0.002 |
| Insufficient payload (model declined to judge) | 0.020 | 0.002 |
Machine scores (provisional)
The two teacher heads of the student model, read on this work. A score orders the frame for review; it never asserts a category, and the validation status ships verbatim with every row.
Baseline scores from an immature model (maturity gate not passed, 7 training rounds). Scores rank; they never assert a category.
score_only:v0-immature-baseline · verbatim from the scoring run: score_only means the number may rank works, and no category label ships from itClassification
machine, unvalidatedMachine predicted; a candidate call from one source (direct Gemma or distilled Codex), not a consensus.
How this classification was reached, model by model and score by score, is at the end of the page under "How this classification was reached".