POTENSI KAWASAN STADION LUKAS ENEMBE SEBAGAI DESTINASI WISATA DALAM PENGEMBANGAN PARWISATA OLAHRAGA (SPORT TOURISM)
Bibliographic record
Abstract
Potensi pengembangan wisata olahraga melalui Pekan Olahraga Nasional di Papua. Pemerintah Provinsi Papua memperoleh peninggalan sarana dan prasarana olahraga sebagai asset yang amat berharga “Kawasan Stadion Utama Lukas Enembe” memiliki luas sebesar 13 Ha. Fenomena serta kemampuan yang terdapat di Kasawan Stadion bisa menarik atensi wisatawan. Disamping itu Kawasan Stadion Lukas Enembe juga bisa menjadi peluang bagi peningkatan kondisi ekonomi, sosial dan budaya pada wilayah sekitarnya. Tujuan penelitian untuk mengkaji dan mengetahui potensi Kawasan Stadion Lukas Enembe bagi pengembangan pariwisata berolahraga di Provinsi Papua. Metode penelitian deskriptif kualitatif dengan mendalami pada penggunaan data primer dari lokasi studi. Subjek penelitian: Instansi terkait yang mengetahui tentang pembangunan Kawasan Stadion dengan teknik pengumpulan data primer: wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan aksesbilitas dari dan menuju Kawasan Stadion sudah sangat strategis dan terjangkau dalam akomodasi serta informasinya. Sarana prasarana Kawasan Stadion terfasilitasi lengkap. Atraksi dan penyelenggaran acara pada Kawasan Stadion belum tersedia, namun Kawasan Stadion Lukas Enembe menjadi wadah bagi atraksi itu sendiri seperti kegiatan berolahraga. Fasilitas wisata yang tersedia di dalam Kawasan Stadion ialah olahraga rekreasi dengan ketersediaan RTH dan fasilitas lain yang berada sekitar pertokoan dan ATM dalam mempermudah masyarakat berkunjung. Dukungan pemerintah daerah dan pusat diberikan masksimal dalam menyelesaikan pembangunan kawasan stadion. Namun, belum ada kebijakan dan kerjasama dengan berbagai pihak dalam optimalisasi pengelolaan kawasan stadion selanjutnya.
Fetched live from OpenAlex and de-inverted. Abstracts are not stored in this database: the inverted indexes are 8.6 GB of the frame’s 9.3 GB of text, and the host has 13 GB free.
How this classification was reachedexpand
Full frame distilled prediction
Teacher imitationNot calibrated prevalence, not ground truth. Human validation pending. Learned from the 10,348 direct Codex labels and 10,348 direct Gemma labels. Candidate is the union of thresholded teacher heads; consensus is their intersection. These outputs are machine_predicted_unvalidated and are not human labels or direct frontier model labels.
Codex and Gemma teacher scores by category
| Category | Codex | Gemma |
|---|---|---|
| Metaresearch | 0.006 | 0.001 |
| Meta-epidemiology (narrow) | 0.001 | 0.002 |
| Meta-epidemiology (broad) | 0.002 | 0.001 |
| Bibliometrics | 0.001 | 0.003 |
| Science and technology studies | 0.005 | 0.001 |
| Scholarly communication | 0.001 | 0.002 |
| Open science | 0.003 | 0.002 |
| Research integrity | 0.001 | 0.003 |
| Insufficient payload (model declined to judge) | 0.005 | 0.001 |
Machine scores (provisional)
The two teacher heads of the student model, read on this work. A score orders the frame for review; it never asserts a category, and the validation status ships verbatim with every row.
Baseline scores from an immature model (maturity gate not passed, 7 training rounds). Scores rank; they never assert a category.
score_only:v0-immature-baseline · verbatim from the scoring run: score_only means the number may rank works, and no category label ships from itClassification
machine, unvalidatedMachine predicted; both teacher heads agree on what is shown here.
How this classification was reached, model by model and score by score, is at the end of the page under "How this classification was reached".