MITIGASI BENCANA KEBAKARAN KAWASAN PERKOTAAN
Bibliographic record
Abstract
Kota Bontang termasuk salah satu kota yang rawan kebakaran dan masuk dalam kategori tinggi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan upaya mitigasi bencana kebakaran yang dilakukan oleh Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bontang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dengan metode deskriptif. Key informan dalam penelitian ini adalah Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bontang. Informannya adalah Kepala Bidang Fasilitasi dan Pencegahan, Kepala Sekdi Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan: (a) wawancara mendalam (indepth interview); (b) observasi; dan (c) dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah Teknik analisis model interaktif menurut Miles, Huberman dan Saldana, yang terdiri dari pengumpulan data, kondensasi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa upaya mitigasi bencana kebakaran yang dilakukan oleh Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan di Kota Bontang telah dilakukan dengan baik namun belum optimal. Hal ini dapat diketahui bahwa pengenalan dan pemantauan risiko bencana yang dilakukan telah berjalan dengan baik. Perencanaan partisipatif dalam penanggulangan bencana yang dilakukan adalah dengan melakukan kerjasama dengan semua stakeholder yang ada di Bontang. Pengembangan budaya sadar bencana dilakukan melalui pendidikan dan pelatihan yang dimulai dari usia dini. Upaya pengawasan dalam mitigasi bencana yang dilakukan dengan melakukan monitoring dan evaluasi secara berkala. Faktor penghambat yaitu terbatasnya tenaga penyuluh lapangan, terbatasnya tenaga inspektur kebakaran, kurangnya pengawasan dan evaluasi dari atasan, tidak adanya Rencana Induk Proteksi Kebakaran yang memuat peta rawan kebakaran dan data wilayah manajemen kebakaran, tidak adanya standar operating system mitigasi kebakaran serta tempat penyuluhan yang tidak memadai. Implikasi dari penelitian ini adalah semakin menurunnya tingkat kerawanan kebakaran pemukiman di Kota Bontang.
Fetched live from OpenAlex and de-inverted. Abstracts are not stored in this database: the inverted indexes are 8.6 GB of the frame’s 9.3 GB of text, and the host has 13 GB free.
How this classification was reachedexpand
Full frame machine prediction
Teacher imitationNot calibrated prevalence, not ground truth. Human validation pending. The Gemma side is a direct model label for every work in the frame, read from the title-only record. The Codex side is a classifier learned from the 10,348 direct Codex labels and calibrated to design-weighted sample rates; fields without enough sample support carry no Codex call. Candidate is the union of the two sides; consensus is their intersection. These outputs are machine_predicted_unvalidated and are not human labels.
Distilled classifier scores by category (both heads)
| Category | Codex | Gemma |
|---|---|---|
| Metaresearch | 0.004 | 0.009 |
| Meta-epidemiology (narrow) | 0.001 | 0.000 |
| Meta-epidemiology (broad) | 0.001 | 0.001 |
| Bibliometrics | 0.002 | 0.002 |
| Science and technology studies | 0.004 | 0.002 |
| Scholarly communication | 0.008 | 0.005 |
| Open science | 0.002 | 0.005 |
| Research integrity | 0.002 | 0.003 |
| Insufficient payload (model declined to judge) | 0.050 | 0.007 |
Machine scores (provisional)
The two teacher heads of the student model, read on this work. A score orders the frame for review; it never asserts a category, and the validation status ships verbatim with every row.
Baseline scores from an immature model (maturity gate not passed, 7 training rounds). Scores rank; they never assert a category.
score_only:v0-immature-baseline · verbatim from the scoring run: score_only means the number may rank works, and no category label ships from itClassification
machine, unvalidatedMachine predicted; a candidate call from one source (direct Gemma or distilled Codex), not a consensus.
How this classification was reached, model by model and score by score, is at the end of the page under "How this classification was reached".