RESILIENSI DAN QUARTER LIFE-CRISIS PADA MAHASISWA TINGKAT AKHIR
Bibliographic record
Abstract
Masa perkembangan yang terjadi pada remaja akhir menuju dewasa awal merupakan masa persiapan menuju kedewasaan dimana pada rentang waktu inilah yang paling banyak mengalami pengalaman perubahan. Tentunya hal ini juga menimbulkan tantangan bagi individu berupa persoalan yang terjadi berhubungan erat dengan pribadi dan pemikiran-pemikiran individu dimana penilaian dan yang beranggapan dari lingkungan adalah hal yang dianggap penting bahkan dapat memengaruhi individu berperilaku. Salah satu peristiwa yang muncul pada masa peralihan antara remaja menuju dewasa berupa quarter life crisis merupakan sebuah perasaan khawatir dalam diri seseorang yang disebabkan oleh ketidakpastian kehidupan yang mendatang. Untuk mengatasi quarter life crisis, maka diperlukan kemampuan dalam mengatasi masalah dan kesulitan yang dihadapi melalui resiliensi. Dengan demikian, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan resiliensi dan quarter life crisis pada mahasiswa tingkat akhir. Metode yang digunakan adalah kuantitatif desain korelasional. Sebanyak 113 partisipan yang diperoleh menggunakan teknik accidental sampling. Pengukuran menggunakan Resilience Quotient Test. Metode analisis data menggunaka uji korelasi Pearson Correlation. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan egative signifikan antara resiliensi dan quarter life crisis pada mahasiswa tingkat akhir (r = 0,346 dan sig = 0,000) . Hal ini mengindikasikan bahwa quarter life crisis merupakan salah satu faktor yang cukup kuat hubungannya dalam kemampuan resiliensi pada mahasiswa tingkat akhir. Implementasi penelitian, diharapkan agar mahasiswa tingkat akhir yang sedang mempersiapkan diri untuk berkarier atau telah menghadapi situasi bekerja agar dapat meningkatkan kesadaran diri dan kepercayaan diri yang dimiliki guna mengembangkan pribadi yang resilien dalam menghadapi fase quarter life crisis.
Fetched live from OpenAlex and de-inverted. Abstracts are not stored in this database: the inverted indexes are 8.6 GB of the frame’s 9.3 GB of text, and the host has 13 GB free.
How this classification was reachedexpand
Full frame machine prediction
Teacher imitationNot calibrated prevalence, not ground truth. Human validation pending. The Gemma side is a direct model label for every work in the frame, read from the title-only record. The Codex side is a classifier learned from the 10,348 direct Codex labels and calibrated to design-weighted sample rates; fields without enough sample support carry no Codex call. Candidate is the union of the two sides; consensus is their intersection. These outputs are machine_predicted_unvalidated and are not human labels.
Distilled classifier scores by category (both heads)
| Category | Codex | Gemma |
|---|---|---|
| Metaresearch | 0.000 | 0.001 |
| Meta-epidemiology (narrow) | 0.000 | 0.000 |
| Meta-epidemiology (broad) | 0.000 | 0.000 |
| Bibliometrics | 0.001 | 0.001 |
| Science and technology studies | 0.003 | 0.001 |
| Scholarly communication | 0.003 | 0.002 |
| Open science | 0.000 | 0.003 |
| Research integrity | 0.001 | 0.001 |
| Insufficient payload (model declined to judge) | 0.020 | 0.003 |
Machine scores (provisional)
The two teacher heads of the student model, read on this work. A score orders the frame for review; it never asserts a category, and the validation status ships verbatim with every row.
Baseline scores from an immature model (maturity gate not passed, 7 training rounds). Scores rank; they never assert a category.
score_only:v0-immature-baseline · verbatim from the scoring run: score_only means the number may rank works, and no category label ships from itClassification
machine, unvalidatedMachine predicted; a candidate call from one source (direct Gemma or distilled Codex), not a consensus.
How this classification was reached, model by model and score by score, is at the end of the page under "How this classification was reached".