PENATAAN KORIDOR KULINER SEHAT UNTUK PEMBERDAYAAN EKONOMI LOKAL DI PERMUKIMAN KUMUH KAMPUNG KALIMBU KELURAHAN WAJO BARU MAKASSAR
Bibliographic record
Abstract
Salah satu metode pembelajaran yang sudah lama diterapkan di beberapa Negara seperti Canada dan Amerika adalah metode pembelajaran Service Learning. Metode ini efektif untuk mendorong universitas dalam mengambil tanggung jawab yang lebih besar dalam melayani masyarakat serta bermitra dengan masyarakat. Untuk mahasiswa, Service Learning dapat memberikan model pembelajaran aktif tidak hanya kuliah tatap muka dikelas tetapi juga praktek langsung di lapangan, membantu pemerintah dalam kegiatan pemberdayaan masyarakat, sehingga mahasiswa dapat menjadi lebih bertanggung jawab terhadap masyarakat disekitarnya dan memahami bagaimana penerapan ilmunya dilapangan. Kampung Kalimbu adalah kampung di Kota Makassar yang sudah lama ada sejak zaman Belanda. Dahulu kawasan ini merupakan wilayah kota Tua Makassar yang menjadi bagian penting dalam sejarah Kota Makassar. Berbagai persoalan sosial masyarakat lebih banyak muncul dari lorong-lorong yang kumuh, terutama di wilayah pusat konsentrasi permukiman dan perdagangan. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan kepada masyarakat tentang standar kuliner sehat, menciptakan ruang jualan yang sehat bagi pedagang kuliner yang lebih inovatif sehingga dapat menjadi daya dorong bagi mereka untuk mengembangkan usahanya menjadi industri makanan yang lebih kreatif dan berkarakter lokal, menjadikan lorong sebagai akses utama sirkulasi dapat berfungsi kembali menjadi ruang publik bagi masyarakat yang bertempat tinggal di dalam lorong dan enjadikan ruang publik yang lebih menarik sehingga mampu menjadi salah satu ikon wisata kuliner di Kota Makassar. Hasil dari peneltian ini adalah tertatanya koridor kuliner sehat sehingga memberikan wajah baru bagi kondisi lorong di permukiman Kampung Kalimbu 
 Kata Kunci : Koridor Kuliner sehat, Kampaung Kalimbu, Service Learning
Fetched live from OpenAlex and de-inverted. Abstracts are not stored in this database: the inverted indexes are 8.6 GB of the frame’s 9.3 GB of text, and the host has 13 GB free.
How this classification was reachedexpand
Full frame distilled prediction
Teacher imitationNot calibrated prevalence, not ground truth. Human validation pending. Learned from the 10,348 direct Codex labels and 10,348 direct Gemma labels. Candidate is the union of thresholded teacher heads; consensus is their intersection. These outputs are machine_predicted_unvalidated and are not human labels or direct frontier model labels.
Codex and Gemma teacher scores by category
| Category | Codex | Gemma |
|---|---|---|
| Metaresearch | 0.003 | 0.001 |
| Meta-epidemiology (narrow) | 0.002 | 0.002 |
| Meta-epidemiology (broad) | 0.002 | 0.001 |
| Bibliometrics | 0.001 | 0.003 |
| Science and technology studies | 0.003 | 0.001 |
| Scholarly communication | 0.003 | 0.002 |
| Open science | 0.003 | 0.001 |
| Research integrity | 0.001 | 0.002 |
| Insufficient payload (model declined to judge) | 0.001 | 0.002 |
Machine scores (provisional)
The two teacher heads of the student model, read on this work. A score orders the frame for review; it never asserts a category, and the validation status ships verbatim with every row.
Baseline scores from an immature model (maturity gate not passed, 7 training rounds). Scores rank; they never assert a category.
score_only:v0-immature-baseline · verbatim from the scoring run: score_only means the number may rank works, and no category label ships from itClassification
machine, unvalidatedMachine predicted; both teacher heads agree on what is shown here.
How this classification was reached, model by model and score by score, is at the end of the page under "How this classification was reached".