Perancangan Arena Pacuan Kuda Blang Bebangka di Takengon
Classification
machine, unvalidatedMachine predicted; both teacher heads agree on what is shown here.
How this classification was reached, model by model and score by score, is at the end of the page under "How this classification was reached".
Why this work is in the frame
A frame that forgets how it found something cannot be audited. These are the routes that admitted this work.
Bibliographic record
Abstract
Pacu Kude Gayo (Pacuan kuda) merupakan salah satu kebudayaan dari Kabupaten Aceh Tengah, pacu kuda ini sudah menjadi tradisi masyarakat Gayo dan memiliki nilai sejarah tersendiri. Event ini diadakan setiap tahun tepatnya pada bulan Februari memperingati Hari Ulang Tahun Kota Takengon dan pada bulan Agustus yang memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia. Event ini dihadiri oleh ribuan penonton baik dari dalam maupun luar daerah. Dalam pertandingan balap kuda tersebut banyak keterbatasan pada fasilitas pendukung dan pengunjang salah satunya tribun penonton yang kurang luas dan tidak mencukupi untuk menampung penonton yang berdatangan, sehingga banyak pengunjung menyakiskan pertandingan tersebut dipinggir pagar lintasan dan didalam lapangan. Serta infrakstruktur arena pacuan kuda yang belum memenuhi standar nasional, salah satunya track pacu kuda yang belum memenuhi standar nasional. Selain itu perencanaan tempat parkir yang kurang baik sehingga menyebabkan ketidaknyamanan bagi pengunjung. Dengan demikian dibutuhkan Perancangan Arena Pacuan Kuda Blang Bebangka sebagai pusat penyelenggaraan balap kuda di wilayah Kabupaten Aceh Tengah bukan hanya sebagai tempat kejuaraan balap kuda melainkan memberikan fasilitas dalam penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) ke-21 pada tahun 2024 mendatang dan dapat meningkatkan kenyamanan pengunjung. Desain arena pacuan kuda blang bebangka tersebut mengambil tema Arsitektur Historicism sesuai dengan yang diharapkan yaitu membawa kembali sejarah dan kebudayaan Gayo yang mulai dilupakan dan ditampilkan melalui arsitektur.
Fetched live from OpenAlex and de-inverted. Abstracts are not stored in this database: the inverted indexes are 8.6 GB of the frame’s 9.3 GB of text, and the host has 13 GB free.
How this classification was reachedexpand
Full frame distilled prediction
Teacher imitationNot calibrated prevalence, not ground truth. Human validation pending. Learned from the 10,348 direct Codex labels and 10,348 direct Gemma labels. Candidate is the union of thresholded teacher heads; consensus is their intersection. These outputs are machine_predicted_unvalidated and are not human labels or direct frontier model labels.
Codex and Gemma teacher scores by category
| Category | Codex | Gemma |
|---|---|---|
| Metaresearch | 0.002 | 0.001 |
| Meta-epidemiology (narrow) | 0.001 | 0.001 |
| Meta-epidemiology (broad) | 0.001 | 0.001 |
| Bibliometrics | 0.001 | 0.004 |
| Science and technology studies | 0.003 | 0.000 |
| Scholarly communication | 0.000 | 0.001 |
| Open science | 0.001 | 0.001 |
| Research integrity | 0.001 | 0.004 |
| Insufficient payload (model declined to judge) | 0.007 | 0.007 |
Machine scores (provisional)
The two teacher heads of the student model, read on this work. A score orders the frame for review; it never asserts a category, and the validation status ships verbatim with every row.
Baseline scores from an immature model (maturity gate not passed, 7 training rounds). Scores rank; they never assert a category.
score_only:v0-immature-baseline · verbatim from the scoring run: score_only means the number may rank works, and no category label ships from it