PENDAMPINGAN PEMBENTUKAN KAMPOENG WISATA PADA DESA SUNGAI CABANG BARAT KECAMATAN PANTAI LUNCI KABUPATEN SUKAMARA PROVINSI KALIMANTAN TENGAH
Bibliographic record
Abstract
Rencana pembentukan “KAMPOENG WISATA” di Desa Sungai Tabuk, Kecamatan Pantai lunci, Kabupaten Sukamara ini sebagai realisasi nyata dari Pemerintah Kabupaten Sukamara dalam rangka pengembangan kepariwisataan lokal dan/atau nasional dan dalam upaya mencari sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang sekarang sedang digalakkan oleh pemerintah Kabupaten Sukamara sekaligus merupakan pemenuhan kebutuhan rekreasi, prestasi dan kebanggaan bagi masyarakat Desa Sungai Tabuk, Kecamatan Pantai lunci, Kabupaten Sukamara. dengan memproyeksikannya kepada berbagai kegiatan yang bersifat Pelestarian dan pendayagunaan Alam (natural), pelestarian dan pengembangan nilai sosial budaya (cultural), pelestarian dan pembudidayaan kawasan pantai dan keindahan alam. Prasarana kepariwisataan menurut Muljadi (2009:13) adalah semua fasilitas yang mendukung agar sarana pariwisata dapat hidup dan berkembang serta dapat memberikan pelayanan pada wisatawan guna memenuhi kebutuhan mereka yang beragam Sedangkan output yang diharapkan dari kegiatan ini adalah tersusunnya studi kelayakan dan/atau kajian pembentukan Kampoeng Wisata Sungai Tabuk.Hasil kajian pembentukanKampoeng Wisata Sungai Tabuk, meliputi beberapa aspek, diantaranya adalah aspek umum dan legalitas, aspek teknis, aspek manajemen, organisasi dan SDM, aspek pemasaran, aspek sosial ekonomi, aspek keuangan. Metode Pelaksanaan Pengabdian Masyarakat Metode pengumpulan dan analisa data Analisa Kelayakan Usaha. Dari beberapa uraian sebagaimana diketengahkan dalam analisa dan/atau kajian pada babbab dalam laporan akhir penyusunan pengabdian masyarakat pembentukan Kampoeng Wisata Sungai Tabuk, maka secara garis besar dapat diperoleh suatu gambaran secara global sebagai berikut perluasan pembangunan sarana dan prasarana Kampoeng Wisata Sungai Tabuk yang akan dikelola oleh pengelola/ Desa dilaksanakandengan rencana sumber dana dari hasil usaha Desa Sungai Tabuk sendiri.
Fetched live from OpenAlex and de-inverted. Abstracts are not stored in this database: the inverted indexes are 8.6 GB of the frame’s 9.3 GB of text, and the host has 13 GB free.
How this classification was reachedexpand
Full frame distilled prediction
Teacher imitationNot calibrated prevalence, not ground truth. Human validation pending. Learned from the 10,348 direct Codex labels and 10,348 direct Gemma labels. Candidate is the union of thresholded teacher heads; consensus is their intersection. These outputs are machine_predicted_unvalidated and are not human labels or direct frontier model labels.
Codex and Gemma teacher scores by category
| Category | Codex | Gemma |
|---|---|---|
| Metaresearch | 0.009 | 0.002 |
| Meta-epidemiology (narrow) | 0.002 | 0.002 |
| Meta-epidemiology (broad) | 0.002 | 0.001 |
| Bibliometrics | 0.001 | 0.004 |
| Science and technology studies | 0.008 | 0.002 |
| Scholarly communication | 0.002 | 0.002 |
| Open science | 0.003 | 0.002 |
| Research integrity | 0.001 | 0.004 |
| Insufficient payload (model declined to judge) | 0.002 | 0.002 |
Machine scores (provisional)
The two teacher heads of the student model, read on this work. A score orders the frame for review; it never asserts a category, and the validation status ships verbatim with every row.
Baseline scores from an immature model (maturity gate not passed, 7 training rounds). Scores rank; they never assert a category.
score_only:v0-immature-baseline · verbatim from the scoring run: score_only means the number may rank works, and no category label ships from itClassification
machine, unvalidatedMachine predicted; both teacher heads agree on what is shown here.
How this classification was reached, model by model and score by score, is at the end of the page under "How this classification was reached".