PERSEPSI MASYARAKAT PADA KETERSEDIAAN ELEMEN PERABOTJALAN DI KORIDOR JALAN MONUMEN LORI – SIMPANG RAJA BALI,KAWASAN KAYUTANGAN HERITAGE, KOTA MALANG
Why this work is in the frame
A frame that forgets how it found something cannot be audited. These are the routes that admitted this work.
Bibliographic record
Abstract
Malang merupakan kota yang memiliki banyak kekayaan akan bangunan bersejarah, salah satunya berupa pelestarian bangunan kolonial. Aktivitas perekonomian di berbagai ruas jalan di Kota Malang terus berubah dan berkembang, salah satunya aktivitas pada ruas jalan di sepanjang kawasan Monumen Lori hingga Simpang Raja Bali. Pada kawasan Kayutangan Heritage Kota Malang tersebut, masih terlihat deretan rumah kolonial Belanda di antara jalan-jalan sempit yang memiliki lebar 0,5 hingga 2 meter. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi persepsi masyarakat terhadap ketersediaan elemen perabot jalan pada koridor jalan kawasan Monumen Lori hingga Simpang Raja Bali. Penelitian menggunakan pendekatan rasionalistik dan pendekatan deskriptif yang menggunakan 3 (tiga) variabel, yaitu keamanan, tingkat kesenangan dan daya tarik, dan variabel kenyamanan. Berdasarkan hasil kuesioner dengan responden dari masyarakat yang melintasi koridor jalan kawasan Monumen Lori hingga Simpang Raja Bali, disimpulkan bahwa pada variabel keamanan menunjukkan bahwa meskipun fasilitas pedestrian way memiliki status cukup baik, koridor jalan ini sudah memberikan keamanan bagi pejalan kaki. Pada variabel tingkat kesenangan dan daya tarik menunjukkan bahwa kawasan ini menarik masyarakat sekitar dengan berbagai kegiatan, ketersediaan bangunan estetik, dan bermacam kafe yang memiliki tema unik dan menarik. Pada variabel kenyamanan, disimpulkan bahwa fasilitas pendukung pada pedestrian way sudah lengkap dan mendukung kenyamanan saat berjalan kaki. Sehingga, hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel keamanan, tingkat kesenangan dan daya tarik serta variabel kenyamanan pada kawasan kayutangan Monumen Lori – Simpang Raja Bali sudah tercukupi.
Fetched live from OpenAlex and de-inverted. Abstracts are not stored in this database: the inverted indexes are 8.6 GB of the frame’s 9.3 GB of text, and the host has 13 GB free.
Full frame distilled prediction
Teacher imitationNot calibrated prevalence, not ground truth. Human validation pending. Learned from the 10,348 direct Codex labels and 10,348 direct Gemma labels. Candidate is the union of thresholded teacher heads; consensus is their intersection. These outputs are machine_predicted_unvalidated and are not human labels or direct frontier model labels.
Codex and Gemma teacher scores by category
| Category | Codex | Gemma |
|---|---|---|
| Metaresearch | 0.000 | 0.000 |
| Meta-epidemiology (narrow) | 0.001 | 0.001 |
| Meta-epidemiology (broad) | 0.001 | 0.001 |
| Bibliometrics | 0.000 | 0.000 |
| Science and technology studies | 0.002 | 0.001 |
| Scholarly communication | 0.001 | 0.000 |
| Open science | 0.001 | 0.001 |
| Research integrity | 0.000 | 0.001 |
| Insufficient payload (model declined to judge) | 0.004 | 0.003 |
Machine scores (provisional)
The two teacher heads of the student model, read on this work. A score orders the frame for review; it never asserts a category, and the validation status ships verbatim with every row.
Baseline scores from an immature model (maturity gate not passed, 7 training rounds). Scores rank; they never assert a category.
score_only:v0-immature-baseline · verbatim from the scoring run: score_only means the number may rank works, and no category label ships from it