MétaCan
Menu
Back to cohort
Record W4407674187 · doi:10.58684/jbs.v3i2.81

Model Pengelolaan Sampah Organik Berbasis Maggot dalam Kerangka Ekonomi Sirkular di Kota Surakarta

2024· article· id· W4407674187 on OpenAlexaff
Herri Widiyanto, Waringin Margi Yusmaman, Siti Nur Rohmah, Muhammad Ali Akbarsyah

Bibliographic record

VenueJurnal Bengawan Solo Pusat Kajian Penelitian dan Pengembangan Daerah Kota Surakarta · 2024
Typearticle
Languageid
FieldEnvironmental Science
TopicWaste Management and Recycling
Canadian institutionsEncana (Canada)
Fundersnot available
KeywordsMathematics

Abstract

fetched live from OpenAlex

Pengelolaan sampah organik merupakan tantangan yang signifikan di berbagai kota, termasuk Kota Surakarta. Seiring dengan meningkatnya populasi dan konsumsi, volume sampah organik juga semakin meningkat. Pendekatan tradisional dalam pengelolaan sampah seringkali tidak efektif, sehingga diperlukan inovasi yang dapat mendukung keberlanjutan lingkungan dan mempromosikan ekonomi sirkular. Salah satu solusi yang menjanjikan adalah pemanfaatan maggot, terutama dari jenis Black Soldier Fly (BSF), dalam proses pengelolaan sampah organik. Model pengelolaan sampah organik berbasis maggot dapat mengurangi volume sampah secara signifikan, sekaligus menghasilkan produk yang bernilai, seperti pakan ternak dan pupuk organik. Proses ini melibatkan beberapa tahap, dimulai dari pengumpulan sampah organik, pengolahan menggunakan maggot, hingga pemanfaatan hasil akhir. Maggot mampu menguraikan sampah organik dengan cepat dan efisien, mengubahnya menjadi biomassa yang berguna. Selain itu, pemanfaatan maggot dalam pengelolaan sampah sejalan dengan prinsip ekonomi sirkular, yang berfokus pada pengurangan limbah, penggunaan kembali, dan daur ulang material. Dalam konteks Kota Surakarta, penerapan model ini dapat dilakukan dengan melibatkan masyarakat, pengusaha lokal, dan pemerintah daerah. Edukasi tentang manfaat dan cara pengelolaan sampah organik berbasis maggot perlu disebarluaskan agar masyarakat lebih sadar akan pentingnya pengelolaan sampah yang baik. Selain itu, kerjasama antara berbagai pihak juga penting untuk membangun infrastruktur yang mendukung, seperti tempat pengolahan sampah yang dilengkapi dengan fasilitas untuk budidaya maggot. Studi pustaka ini menyajikan analisis berbagai literatur yang menjelaskan tentang keberhasilan model pengelolaan sampah organik berbasis maggot di berbagai daerah. Ditemukan bahwa pendekatan ini tidak hanya mengurangi jumlah sampah yang dibuang ke tempat pembuangan akhir, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan menerapkan model ini, Kota Surakarta dapat meningkatkan kualitas lingkungan, mengurangi pencemaran, serta menciptakan lapangan kerja baru melalui pengembangan usaha berbasis maggot. Kesimpulannya, pengelolaan sampah organik berbasis maggot merupakan langkah strategis dalam mencapai tujuan ekonomi sirkular di Kota Surakarta. Dengan pendekatan ini, diharapkan dapat tercipta lingkungan yang lebih bersih dan berkelanjutan. Selanjutnya, pengembangan kebijakan yang mendukung implementasi model ini menjadi kunci untuk keberhasilan pengelolaan sampah organik di Kota Surakarta. Melalui kerjasama antara pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta, diharapkan pengelolaan sampah organik dapat menjadi contoh yang baik untuk daerah lain di Indonesia.

Fetched live from OpenAlex and de-inverted. Abstracts are not stored in this database: the inverted indexes are 8.6 GB of the frame’s 9.3 GB of text, and the host has 13 GB free.

How this classification was reachedexpand

Full frame machine prediction

Teacher imitation

Not calibrated prevalence, not ground truth. Human validation pending. The Gemma side is a direct model label for every work in the frame, read from the title-only record. The Codex side is a classifier learned from the 10,348 direct Codex labels and calibrated to design-weighted sample rates; fields without enough sample support carry no Codex call. Candidate is the union of the two sides; consensus is their intersection. These outputs are machine_predicted_unvalidated and are not human labels.

metaresearch head score (Codex)0.001
metaresearch head score (Gemma)0.001
Version: metacan-v3-hybrid-931329e0061cValidation status: machine_predicted_unvalidated
Candidate categoriesnone
Consensus categoriesnone
DomainCandidate signal: none · Consensus signal: none
Study designCandidate signal: Observational · Consensus signal: none
GenreCandidate signal: Empirical · Consensus signal: Empirical
Teacher disagreement score0.017
Threshold uncertainty score0.056

Distilled classifier scores by category (both heads)

CategoryCodexGemma
Metaresearch0.0010.001
Meta-epidemiology (narrow)0.0010.001
Meta-epidemiology (broad)0.0010.002
Bibliometrics0.0010.001
Science and technology studies0.0010.000
Scholarly communication0.0030.002
Open science0.0010.001
Research integrity0.0010.001
Insufficient payload (model declined to judge)0.0170.005

Machine scores (provisional)

The two teacher heads of the student model, read on this work. A score orders the frame for review; it never asserts a category, and the validation status ships verbatim with every row.

Baseline scores from an immature model (maturity gate not passed, 7 training rounds). Scores rank; they never assert a category.

Opus teacher head0.021
GPT teacher head0.240
Teacher spread0.219 · how far apart the two teachers sit on this one work
Validation statusscore_only:v0-immature-baseline · verbatim from the scoring run: score_only means the number may rank works, and no category label ships from it

Classification

machine, unvalidated

Machine predicted; a candidate call from one source (direct Gemma or distilled Codex), not a consensus.

The models applied no category: nothing in the taxonomy fit this work.
Study designObservational
Domainnot available
GenreEmpirical

How this classification was reached, model by model and score by score, is at the end of the page under "How this classification was reached".

Quick stats

Citations0
Published2024
Admission routes1
Has abstractyes

Explore more

Same venueJurnal Bengawan Solo Pusat Kajian Penelitian dan Pengembangan Daerah Kota SurakartaSame topicWaste Management and RecyclingFrench-language works237,207