Penilaian Kota Layak Huni Dari Aspek Lingkungan Di Pusat Pelayanan Kota Kecamatan Palu Timur
Bibliographic record
Abstract
Kota Palu merupakan salah satu kota di Indonesia dalam perkembangannya terus mengupayakan untuk menjadi kota yang layak huni namun dalam perjalanannya masih ditemukan beberapa tantangan khususnya yang terkait lingkungan pada beberapa bagian wilayah kota dengan tingkat kepadatan yang cukup padat dan aktivitas yang cukup tinggi salah satunya yaitu diwilayah Kecamatan Palu Timur. Penelitian ini bertujuan untuk menilai ketercapaian kota layak huni dari aspek lingkungan di pusat pelayanan kota Kecamatan Palu Timur berdasarkan persepsi masyarakat. Metode yang digunakan yaitu analisis kuantitatif dilakukan dengan menggunakan Confirmatory Factor Analysis dan Importance Performance Analysis. Berdasarkan hasil analisis CFA yang telah dilakukan, dari total 7 sub variabel tersebut semuanya dinyatakan valid, semua sub variabel berpengaruh terhadap penilaian kota layak huni dari aspek lingkungan di pusat pelayan kota Kecamatan Palu Timur dan hasil dari analisis IPA, diketahui bahwa sub variabel Ketersediaan tempat pembuangan sampah di Kecamatan Palu Timur dan Ketersediaan ruang terbuka di Kecamatan Palu Timur memiliki kinerja rendah namun diharapkan berkinerja tinggi oleh stakeholder. Dengan demikian, kedua sub variabel tersebut merupakan sub variabel yang diprioritaskan untuk dilakukan penanganan guna meningkatkan layak huni dari aspek lingkungan di pusat pelayanan kota Kecamatan Palu Timur. Rendahnya nilai performa dan tingginya nilai harapan membuat terdapatnya gap antara performa dengan harapan pada kedua sub variabel yang diprioritaskan mengindikasikan bahwa tingkat layak huni dari aspek lingkungan di pusat pelayanan kota Kecamatan Palu Timur masih terbilang rendah. Kedua sub variabel tersebut tergabung dalam kuadran Concentrate Here yang memiliki nilai kinerja (performa) rendah namun nilai harapan untuk kedua sub variabel tersebut sangat tinggi
Fetched live from OpenAlex and de-inverted. Abstracts are not stored in this database: the inverted indexes are 8.6 GB of the frame’s 9.3 GB of text, and the host has 13 GB free.
How this classification was reachedexpand
Full frame distilled prediction
Teacher imitationNot calibrated prevalence, not ground truth. Human validation pending. Learned from the 10,348 direct Codex labels and 10,348 direct Gemma labels. Candidate is the union of thresholded teacher heads; consensus is their intersection. These outputs are machine_predicted_unvalidated and are not human labels or direct frontier model labels.
Codex and Gemma teacher scores by category
| Category | Codex | Gemma |
|---|---|---|
| Metaresearch | 0.001 | 0.000 |
| Meta-epidemiology (narrow) | 0.001 | 0.001 |
| Meta-epidemiology (broad) | 0.001 | 0.001 |
| Bibliometrics | 0.000 | 0.002 |
| Science and technology studies | 0.005 | 0.000 |
| Scholarly communication | 0.001 | 0.000 |
| Open science | 0.002 | 0.002 |
| Research integrity | 0.000 | 0.003 |
| Insufficient payload (model declined to judge) | 0.004 | 0.001 |
Machine scores (provisional)
The two teacher heads of the student model, read on this work. A score orders the frame for review; it never asserts a category, and the validation status ships verbatim with every row.
Baseline scores from an immature model (maturity gate not passed, 7 training rounds). Scores rank; they never assert a category.
score_only:v0-immature-baseline · verbatim from the scoring run: score_only means the number may rank works, and no category label ships from itClassification
machine, unvalidatedMachine predicted; a candidate call from one teacher head, not a consensus.
How this classification was reached, model by model and score by score, is at the end of the page under "How this classification was reached".