MétaCan
Menu
Back to cohort
Record W4412946514 · doi:10.47266/bwp.v8i2.397

Strategi Pengembangan Kawasan Ekowisata Bahari Kota Sabang Provinsi Aceh

2025· article· id· W4412946514 on OpenAlexaff
Angga Satria R, Boedi Tjahjono, Bambang Sulistyantara

Bibliographic record

VenueBappenas Working Papers · 2025
Typearticle
Languageid
FieldSocial Sciences
TopicCommunity-based Tourism Development and Sustainability
Canadian institutionsEncana (Canada)
Fundersnot available
KeywordsGeography

Abstract

fetched live from OpenAlex

Kota Sabang memiliki dua kawasan konservasi laut, yaitu Taman Wisata Alam Laut (TWAL) yang ditetapkan melalui Surat Keputusan Menteri Pertanian Nomor 928/KPTS/UM/12/1982 dan Pesisir Timur Pulau Weh (PTPW) yang ditetapkan melalui Surat Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 57/KEPMEN-KP/2013. Pengembangan pariwisata di Kota Sabang, termasuk penetapan kawasan ekowisata bahari telah diatur dalam Qanun (Perda) Kota Sabang No. 9 Tahun 2019 tentang Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Kota (Ripparkot) Sabang Tahun 2019-2027. Kawasan ekowisata bahari di Kota Sabang memiliki zona pemanfaatan pariwisata yang cukup besar untuk pengembangan kawasan ekowisata bahari. Penelitian ini bertujuan menyusun arahan dan strategi pengembangan kawasan ekowisata bahari di Kota Sabang. Analisis yang digunakan mencakup penentuan Satuan Kawasan Ekowisata Bahari (SKEB) dan A’WOT. Berdasarkan hasil analisis diketahui bahwa, rencana pengembangan kawasan ekowisata bahari di Kota Sabang terdiri dari dua SKEB, yakni SKEB I yang meliputi Gampong (desa) Iboih, Batee Shoek dan Krueng Raya serta SKEB II yang terdiri dari Gampong (desa) Kuta Timu, Ie Meulee, Ujoeng Kareung dan Anoe Itam. Berdasarkan hasil analisis A’WOT, dihasilkan 6 strategi prioritas dalam pengembangan kawasan ekowisata bahari di Kota Sabang yaitu: (1) Mengantisipasi kerusakan lingkungan yang dapat diakibatkan oleh wisatawan dengan membuat regulasi berdasarkan daya dukung kawasan; (2) Mengembangkan wisata bahari berbasis konservasi dengan standar internasional untuk menarik wisatawan eksklusif; (3) Mengembangkan rencana pengelolaan wisata berbasis satuan kawasan wisata untuk meningkatkan tata kelola dan konservasi lingkungan; (4) Memanfaatkan status Pelabuhan Bebas Sabang dan lokasi yang strategis untuk menarik investasi dalam pengembangan infrastruktur wisata bahari; (5) Mengembangkan produk wisata bahari agar memiliki daya tarik unik untuk menghadapi persaingan dengan daerah maupun negara lain dengan atraksi dan aktivitas wisata yang serupa; (6) Meningkatkan kapasitas tenaga kerja lokal di bidang ekowisata melalui program pelatihan dan sertifikasi internasional.

Fetched live from OpenAlex and de-inverted. Abstracts are not stored in this database: the inverted indexes are 8.6 GB of the frame’s 9.3 GB of text, and the host has 13 GB free.

How this classification was reachedexpand

Full frame distilled prediction

Teacher imitation

Not calibrated prevalence, not ground truth. Human validation pending. Learned from the 10,348 direct Codex labels and 10,348 direct Gemma labels. Candidate is the union of thresholded teacher heads; consensus is their intersection. These outputs are machine_predicted_unvalidated and are not human labels or direct frontier model labels.

metaresearch head score (Codex)0.003
metaresearch head score (Gemma)0.001
Version: codex-gemma-dda1882f352aValidation status: machine_predicted_unvalidated
Candidate categoriesMeta-epidemiology (narrow), Science and technology studies, Insufficient payload (model declined to judge)
Consensus categoriesnone
DomainCandidate signal: none · Consensus signal: none
Study designCandidate signal: Not applicable · Consensus signal: none
GenreCandidate signal: Empirical · Consensus signal: none
Teacher disagreement score0.791
Threshold uncertainty score1.000

Codex and Gemma teacher scores by category

CategoryCodexGemma
Metaresearch0.0030.001
Meta-epidemiology (narrow)0.0010.001
Meta-epidemiology (broad)0.0010.000
Bibliometrics0.0000.002
Science and technology studies0.0040.001
Scholarly communication0.0010.000
Open science0.0020.001
Research integrity0.0010.002
Insufficient payload (model declined to judge)0.0010.000

Machine scores (provisional)

The two teacher heads of the student model, read on this work. A score orders the frame for review; it never asserts a category, and the validation status ships verbatim with every row.

Baseline scores from an immature model (maturity gate not passed, 7 training rounds). Scores rank; they never assert a category.

Opus teacher head0.022
GPT teacher head0.289
Teacher spread0.267 · how far apart the two teachers sit on this one work
Validation statusscore_only:v0-immature-baseline · verbatim from the scoring run: score_only means the number may rank works, and no category label ships from it

Classification

machine, unvalidated

Machine predicted; a candidate call from one teacher head, not a consensus.

Study designNot applicable
Domainnot available
GenreEmpirical

How this classification was reached, model by model and score by score, is at the end of the page under "How this classification was reached".

Quick stats

Citations0
Published2025
Admission routes1
Has abstractyes

Explore more

Same venueBappenas Working PapersSame topicCommunity-based Tourism Development and SustainabilityFrench-language works237,207