Pengaruh Karakteristik Material Fly Ash PLTU Bolok Dan Fly Ash PLTU Timor-1 Terhadap Nilai Kuat Tekan Beton
Bibliographic record
Abstract
Limbah Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) seperti fly ash sebagai material pengganti semen merupakan inovasi yang berdampak positif pada lingkungan sebab dapat mengurangi emisi karbon dioksida yang dihasilkan dari produksi semen. Fly ash sendiri merupakan material pozzolan yang tidak memiliki sifat seperti semen namun dengan ukuran yang halus dan mengandung silika (Si) serta alumina (Al) mampu bereaksi dengan kapur dan air sehingga menghasilkan suatu massa yang padat. Selain itu pemanfaatan limbah fly ash menjadi pilihan yang baik guna mengurangi biaya produksi beton karena ketergantungan pada semen portland yang cenderung lebih mahal. Kupang memiliki dua PLTU aktif yakni PLTU Bolok dan PLTU Timor-1. Penelitian ini bertujuan untuk pemeriksaan kualitas fly ash di daerah Kupang yang bersumber dari kedua PLTU tersebut. Pemeriksaan kualitas fly ash meliputi pengujian fisik yakni kehalusan, konsistensi normal, dan pengujian berat jenis. Pemeriksaan terhadap kekentalan dilakukan dengan pengujian slump untuk setiap variasi campuran fly ash Bolok dan Timor-1 dalam beton sebesar 3%, 6%, 9%, 12%, dan 15%. Hasil pengujian slump untuk spesimen kontrol adalah 8.83 cm dan penggunaan fly ash Bolok sebagai pengganti semen didapatkan nilai slump untuk setiap variasi yakni 6.5 cm, 4.63 cm, 4.57 cm, 4.53 cm, dan 3.90 cm. Sedangkan hasil pengujian nilai slump fly ash Timor-1 sebagai bahan pengganti semen untuk setiap variasi didapatkan 8.5 cm, 7.83 cm, 6.5 cm, 5.5 cm, dan 5 cm. Hasil ini menunjukan nilai slump semakin menurun seiring dengan penambahan variasi fly ash dalam beton. Pemeriksaan terhadap kuat tekan beton untuk spesimen kontrol adalah 27.35 MPa dan penggunaan fly ash Bolok sebagai pengganti semen untuk setiap variasi mendapatkan 26.75 MPa, 25.68 MPa, 24.41 MPa, 22.9 MPa, 21.9 MPa. Sedangkan hasil pengujian kuat tekan beton untuk penggunaan fly ash Timor-1 sebagai sebagai pengganti semen untuk setiap variasi mendapatkan 26.33 MPa, 25.78 MPa, 25.47 MPa, 24.99 MPa, 22.19 MPa. Hasil ini menunjukan peningkatan kadar fly ash Bolok dan Timor-1 dalam beton dapat menurunkan kuat tekan beton.
Fetched live from OpenAlex and de-inverted. Abstracts are not stored in this database: the inverted indexes are 8.6 GB of the frame’s 9.3 GB of text, and the host has 13 GB free.
How this classification was reachedexpand
Full frame distilled prediction
Teacher imitationNot calibrated prevalence, not ground truth. Human validation pending. Learned from the 10,348 direct Codex labels and 10,348 direct Gemma labels. Candidate is the union of thresholded teacher heads; consensus is their intersection. These outputs are machine_predicted_unvalidated and are not human labels or direct frontier model labels.
Codex and Gemma teacher scores by category
| Category | Codex | Gemma |
|---|---|---|
| Metaresearch | 0.001 | 0.000 |
| Meta-epidemiology (narrow) | 0.002 | 0.002 |
| Meta-epidemiology (broad) | 0.002 | 0.001 |
| Bibliometrics | 0.001 | 0.001 |
| Science and technology studies | 0.001 | 0.001 |
| Scholarly communication | 0.001 | 0.001 |
| Open science | 0.002 | 0.002 |
| Research integrity | 0.002 | 0.003 |
| Insufficient payload (model declined to judge) | 0.001 | 0.000 |
Machine scores (provisional)
The two teacher heads of the student model, read on this work. A score orders the frame for review; it never asserts a category, and the validation status ships verbatim with every row.
Baseline scores from an immature model (maturity gate not passed, 7 training rounds). Scores rank; they never assert a category.
score_only:v0-immature-baseline · verbatim from the scoring run: score_only means the number may rank works, and no category label ships from itClassification
machine, unvalidatedMachine predicted; both teacher heads agree on what is shown here.
How this classification was reached, model by model and score by score, is at the end of the page under "How this classification was reached".