Upaya Meningkatkan Keterampilan Membaca Siswa dengan Penggunaan Media Kartu Kata pada Pelajaran Bahasa Indonesia kelas III SDN 004 Batu Sanggan Tahun 2021/2022
Bibliographic record
Abstract
Kemampuan membaca permulaan siswa kelas III SDN 004 Batu sanggan kecamatan kampar kiri hulu kabupaten kampar belum optimal. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor, salah satunya adalah konsep pembelajaran yang kurang menarik karena guru kurang tepat dalam memilih dan menerapkan metode membaca yang efektif. Media yang digunakan juga belum bervariasi. Selama ini guru hanya menggunakan metode mengeja dan kartu huruf sebagai media pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan peningkatan kemampuan membaca permulaan siswa kelas III SDN 004 Batu sanggan kecamatan kampar kiri hulu kabupaten kampar dengan menggunakan media kartu kata. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas yang terdiri dari dua siklus, yaitu (1) siklus I tema lingkungan, pembelajaran membaca menggunakan media kartu kata, dan pembelajaran dilaksanakan secara klasikal. (2) siklus II tema budi pekerti, pembelajaran membaca menggunakan media kartu kata dengan pembelajaran dilaksanakan dengan pengorganisasian siswa dalam kelompok kecil (teman sebangku). Subyek penelitian ini adalah siswa kelas III SDN 004 Batusanggan kecamatan kampar kiri hulu kabupaten kampar dengan jumlah siswa 10 anak. Pengumpulan data dalam penelitian ini adalah wawancara, observasi, dan tes. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: penggunaan media kartu kata terbukti dapat meningkatkan kemampuan membaca permulaan siswa kelas III SDN 004 Batu sanggan kecamatan kamper kiri hulu kabupaten kampar, yaitu nilai siswa meningkat dari nilai rata-rata 5,60 menjadi 86,23 yakni meningkat 15%. Sesuai dengan kriteria yang ditentukan maka peningkatan ini tergolong baik. Penggunaan media kartu kata yang didukung media pembelajaran yang relevan juga berdampak pada peningkatan aktivitas dan kreatifitas siswa dalam proses pembelajaran.
Fetched live from OpenAlex and de-inverted. Abstracts are not stored in this database: the inverted indexes are 8.6 GB of the frame’s 9.3 GB of text, and the host has 13 GB free.
How this classification was reachedexpand
Full frame distilled prediction
Teacher imitationNot calibrated prevalence, not ground truth. Human validation pending. Learned from the 10,348 direct Codex labels and 10,348 direct Gemma labels. Candidate is the union of thresholded teacher heads; consensus is their intersection. These outputs are machine_predicted_unvalidated and are not human labels or direct frontier model labels.
Codex and Gemma teacher scores by category
| Category | Codex | Gemma |
|---|---|---|
| Metaresearch | 0.017 | 0.003 |
| Meta-epidemiology (narrow) | 0.001 | 0.001 |
| Meta-epidemiology (broad) | 0.001 | 0.000 |
| Bibliometrics | 0.004 | 0.017 |
| Science and technology studies | 0.001 | 0.002 |
| Scholarly communication | 0.003 | 0.005 |
| Open science | 0.003 | 0.001 |
| Research integrity | 0.000 | 0.002 |
| Insufficient payload (model declined to judge) | 0.000 | 0.000 |
Machine scores (provisional)
The two teacher heads of the student model, read on this work. A score orders the frame for review; it never asserts a category, and the validation status ships verbatim with every row.
Baseline scores from an immature model (maturity gate not passed, 7 training rounds). Scores rank; they never assert a category.
score_only:v0-immature-baseline · verbatim from the scoring run: score_only means the number may rank works, and no category label ships from itClassification
machine, unvalidatedMachine predicted; a candidate call from one teacher head, not a consensus.
How this classification was reached, model by model and score by score, is at the end of the page under "How this classification was reached".