Implementasi Strategi Promosi Kesehatan Menurut Ottawa Charter Dengan Pelaksanaan Program Perlindungan Perempuan Dan Anak Oleh Bidang Perlindungan Perempuan Dan Anak Dinas P3A Dan Kependudukan Provinsi Jawa Timur
Bibliographic record
Abstract
Mahasiswa merupakan bagian dari masyarakat intelektual yang ada pada jajaran pendidikan di Indonesia yang dituntut untuk mengetahui, menguasai, serta berwawasan luas baik dibidang ilmu pengetahuan maupun teknologi. Mahasiswa juga dituntut untuk menerapkan Tri Dharma perguruan tinggi yaitu : Pendidikan dan pengajaran, Penelitian dan pengembangan, serta Pengabdian pada masyarakat. Pada dasarnya pendidikan dibutuhkan untuk mencapai Sumber daya manusia yang berkualitas dan berkompeten, Sehingga diharapkan setelah menempuh pendidikan dapat menerapkan setiap hal yang telah didapatkan selama pendidikan kedalam aspek kehidupan. Selain itu, sebagai seorang Mahasiswa tidak hanya dituntut untuk memperoleh gelar Sarjana melainkan juga memiliki kecerdasan secara emosional dan spiritual pada diri setiap mahasiswa. Mahasiswa diharapkan memiliki kemampuan yang seimbang antara akademik dan non akademik dengan berdasarkan pada kemampuan emosional, spiritual yang berpedoman pada moral agama yang mana hal tersebut sejalan dengan visi Universitas Airlangga. Universitas Airlangga menyebutkan dalam visinya bahwa Universitas Airlangga dituntut untuk menjadi universitas yang mandiri, inovatif, terkemuka ditingkat nasional dan internasional, pelopor pengembangan IPTEK, humaniora dan seni berdasarkan moral agama. Hal ini diperkuat dengan adanya salah satu tujuan Universitas Airlangga yaitu ingin menghasilkan lulusan yang memiliki pengabdian kepada masyarakat untuk memberdayakan masyarakat agar mampu memecahkan masalah secara mandiri dan berkelanjutan. Oleh karena itu, menjadi sebuah hal yang realistis jika seorang Mahasiswa tidak hanya dituntut untuk unggul dalam bidang teoritis saja tetapi juga perlu pengaplikasian dan perealisasian teori tersebut terhadap permasalahan yang akan dihadapi di lapangan nantinya.
Fetched live from OpenAlex and de-inverted. Abstracts are not stored in this database: the inverted indexes are 8.6 GB of the frame’s 9.3 GB of text, and the host has 13 GB free.
How this classification was reachedexpand
Full frame machine prediction
Teacher imitationNot calibrated prevalence, not ground truth. Human validation pending. The Gemma side is a direct model label for every work in the frame, read from the title-only record. The Codex side is a classifier learned from the 10,348 direct Codex labels and calibrated to design-weighted sample rates; fields without enough sample support carry no Codex call. Candidate is the union of the two sides; consensus is their intersection. These outputs are machine_predicted_unvalidated and are not human labels.
Distilled classifier scores by category (both heads)
| Category | Codex | Gemma |
|---|---|---|
| Metaresearch | 0.003 | 0.004 |
| Meta-epidemiology (narrow) | 0.001 | 0.000 |
| Meta-epidemiology (broad) | 0.000 | 0.001 |
| Bibliometrics | 0.001 | 0.001 |
| Science and technology studies | 0.003 | 0.001 |
| Scholarly communication | 0.008 | 0.003 |
| Open science | 0.001 | 0.003 |
| Research integrity | 0.001 | 0.002 |
| Insufficient payload (model declined to judge) | 0.044 | 0.010 |
Machine scores (provisional)
The two teacher heads of the student model, read on this work. A score orders the frame for review; it never asserts a category, and the validation status ships verbatim with every row.
Baseline scores from an immature model (maturity gate not passed, 7 training rounds). Scores rank; they never assert a category.
score_only:v0-immature-baseline · verbatim from the scoring run: score_only means the number may rank works, and no category label ships from itClassification
machine, unvalidatedMachine predicted; a candidate call from one source (direct Gemma or distilled Codex), not a consensus.
How this classification was reached, model by model and score by score, is at the end of the page under "How this classification was reached".