Gondang Sabangunan Dalam Tortor Sipitu Sawan Sebagai Upaya Melestarikan Budaya Tradisi Di Wisata Geopark Kaldera Kecamatan Ajibata Kabupaten Toba
Bibliographic record
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk penyajian gondang sabangunan, fungsi gondang sabangunan sebagai pengiring tortor sipitu sawan, dan makna lagu atau repertoar gondang sabangunan pada ritual pertunjukan tortor sipitu sawan kabupaten Toba. Penelitian ini berdasarkan landasan teori yeng menjelaskan tentang bentuk penyajian, fungsi musik sebagai pengiring tari, makna gondang sabangunan, pelestarian budaya, sanggar, dan wisata. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif yang bersifat deskriptif yang meliputi beberapa aspek yaitu observasi, wawancara, dokumentasi, audio visual, dan teknik analisis data. Hasil penelitian ini yaitu analisis menunjukkan bahwa bentuk dari penyajian gondang sabangunan dalam tortor sipitu sawan terdiri dari lima lagu/repertoar bagian yakni gondang Elek Elek, gondang Mula Mula, gondang Somba, gondang Pangurason Sipitu Sawan, dan gondang Hasahatan Sitio Tio, dimana bentuk melodi lagu tersebut dibawakan oleh alat musik tradisional Sarune dan Taganing sebagai pembawa melodi. Makna konotatif pada repertoar gondang Elek Elek yaitu yang berisi pesan sebagai jalan memberi hormat pada sekitar, gondang Mula Mula berisi pesan sebagai awal dari pertunjukan, gondang Somba berisi pesan menyembah Hulubalang/Penguasa daerah atau pemerintah setempat, Gondang Pangurason berisi pesan membersihkan jiwa, dan lokasi ritual, dan gondang Hasahatan Sitio Tio sebagai pesan penutup. Makna denotatif yang terkandung dalam repertoar yang dimainkan gondang sabangunan pada tortor sipitu sawan yakni fungsi sarana upacara dimana permainan ini dipertunjukkan pada acara pesta danau Toba yang diadakan setiap tahun di Kabupaten Toba, fungsi Pengiring Tari, dan fungsi sarana komunikasi dimana melalui tortor sipitu sawan yang diiringi gondang sabangunan masyarakat melakukan komunikasi dengan pencipta atau penyampaian doa.
Fetched live from OpenAlex and de-inverted. Abstracts are not stored in this database: the inverted indexes are 8.6 GB of the frame’s 9.3 GB of text, and the host has 13 GB free.
How this classification was reachedexpand
Full frame distilled prediction
Teacher imitationNot calibrated prevalence, not ground truth. Human validation pending. Learned from the 10,348 direct Codex labels and 10,348 direct Gemma labels. Candidate is the union of thresholded teacher heads; consensus is their intersection. These outputs are machine_predicted_unvalidated and are not human labels or direct frontier model labels.
Codex and Gemma teacher scores by category
| Category | Codex | Gemma |
|---|---|---|
| Metaresearch | 0.000 | 0.000 |
| Meta-epidemiology (narrow) | 0.004 | 0.005 |
| Meta-epidemiology (broad) | 0.003 | 0.002 |
| Bibliometrics | 0.003 | 0.003 |
| Science and technology studies | 0.001 | 0.001 |
| Scholarly communication | 0.002 | 0.003 |
| Open science | 0.004 | 0.002 |
| Research integrity | 0.002 | 0.003 |
| Insufficient payload (model declined to judge) | 0.007 | 0.002 |
Machine scores (provisional)
The two teacher heads of the student model, read on this work. A score orders the frame for review; it never asserts a category, and the validation status ships verbatim with every row.
Baseline scores from an immature model (maturity gate not passed, 7 training rounds). Scores rank; they never assert a category.
score_only:v0-immature-baseline · verbatim from the scoring run: score_only means the number may rank works, and no category label ships from itClassification
machine, unvalidatedMachine predicted; both teacher heads agree on what is shown here.
How this classification was reached, model by model and score by score, is at the end of the page under "How this classification was reached".