QUARTER LIFE CRISIS DAN SOLUSINYA DALAM AL-QUR’AN: SUATU TINJAUAN TAFSIR TEMATIK
Bibliographic record
Abstract
ABSTRAK \nSkrispsi ini berjudul “Konsep Quarter Life Crisis dan Solusinya dalam Al-Quran.” Setiap individu pasti memiliki impian dalam hidupnya. Untuk mencapai impian tersebut maka dibutuhkan proses yang akan dilewatinya. Fitrahnya nasib seseorang akan berubah sesuai dengan waktu yang dilaluinya. Sejak dari dalam kandungan, lahir, kanak-kanak, remaja, dan dewasa. Ada beberapa individu yang terkadang tidak menerima ketetapan yang sudah ada sehingga mengalami rasa cemas, bimbang, takut dan tidak percaya diri yang mengakibatkan krisis emosi tidak terkontrol atau dikenal dengan istilah quarter life crisis. Mengalami kejadian ini pada saat dewasa memanglah hal wajar karena pada masa ini saat mencari jati diri sesungguhnya. Akan tetapi rasa kecewa yang mendalam akan terasa apabila terjadi ketidaksesuaian atas capaiannya. Oleh karena itu penulis tertatik untuk meniliti permasalahan ini dari sudut pandang al-Quran dengan melibatkan ilmu psikologi. Di mana al-Quran dapat dijadikan sebagai jawaban atas permasalahan tersebut dan obat bagi seseorang yang cemas akan nasibnya di masa depan. Maka dari itu penulis merumuskan beberapa masalah dalam penelitian ini. Diantaranya; Bagaimana konsep quarter life crisis dalam ilmu psikologi? Bagaimana solusi menghadapi quarter life crisis dalam al-Qur’an? Untuk menjawab dari permasalahan itu peneliti menggunakan beberapa variabel ayat al-Quran, seperti; QS. Hud: 6, QS. an-Najm: 39, QS. al-Baqarah: 153, QS. az-Zariyat: 56, QS. Ibrahim: 7, QS. at-Thalaq: 3 dan QS. al-Insyirah: 5-6. Untuk mengkaji lebih dalam peneliti menggunakan beberapa kitab tafsir bercorak adabi ijtima’i karena dekat dengan lingkungan sosial. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa seseorang yang memilik sifat quarter life crisis cenderung berada di umur 20-30-an. Dalam menghadapi quarter life crisis, al-Qur’an menekankan pentingnya kesabaran, keyakinan bahwa setelah kesulitan pasti ada kemudahan, dan bertawakkal kepada Allah. Ujian hidup dipandang sebagai cara Allah untuk menguji keimanan dan kesabaran manusia, serta sebagai sarana untuk mendekatkan diri kepada-Nya. \nKata kunci: Quarter Life Crisis, ¬¬Al-Qur’an, Psikologi, Kecewa, Sabar.
Fetched live from OpenAlex and de-inverted. Abstracts are not stored in this database: the inverted indexes are 8.6 GB of the frame’s 9.3 GB of text, and the host has 13 GB free.
How this classification was reachedexpand
Full frame distilled prediction
Teacher imitationNot calibrated prevalence, not ground truth. Human validation pending. Learned from the 10,348 direct Codex labels and 10,348 direct Gemma labels. Candidate is the union of thresholded teacher heads; consensus is their intersection. These outputs are machine_predicted_unvalidated and are not human labels or direct frontier model labels.
Codex and Gemma teacher scores by category
| Category | Codex | Gemma |
|---|---|---|
| Metaresearch | 0.003 | 0.000 |
| Meta-epidemiology (narrow) | 0.004 | 0.004 |
| Meta-epidemiology (broad) | 0.004 | 0.002 |
| Bibliometrics | 0.002 | 0.003 |
| Science and technology studies | 0.002 | 0.000 |
| Scholarly communication | 0.004 | 0.001 |
| Open science | 0.004 | 0.001 |
| Research integrity | 0.002 | 0.005 |
| Insufficient payload (model declined to judge) | 0.129 | 0.005 |
Machine scores (provisional)
The two teacher heads of the student model, read on this work. A score orders the frame for review; it never asserts a category, and the validation status ships verbatim with every row.
Baseline scores from an immature model (maturity gate not passed, 7 training rounds). Scores rank; they never assert a category.
score_only:v0-immature-baseline · verbatim from the scoring run: score_only means the number may rank works, and no category label ships from itClassification
machine, unvalidatedMachine predicted; both teacher heads agree on what is shown here.
How this classification was reached, model by model and score by score, is at the end of the page under "How this classification was reached".