Calung Sunda Suatu Kajian Atas Perkembangan Calung Jingjing di Jawa Barat
Bibliographic record
Abstract
Calung Sunda adalah salah satu jenis kesenian khas Jawa Barat, tercipta karena naluri, a1am, watak serta lingkungan yang bersifat agraris dengan mempergunakan bambu (bhs. Sunda: awi) sebagai media ekspresinya. Adapun bambu yang biasa dipergunakan sebagai bahan pembuatan Calung Sunda adalah Bambu Wulung yang berwama hitam dan Bambu Temen yang berwama putih. Untuk menghasilkan intensitas suara Calung yang baik, bambu tersebut diolah terlebih dahulu, baik dengancara alami maupun dengan melalui proses kimiawi. Berdasarkan pada bentuknya, Calung Sunda yang terdapat di Jawa Barat terdiri dari empat macam bentuk yaitu 1. Calung Rantay/Calung Gambang; 2. Calung Tarawangsa; 3. Calung Gamelan/Salentrong; dan 4. Calung Jingjing. Calung Rantay/Calung Gambang adalah bentuk dan cara menabuh Calung seperti waditra gambang, penempatannya disusun dari nada tinggi hingga nada rendah, dengan mempergunakan tali pengikat; Calung Tarawangsa adalah Calung Sunda dalam penyajiannya ditambah dengan waditra tarawangsa (alat gesek), kacapi, suling dan juru sekar. Kesenian ini merupakan kesenian khas di Kampung Cigelap, Desa Parung, Kecamatan Cibalong, Kabupaten Tasikmalaya yang dipergunakan sebagai sarana upacara penghormatan pada Dewi Sri atau Dewi Padi; Calung Gamelan adalah perangkat alat musik gamelan yang terbuat dari bambu, penyajiannya merupakan aplikasi dari sistem menabuh gamelan gaya Sunda. Istilah Calung Gamelan pada saat ini lebih dikenal dengan nama Gamelan Awi alau Salenlrong; dan Calung Jingjing adalah cara menabuh Calung yang dijinjing, ini merupakan suatu perkembangan agar lebih praktis dan dapat dibawa ke tempat lain dengan mudah. Ensambel calung jingjing terdiri dari empat ancak calung ditambah dengan waditra kendang, gong dan kosrek. Dalam perkembangannya, tidak semua jenis calung berkembang dengan baik hal ini diakibatkan oleh sifat dan karakteristik dari jenis Calung tersebut. Calung Buhun (Calung Tarawangsa dan Calung Rantay) tidak berkembang dengan baik sebab sifat dan karakteristiknya Ekslusif (tertutup) sulit menerima perubahan dan pembaharuan baik secara internal maupun eksternal, terkesan kaku dan monoton sebab dalam penyajiannya terikat oleh pakem/aturan serta tidak terdapat modifikasi dan kurangnya sistem regenerasi, biasa disajikan dalam upacara ritual untuk kepentingan tertentu yang dianggap keramat sesuai dengan keyakinan dan kepercayaannya. Sedangkan yang berkembang dengan baik adalah Calung Modern (Calung Jingjing dan Calung Pop) sebab sifat dan karakteristiknya Insklusif (terbuka) artinya Calung Modern siap menerima perubahan dan pembaharuan baik secara internal maupun eksternal dan bersifat dinamis, toleran dan fleksibel. Sajiannya disesuaikan dengan kepentingan pasar (selera masyarakat), maka Calung Modern berfungsi bukan hanya hiburan semata tetapi dapat dijadikan komoditi industri sebagai mata pencaharian (profesi)
Fetched live from OpenAlex and de-inverted. Abstracts are not stored in this database: the inverted indexes are 8.6 GB of the frame’s 9.3 GB of text, and the host has 13 GB free.
How this classification was reachedexpand
Full frame machine prediction
Teacher imitationNot calibrated prevalence, not ground truth. Human validation pending. The Gemma side is a direct model label for every work in the frame, read from the title-only record. The Codex side is a classifier learned from the 10,348 direct Codex labels and calibrated to design-weighted sample rates; fields without enough sample support carry no Codex call. Candidate is the union of the two sides; consensus is their intersection. These outputs are machine_predicted_unvalidated and are not human labels.
Distilled classifier scores by category (both heads)
| Category | Codex | Gemma |
|---|---|---|
| Metaresearch | 0.000 | 0.000 |
| Meta-epidemiology (narrow) | 0.001 | 0.000 |
| Meta-epidemiology (broad) | 0.000 | 0.000 |
| Bibliometrics | 0.000 | 0.001 |
| Science and technology studies | 0.003 | 0.001 |
| Scholarly communication | 0.002 | 0.001 |
| Open science | 0.001 | 0.002 |
| Research integrity | 0.001 | 0.002 |
| Insufficient payload (model declined to judge) | 0.049 | 0.008 |
Machine scores (provisional)
The two teacher heads of the student model, read on this work. A score orders the frame for review; it never asserts a category, and the validation status ships verbatim with every row.
Baseline scores from an immature model (maturity gate not passed, 7 training rounds). Scores rank; they never assert a category.
score_only:v0-immature-baseline · verbatim from the scoring run: score_only means the number may rank works, and no category label ships from itClassification
machine, unvalidatedMachine predicted; a candidate call from one source (direct Gemma or distilled Codex), not a consensus.
How this classification was reached, model by model and score by score, is at the end of the page under "How this classification was reached".