MétaCan
Menu
Back to cohort
Record W7080692916

Calung Sunda Suatu Kajian Atas Perkembangan Calung Jingjing di Jawa Barat

2004· other· id· W7080692916 on OpenAlex

Why this work is in the frame

A frame that forgets how it found something cannot be audited. These are the routes that admitted this work.

aboutThe title or abstract carries a Canadian signal from the geographic lexicon.
no affNo Canadian affiliation: this work is invisible to an affiliation-only frame.
No Canadian affiliation. An affiliation-only frame, the usual design, would never have seen this work. It is one of the works that make the case for inverting the frame.

Bibliographic record

VenueInstitutional Repository (Institut Seni Indonesia Yogyakarta) · 2004
Typeother
Languageid
FieldComputer Science
TopicGeochemistry and Geologic Mapping
Canadian institutionsnot available
Fundersnot available
KeywordsIndian artQuarter (Canadian coin)
DOInot available

Abstract

fetched live from OpenAlex

Calung Sunda adalah salah satu jenis kesenian khas Jawa Barat, tercipta karena naluri, a1am, watak serta lingkungan yang bersifat agraris dengan mempergunakan bambu (bhs. Sunda: awi) sebagai media ekspresinya. Adapun bambu yang biasa dipergunakan sebagai bahan pembuatan Calung Sunda adalah Bambu Wulung yang berwama hitam dan Bambu Temen yang berwama putih. Untuk menghasilkan intensitas suara Calung yang baik, bambu tersebut diolah terlebih dahulu, baik dengancara alami maupun dengan melalui proses kimiawi. Berdasarkan pada bentuknya, Calung Sunda yang terdapat di Jawa Barat terdiri dari empat macam bentuk yaitu 1. Calung Rantay/Calung Gambang; 2. Calung Tarawangsa; 3. Calung Gamelan/Salentrong; dan 4. Calung Jingjing. Calung Rantay/Calung Gambang adalah bentuk dan cara menabuh Calung seperti waditra gambang, penempatannya disusun dari nada tinggi hingga nada rendah, dengan mempergunakan tali pengikat; Calung Tarawangsa adalah Calung Sunda dalam penyajiannya ditambah dengan waditra tarawangsa (alat gesek), kacapi, suling dan juru sekar. Kesenian ini merupakan kesenian khas di Kampung Cigelap, Desa Parung, Kecamatan Cibalong, Kabupaten Tasikmalaya yang dipergunakan sebagai sarana upacara penghormatan pada Dewi Sri atau Dewi Padi; Calung Gamelan adalah perangkat alat musik gamelan yang terbuat dari bambu, penyajiannya merupakan aplikasi dari sistem menabuh gamelan gaya Sunda. Istilah Calung Gamelan pada saat ini lebih dikenal dengan nama Gamelan Awi alau Salenlrong; dan Calung Jingjing adalah cara menabuh Calung yang dijinjing, ini merupakan suatu perkembangan agar lebih praktis dan dapat dibawa ke tempat lain dengan mudah. Ensambel calung jingjing terdiri dari empat ancak calung ditambah dengan waditra kendang, gong dan kosrek. Dalam perkembangannya, tidak semua jenis calung berkembang dengan baik hal ini diakibatkan oleh sifat dan karakteristik dari jenis Calung tersebut. Calung Buhun (Calung Tarawangsa dan Calung Rantay) tidak berkembang dengan baik sebab sifat dan karakteristiknya Ekslusif (tertutup) sulit menerima perubahan dan pembaharuan baik secara internal maupun eksternal, terkesan kaku dan monoton sebab dalam penyajiannya terikat oleh pakem/aturan serta tidak terdapat modifikasi dan kurangnya sistem regenerasi, biasa disajikan dalam upacara ritual untuk kepentingan tertentu yang dianggap keramat sesuai dengan keyakinan dan kepercayaannya. Sedangkan yang berkembang dengan baik adalah Calung Modern (Calung Jingjing dan Calung Pop) sebab sifat dan karakteristiknya Insklusif (terbuka) artinya Calung Modern siap menerima perubahan dan pembaharuan baik secara internal maupun eksternal dan bersifat dinamis, toleran dan fleksibel. Sajiannya disesuaikan dengan kepentingan pasar (selera masyarakat), maka Calung Modern berfungsi bukan hanya hiburan semata tetapi dapat dijadikan komoditi industri sebagai mata pencaharian (profesi)

Fetched live from OpenAlex and de-inverted. Abstracts are not stored in this database: the inverted indexes are 8.6 GB of the frame’s 9.3 GB of text, and the host has 13 GB free.

Full frame distilled prediction

Teacher imitation

Not calibrated prevalence, not ground truth. Human validation pending. Learned from the 10,348 direct Codex labels and 10,348 direct Gemma labels. Candidate is the union of thresholded teacher heads; consensus is their intersection. These outputs are machine_predicted_unvalidated and are not human labels or direct frontier model labels.

metaresearch head score (Codex)0.001
metaresearch head score (Gemma)0.001
Version: codex-gemma-dda1882f352aValidation status: machine_predicted_unvalidated
Candidate categoriesMeta-epidemiology (narrow), Science and technology studies, Scholarly communication, Research integrity, Insufficient payload (model declined to judge)
Consensus categoriesMeta-epidemiology (narrow), Science and technology studies, Research integrity
DomainCandidate signal: none · Consensus signal: none
Study designCandidate signal: Not applicable · Consensus signal: none
GenreCandidate signal: Other · Consensus signal: none
Teacher disagreement score0.912
Threshold uncertainty score1.000

Codex and Gemma teacher scores by category

CategoryCodexGemma
Metaresearch0.0010.001
Meta-epidemiology (narrow)0.0030.003
Meta-epidemiology (broad)0.0020.001
Bibliometrics0.0010.002
Science and technology studies0.0060.003
Scholarly communication0.0010.002
Open science0.0040.001
Research integrity0.0030.004
Insufficient payload (model declined to judge)0.0010.001

Machine scores (provisional)

The two teacher heads of the student model, read on this work. A score orders the frame for review; it never asserts a category, and the validation status ships verbatim with every row.

Baseline scores from an immature model (maturity gate not passed, 7 training rounds). Scores rank; they never assert a category.

Opus teacher head0.012
GPT teacher head0.225
Teacher spread0.212 · how far apart the two teachers sit on this one work
Validation statusscore_only:v0-immature-baseline · verbatim from the scoring run: score_only means the number may rank works, and no category label ships from it