Manfaat Pengendalian Internal Sebagai Alat Bantu Manajemen Dalam Mengefektifkan Pembayaran Gaji dan Upah
Notice bibliographique
Résumé
Perkembangan yang pesat dalam dunia usaha akan berpengaruh terhadap ruang lingkup aktivitas dalam perusahaan-perusahaan yang menjadi tulang punggung bagi dunia perekonomian untuk menjamin kelangsungan hidupnya dengan tingkat keefektifan dan keefisienan yang kokoh. Nilai keefektifan dan keefisienan itu sendiri tidak dapat ditentukan secara mutlak, melainkan hanya dapat dilihat dari sejauh mana perusahaan tersebut mampu bertahan dan mampu menjalankan kegiatan usahanya secara terarah serta dapat mencapai target dan sasaran yang telah ditetapkan sejak semula. Target dan sasaran yang ditetapkan oleh perusahaan tentu berbeda-beda tergantung dari seberapa besar ruang lingkup perusahaan itu dan di bidang apa perusahaan tersebut menjalankan aktivitas kegiatannya. Untuk tercapainya setiap target dan sasaran tentu dibutuhkan suatu kegiatan pengendalian internal yang memadai dan dapat menunjuang efektivitas serta efisiensi perusahaan. Fungsi pengendalian internal yang memadai diharapkan dapat meminimalkan terjadinya kecurangan atau penyelewengan di dalam perusahaan. Misalnya di dalam hal absensi yang berhubungan dengan perhitungan gaji dan upah karyawan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah pengendalian internal memiliki peran yang signifikan sebagai alat bantu manajemen dalam mengefektifkan pembayaran gaji dan upah. Dalam penelitian ini, penulis menggunakan metode analisis deskriptif, yaitu metode penelitian yang dilakukan dengan cara mengumpulkan data untuk diolah dan dianalisis, sehingga dapat memberikan gambaran yangjelas mengenai objek yang diteliti, kemudian dapat ditarik kesimpulan. Penulis mengambil objek penelitian yang memfokuskan pada pengendalian internal yang ada di dalam perusahaan untuk mengetahui seberapa besar peranannya sebagai alat bantu manajemen dalam mengefektifkan pembayaran gaji dan upah. Penelitianini dilakukan di PT. Subur Ban Mandiri yang terletak di Jalan PETA No. 71 Bandung.Dua variabel yang diuji adalah pengendalian internal sebagai alat bantu manajemen (Independent Variable) dengan pembayaran gaji dan upah (Dependent Variable). Data-data tersebut kemudian diolah dengan menggunakan SPSS Analisis Korelasi Spearman.Penulis membuat hipotesis: “Pengendalian internal berperan secara signifikan sebagai alat bantu manajemen dalam mengefektifkan pembayaran gaji dan upah”. Perumusannya untuk penelitian ini adalah: H0: Pengendalian internal tidak berperan secara signifikan sebagai alat bantu manajemen dalam mengefektifkan pembayaran gaji dan upah. H1: Pengendalian internal berperan secara signifikan sebagai alat bantu manajemen dalam mengefektifkan pembayaran gaji dan upah. Dari hasil Analisis Korelasi Spearman yang dilakukan atas 40 responden adalah nilai korelasi sebesar positif 0,047 dan tingkat signifikannya sebesar 0,05. Maka dapat disimpulkan bahwa hipotesis yang diajukan penulis diterima, artinya Pengendalian internal berperan secara signifikan sebagai alat bantu manajemen dalam mengefektifkan pembayaran gaji dan upah.
Récupéré en direct depuis OpenAlex et désinversé. Les résumés ne sont pas conservés dans cette base de données : les index inversés représentent 8,6 Go des 9,3 Go de texte de la base, et le serveur dispose de 13 Go libres.
Comment cette classification a été obtenuedéplier
Prédiction machine sur la base complète
Imitation des enseignantsNi prévalence calibrée, ni vérité terrain. Validation humaine à venir. Le volet Gemma est une étiquette directe du modèle pour chaque travail de la base, lue sur la notice réduite au titre. Le volet Codex est un classifieur appris des 10 348 étiquettes directes de Codex et calibré sur les taux pondérés de l'échantillon; les champs sans appui suffisant ne portent aucun appel Codex. Le mode candidate est l'union des deux volets; le consensus est leur intersection. Ces sorties portent le statut machine_predicted_unvalidated et ne sont pas des étiquettes humaines.
Scores du classifieur distillé par catégorie (deux têtes)
| Catégorie | Codex | Gemma |
|---|---|---|
| Métarecherche | 0,000 | 0,002 |
| Méta-épidémiologie (sens strict) | 0,000 | 0,000 |
| Méta-épidémiologie (sens large) | 0,000 | 0,000 |
| Bibliométrie | 0,001 | 0,001 |
| Études des sciences et des technologies | 0,001 | 0,001 |
| Communication savante | 0,001 | 0,000 |
| Science ouverte | 0,000 | 0,000 |
| Intégrité de la recherche | 0,000 | 0,000 |
| Charge utile insuffisante (le modèle a refusé de juger) | 0,004 | 0,000 |
Scores machine (provisoires)
Les deux têtes enseignantes du modèle étudiant, lues sur ce travail. Un score ordonne la base pour la relecture; il n'affirme jamais une catégorie, et le statut de validation accompagne chaque rangée tel quel.
Scores de référence d'un modèle non mature (critères de maturité non atteints, 7 itérations). Un score ordonne; il n'affirme jamais une catégorie.
score_only:v0-immature-baseline · tel quel depuis la passe de notation : score_only signifie que le nombre peut ordonner les travaux, et qu'aucune étiquette de catégorie n'en découleClassification
machine, non validéePrédiction automatique; un appel candidat d’une seule source (Gemma direct ou Codex distillé), pas un consensus.
Le détail, modèle par modèle et score par score, se trouve en fin de page sous « Comment cette classification a été obtenue ».