Pemetaan kebutuhan pendidikan kecakapan hidup di kawasan wisata karst Kecamatan Pracimantoro Kabupaten Wonogiri
Bibliographic record
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: 1) pandangan masyarakat di kawasan wisata karst terhadap pengembangan kawasan wisata karst; 2) kebutuhan pendidikan kecakapan hidup bagi masyarakat di kawasan wisata karst dalam upaya memberdayakan masyarakat; dan 3) kendala yang dihadapi dalam pengembangan kawasan wisata karst. Penelitian ini merupakan penelitian studi kasus dengan unit analisis adalah kawasan wisata karst Kecamatan Pracimantoro, Kabupaten Wonogiri. Unit analisis ditentukan mendasarkan pertimbangan bahwa kawasan tersebut telah mendapat pengakuan internasional sebagai salah satu geopark terbaik dan sedang dikembangkan oleh Pemerintahan Wonogiri. Pengumpulan data akan dilakukan dengan wawancara/FGD, dokumentasi, dan observasi. Analisis data akan dilakukan menggunakan teknik analisis kualitatif. Sedangkan untuk memperoleh keabsahan data, dalam penelitian ini triangulasi, diskusi terfokus, dan perpanjangan pengamatan akan digunakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat yang terlibat langsung dalam pengembangan kawasan kartas memandang bahwa kawasan karts sangat penting untuk meningkatkan kualitas hidup. Masyarakat juga memandang bahwa kawasan wisata karst mampu membuka peluang pekerjaan meskipun belum dirasakan secara luas. Pengembangan pendidikan kecakapan hidup yang dikembangkan sedapat mungkin harus bersentuhan dengan keberadaan kawasan karst agar mampu mengoptimalkan fungsinya sebagai sarana pendidikan dan wisata. Kendala yang muncul dari pengembangan kawasan wisata karst ini adalah berkaitan dengan teknis pengelolaan, sumber daya manusia dan lingkungan. Tidak ada koordinasi antar instansi yang berkaitan menyebabkan pengembangan aset ini belum berjalan dengan baik. Kesadaran masyarakat juga belum proaktif dalam menyukseskan kegiatan pariwisata, tidak adanya pengembangan dari pihak eksternal juga menjadi salah satu lemahnya pengelolaan karst. Masalah terakhir berkaitan dengan infrastruktur yang masih terbatas.
Fetched live from OpenAlex and de-inverted. Abstracts are not stored in this database: the inverted indexes are 8.6 GB of the frame’s 9.3 GB of text, and the host has 13 GB free.
How this classification was reachedexpand
Full frame distilled prediction
Teacher imitationNot calibrated prevalence, not ground truth. Human validation pending. Learned from the 10,348 direct Codex labels and 10,348 direct Gemma labels. Candidate is the union of thresholded teacher heads; consensus is their intersection. These outputs are machine_predicted_unvalidated and are not human labels or direct frontier model labels.
Codex and Gemma teacher scores by category
| Category | Codex | Gemma |
|---|---|---|
| Metaresearch | 0.007 | 0.001 |
| Meta-epidemiology (narrow) | 0.002 | 0.002 |
| Meta-epidemiology (broad) | 0.003 | 0.002 |
| Bibliometrics | 0.001 | 0.002 |
| Science and technology studies | 0.005 | 0.002 |
| Scholarly communication | 0.003 | 0.003 |
| Open science | 0.006 | 0.002 |
| Research integrity | 0.001 | 0.004 |
| Insufficient payload (model declined to judge) | 0.025 | 0.007 |
Machine scores (provisional)
The two teacher heads of the student model, read on this work. A score orders the frame for review; it never asserts a category, and the validation status ships verbatim with every row.
Baseline scores from an immature model (maturity gate not passed, 7 training rounds). Scores rank; they never assert a category.
score_only:v0-immature-baseline · verbatim from the scoring run: score_only means the number may rank works, and no category label ships from itClassification
machine, unvalidatedMachine predicted; both teacher heads agree on what is shown here.
How this classification was reached, model by model and score by score, is at the end of the page under "How this classification was reached".