HUBUNGAN STATUS GIZI DENGAN PERKEMBANGAN BALITA USIA 1-5 TAHUN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KUTASARI
Bibliographic record
Abstract
Latar Belakang : Tahapan balita merupakan bagian kehidupan yang sangat penting atau dianggap sebagai masa keemasan dan perlu mendapat perhatian khusus. Proses pertumbuhan dan perkembangan yang sangat pesat, yaitu pertumbuhan fisik, perkembangan psikomotor, perkembangan mental dan sosial. Salah satu faktor penting yang mempengaruhi tumbuh kembang balita adalah gizi. Gizi yang kurang pada balita dapat berdampak besar pada kemampuan fisik, mental dan kognitifnya, yang pada akhirnya akan menurunkan kemampuan anak untuk melakukan aktivitas.Tujuan : untuk mengetahui hubungan status gizi dengan perkembangan anak balita usia 1-5 tahun di wilayah kerja puskesmas kutasari.Metode: Jenis penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah korelatif analitik dengan menggunakan metode cross sectional. Alat pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisis data dengan analisis univariate dan bivariate. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 62 balita dengan teknik simple random sampling.Hasil : Responden sebagian besar dalam rentang umur 12-15 bulan sebanyak 14 responden (22,6%). Jenis kelamin sebagian besar dengan jenis kelamin perempuan sebanyak 33 responden (53,2%). Orang tua balita (ibu) sebagian besar berumur 20 tahun sebanyak 10 responden (16,1%). Jenis pekerjaan orang tua balita (ibu) sebagian besar adalah buruh sebanyak 27 responden (43,5%). Tingkat pendidikan orang tua sebagian besar adalah SMA sebanyak 28 responden (45,2%). Responden dengan status gizi kurang sebagian besar memiliki perkembangan balita meragukan sebesar 25%, responden dengan status gizi baik sebagian besar memiliki perkembangan sesuai sebesar 88,6%. Responden dengan perkembangan balita yang menyimpang sebagian besar memiliki status gizi yang kurang yaitu 3 orang (100%). Hasil uji Chi Square diperoleh nilai p sebesar 0,003 yang lebih kecil dari a = 0,05.Simpulan : Ada hubungan status gizi dengan perkembangan anak balita usia 1-5 tahun di wilayah kerja Puskesmas Kutasari.
Fetched live from OpenAlex and de-inverted. Abstracts are not stored in this database: the inverted indexes are 8.6 GB of the frame’s 9.3 GB of text, and the host has 13 GB free.
How this classification was reachedexpand
Full frame distilled prediction
Teacher imitationNot calibrated prevalence, not ground truth. Human validation pending. Learned from the 10,348 direct Codex labels and 10,348 direct Gemma labels. Candidate is the union of thresholded teacher heads; consensus is their intersection. These outputs are machine_predicted_unvalidated and are not human labels or direct frontier model labels.
Codex and Gemma teacher scores by category
| Category | Codex | Gemma |
|---|---|---|
| Metaresearch | 0.053 | 0.009 |
| Meta-epidemiology (narrow) | 0.001 | 0.001 |
| Meta-epidemiology (broad) | 0.002 | 0.001 |
| Bibliometrics | 0.003 | 0.006 |
| Science and technology studies | 0.002 | 0.001 |
| Scholarly communication | 0.000 | 0.001 |
| Open science | 0.001 | 0.000 |
| Research integrity | 0.001 | 0.008 |
| Insufficient payload (model declined to judge) | 0.000 | 0.002 |
Machine scores (provisional)
The two teacher heads of the student model, read on this work. A score orders the frame for review; it never asserts a category, and the validation status ships verbatim with every row.
Baseline scores from an immature model (maturity gate not passed, 7 training rounds). Scores rank; they never assert a category.
score_only:v0-immature-baseline · verbatim from the scoring run: score_only means the number may rank works, and no category label ships from itClassification
machine, unvalidatedMachine predicted; both teacher heads agree on what is shown here.
How this classification was reached, model by model and score by score, is at the end of the page under "How this classification was reached".