PENINGKATAN KUALITAS PEMBELAJARAN IPS MELALUI MODEL PAKEM DENGAN MEDIA GAMBAR PADA SISWA KELAS IV SD NEGERI 1 SENDANGDAWUHAN KECAMATAN ROWOSARI KABUPATEN KENDAL
Why this work is in the frame
A frame that forgets how it found something cannot be audited. These are the routes that admitted this work.
Bibliographic record
Abstract
Hakikat IPS adalah telaah tentang manusia dan dunianya. Manusia sebagai makhluk sosial selalu hidup bersama dengan sesamanya. Dalam kehidupannya, manusia harus menghadapi tantangan-tantangan yang berasal dari lingkungan maupun sebagai hidup bersama. Dengan kata lain bahan kajian IPS adalah manusia dan lingkungannya. Berdasarkan hasil observasi awal pembelajaran IPS di kelas IV SDN 1 Sendangdawuhan menunjukkan bahwa masih banyak permasalahan dalam pembelajaran antara lain masih menerapkan metode ceramah, kurang mengikutsertakan siswa dan kurangnya contoh nyata dari guru dalam pembelajaran penggunaan media yang tidak optimal sehingga menyebabkan siswa kurang konsentrasi dan lebih cepat bosan pada saat pembelajaran. Rumusan masalah penelitian ini adalah: Apakah model PAKEM dengan media gambar dapat meningkatkan keterampilan guru, aktivitas siswa, dan hasil belajar IPS Kelas IV SDN 1 Sendangdawuhan Kecamatan Rowosari?. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan keterampilan guru, aktivitas siswa dan hasil belajar IPS menggunakan Model PAKEM dengan Media Gambar pada siswa kelas IV SDN 1 Sendangdawuhan. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas menggunakan model PAKEM dengan media gambar dilaksanakan dalam 3 siklus dan setiap siklusnya terdiri atas empat tahap, yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Subyek penelitian ini adalah guru dan siswa kelas IV SDN 1 Sendangdawuhan. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik tes, non tes dan analisis data menggunakan data deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) keterampilan guru menggunakan model PAKEM dengan media gambar meningkat. Siklus I mendapat persentase 61,11% kategori cukup, siklus II meningkat dengan persentase 72,22% kategori baik, siklus III meningkat dengan persentase 88,89% kategori sangat baik. (2) aktvitas siswa meningkat pada siklus I dengan skor 24,17, nilai rata-rata 2,42, persentase 60,43% kategori cukup, siklus II meningkat dengan skor 30,65, nilai rata-rata 3.06, persentase 76,63% kategori baik, siklus III meningkat 34, nilai rata-rata 3,4, persentase 85,53% kategori sangat baik. (3) hasil belajar siswa meningkat pada siklus I 60,87% kategori kurang dengan nilai rata-rata 66,74, siklus II meningkat 73,91% kategori baik, dengan nilai rata-rata 73,91, siklus III meningkat 86,96% kategori sangat baik, dengan nilai rata-rata 77,61. Kesimpulan dari penelitian ini adalah melalui model pembelajaran melalui model PAKEM dengan media gambar dapat meningkatkan kualitas pembelajaran IPS meliputi keterampilan guru, aktivitas siswa dan hasil belajar siswa. Saran yang diajukan peneliti adalah, Pembelajaran IPS melalui Model PAKEM dengan Media Gambar sebaiknya digunakan sebagai acuan setiap pembelajaran IPS karena pembelajaran lebih kreatif, aktif, efektif dan menyenangkan bagi siswa sehingga pembelajaran lebih bermakna. karena model pembelajaran model PAKEM dengan media gambar dapat meningkatkan Kualitas pembelajaran IPS meliputi keterampilan guru, aktivitas siswa dan hasil belajar siswa.
Fetched live from OpenAlex and de-inverted. Abstracts are not stored in this database: the inverted indexes are 8.6 GB of the frame’s 9.3 GB of text, and the host has 13 GB free.
Full frame distilled prediction
Teacher imitationNot calibrated prevalence, not ground truth. Human validation pending. Learned from the 10,348 direct Codex labels and 10,348 direct Gemma labels. Candidate is the union of thresholded teacher heads; consensus is their intersection. These outputs are machine_predicted_unvalidated and are not human labels or direct frontier model labels.
Codex and Gemma teacher scores by category
| Category | Codex | Gemma |
|---|---|---|
| Metaresearch | 0.001 | 0.002 |
| Meta-epidemiology (narrow) | 0.002 | 0.002 |
| Meta-epidemiology (broad) | 0.002 | 0.001 |
| Bibliometrics | 0.001 | 0.001 |
| Science and technology studies | 0.001 | 0.000 |
| Scholarly communication | 0.002 | 0.002 |
| Open science | 0.004 | 0.000 |
| Research integrity | 0.002 | 0.003 |
| Insufficient payload (model declined to judge) | 0.001 | 0.001 |
Machine scores (provisional)
The two teacher heads of the student model, read on this work. A score orders the frame for review; it never asserts a category, and the validation status ships verbatim with every row.
Baseline scores from an immature model (maturity gate not passed, 7 training rounds). Scores rank; they never assert a category.
score_only:v0-immature-baseline · verbatim from the scoring run: score_only means the number may rank works, and no category label ships from it