MétaCan
Menu
Back to cohort
Record W6979812554

AKTUALISASI MITOS SEBAGAI UPAYA LEGIMITASI KEKUASAAN MASA AWAL BERDIRINYA MATARAM ISLAM

2011· dissertation· id· W6979812554 on OpenAlexaboutno aff

Bibliographic record

VenueDigital Library UIN Sunan Kalijaga (Sunan Kalijaga State Islamic University) · 2011
Typedissertation
Languageid
FieldSocial Sciences
TopicCultural and Religious Practices in Indonesia
Canadian institutionsnot available
Fundersnot available
KeywordsIslamIslamic cultureIslamic educationQuarter (Canadian coin)
DOInot available

Abstract

fetched live from OpenAlex

Mataram ialah daerah yang menghasilkan dinasti Jawa yang paling kuat
\ndan paling lama. Dalam babad Jawa disebutkan bahwa seorang Ki Gede
\nPamanahan berhasil membunuh Arya Penangsang dari Jipang dan sebagai
\nhadiahnya, Pamanahan diberi bumi Mataram. Setelah Pajang mengalami masa
\nsurut, Mataram menjadi sebuah kerajaan yang memegang kekuasaan tertinggi di
\nJawa. Berdirinya dinasti Mataram mengundang berbagai kontroversi karena
\npendirinya adalah Ki Ageng Pamanahan yang merupakan keturunan orang biasa.
\nUntuk itu, agar bisa diterima oleh masyarakat, para raja dari dinasti ini selalu
\nberusaha memperlihatkan keunggulannya bahkan setelah Mataram berhasil
\nmengubah statusnya dari kabupaten menjadi kerajaan, berbagai upaya dilakukan
\nuntuk mengukuhkan kedudukannya.
\nSepanjang sejarah berdirinya, kerajaan Mataram Islam selalu terlibat
\ndalam usaha-usaha pengukuhan diri. Dalam mengukuhkan kedudukannya,
\nMataram menempuh upaya yang bercorak politik militer, serta bercorak mistik
\nreligius kultural. Dinasti ini selalu merasa terancam oleh pusat-pusat kekuasaan
\nlain, bahkan ketika ekspansi wilayah telah mampu menundukkan beberapa
\nwilayah. Tokoh yang mempunyai peran penting masa awal berdirinya Mataram
\nIslam ialah Panembahan Senopati, di mana ia mampu mengelola alam pikiran
\nmasyarakat Jawa yang dekat dengan kehidupan mistik dengan menciptakan
\nbeberapa mitos mengenai berdirinya Mataram Islam.
\nIslam sendiri ketika menjadi agama kerajaan dan sebagai simbol religius
\nkerajaan mempunyai peran dalam membantu mengukuhkan Mataram Islam
\nmenjadi sebuah kerajaan yang kokoh. Agama Islam menjadi salah satu pendukung
\nlegitimasi kekuasaan Mataram Islam ketika itu, berdampingan dengan mitos yang
\ndihadirkan Panembahan Senapati juga sebagai sarana pendukung kekuasaan.
\nPenelitian terhadap Mataram Islam ini penting sebagai studi terhadap Sejarah
\nIslam di Indonesia dalam perspektif Islam, serta khususnya bagi pengembangan
\nbidang study “Sejarah dan Kebudayaan Islam” di UIN Sunan Kalijaga.
\nPokok permasalahan dalam penelitian ini ialah upaya legitimasi kekuasaan
\nMataram Islam melalui mitos. Masalah ini mengacu pada pengembangan mitos
\nbertujuan melegitimasikan kekuasan bagi penguasa ketika itu, serta pengaruh
\nIslam sebagai agama dan simbol kekuasaan mutlak. Persoalan tersebut merupakan
\nmasalah sejarah yang diteliti melalui pendekatan politik dan kebudayaan. Fakta
\nmengenai kebudayaan diciptakan untuk tujuan politik dianalisis mengunakan teori
\npolitik Jawa yang dikemukan oleh Beniedict R. O. G. Anderson. Penelitian ini
\nmerupakan penelitian historis yang bertujuan merekonstruksi masa lampau secara
\nkronologis dan sistematis, agar dapat memberikan gambaran tentang peristiwa
\nmasa lampau yang dialami oleh manusia serta disusun secara alamiah.
\nPenelitian ini bersifat kualitatif dengan menggunakan penelitian
\nkepustakaan/ library research yakni penelitian dengan sumber tertulis seperti buku
\ndan jurnal. Rumusan masalah yang dijadikan panduan penelitian ialah: bagaimana
\nsejarah awal berdirinya kerajaan Mataram Islam; mengapa Panembahan Senapati
\nmenciptakan mitos pada awal berdirinya kerajaan Mataram Islam; mitos-mitos
\napa saja yang diaktualisasikan Panembahan Senapati untuk membangun
\nkekuasaannya. Guna mendapatkan analisis yang lebih dalam mengenai aktualisasi
\nmitos sebagai upaya legitimasi kekuasaan masa awal berdirinya Mataram Islam,
\npendekatan yang digunakan ialah pendekatan budaya.

Fetched live from OpenAlex and de-inverted. Abstracts are not stored in this database: the inverted indexes are 8.6 GB of the frame’s 9.3 GB of text, and the host has 13 GB free.

How this classification was reachedexpand

Full frame distilled prediction

Teacher imitation

Not calibrated prevalence, not ground truth. Human validation pending. Learned from the 10,348 direct Codex labels and 10,348 direct Gemma labels. Candidate is the union of thresholded teacher heads; consensus is their intersection. These outputs are machine_predicted_unvalidated and are not human labels or direct frontier model labels.

metaresearch head score (Codex)0.001
metaresearch head score (Gemma)0.000
Version: codex-gemma-dda1882f352aValidation status: machine_predicted_unvalidated
Candidate categoriesMeta-epidemiology (narrow), Science and technology studies, Scholarly communication, Open science, Research integrity, Insufficient payload (model declined to judge)
Consensus categoriesMeta-epidemiology (narrow), Science and technology studies, Scholarly communication, Research integrity, Insufficient payload (model declined to judge)
DomainCandidate signal: none · Consensus signal: none
Study designCandidate signal: Not applicable · Consensus signal: none
GenreCandidate signal: Other · Consensus signal: Other
Teacher disagreement score0.634
Threshold uncertainty score1.000

Codex and Gemma teacher scores by category

CategoryCodexGemma
Metaresearch0.0010.000
Meta-epidemiology (narrow)0.0030.004
Meta-epidemiology (broad)0.0030.002
Bibliometrics0.0020.005
Science and technology studies0.0030.003
Scholarly communication0.0040.018
Open science0.0060.002
Research integrity0.0020.003
Insufficient payload (model declined to judge)0.0030.004

Machine scores (provisional)

The two teacher heads of the student model, read on this work. A score orders the frame for review; it never asserts a category, and the validation status ships verbatim with every row.

Baseline scores from an immature model (maturity gate not passed, 7 training rounds). Scores rank; they never assert a category.

Opus teacher head0.014
GPT teacher head0.218
Teacher spread0.204 · how far apart the two teachers sit on this one work
Validation statusscore_only:v0-immature-baseline · verbatim from the scoring run: score_only means the number may rank works, and no category label ships from it

Classification

machine, unvalidated

Machine predicted; both teacher heads agree on what is shown here.

Study designNot applicable
Domainnot available
GenreOther

How this classification was reached, model by model and score by score, is at the end of the page under "How this classification was reached".

Quick stats

Citations0
Published2011
Admission routes1
Has abstractyes

Explore more

Same venueDigital Library UIN Sunan Kalijaga (Sunan Kalijaga State Islamic University)Same topicCultural and Religious Practices in IndonesiaFrench-language works237,207