PENGARUH OPTIMISME TERHADAP QUARTER LIFE CRISIS \nPADA EMERGING ADULT DI KOTA YOGYAKARTA
Bibliographic record
Abstract
Kehidupan di usia emerging adult merupakan salah satu masa yang paling penuh \ndengan perubahan. Segala perubahan ini dapat menyebabkan tekanan yang berakibat pada \nterjadinya quarter life crisis. Salah satu upaya mengatasi tekanan yang muncul dari \nketidakpastian adalah berpikir optimis yang merupakan penjelasan dari sikap optimisme. \nPenelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh optimisme terhadap quarter life crisis pada \ndewasa awal, khususnya emerging adult di Kota Yogyakarta. \nPenelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan pengambilan sampel \nmenggunakan accidental sampling dengan kriteria subjek berusia 20-24 tahun dan berdomisili \ndi Kota Yogyakarta dan didapatkan partisipan sejumlah 349 emerging adult di Kota \nYogyakarta dengan data yang diambil menggunakan google form. Pengambilan data \noptimisme menggunakan skala yang dibuat berdasarkan dimensi optimisme Seligman (2006) \ndengan reliabilitas 0,971 dan validitas 0,404 – 0,830 dan pengukuran quarter life crisis \nmenggunakan skala yang dibuat berdasarkan karakteristik dari teori Robbins (2004) dengan \nreliabilitas 0,906 dan validitas 0,457 – 0,866. Hasil data diolah dengan analisis regresi linear sederhana. \nHasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh negatif dan signifikan optimisme \ndalam mempengaruhi tingkat quarter life crisis pada emerging adult di Kota Yogyakarta \n(p<0,05) dengan koefisien regresi senilai -0,337 yang menunjukkan pengaruh negatif \noptimisme terhadap quarter life crisis, dan sumbangan efektif sebesar 2,3%. Hal ini \nmenunjukkan semakin tingginya optimisme maka semakin berkurang tingkat quarter life \ncrisis dan sebaliknya. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disarankan bagi emerging adult dan praktisi untuk mempraktikkan optimisme dalam kehidupan sehari-hari guna mengurangi tingkat quarter life crisis sehingga mendukung perkembangan yang optimal. \nKata Kunci: Optimisme, Quarter Life Crisis, Emerging Adult
Fetched live from OpenAlex and de-inverted. Abstracts are not stored in this database: the inverted indexes are 8.6 GB of the frame’s 9.3 GB of text, and the host has 13 GB free.
How this classification was reachedexpand
Full frame distilled prediction
Teacher imitationNot calibrated prevalence, not ground truth. Human validation pending. Learned from the 10,348 direct Codex labels and 10,348 direct Gemma labels. Candidate is the union of thresholded teacher heads; consensus is their intersection. These outputs are machine_predicted_unvalidated and are not human labels or direct frontier model labels.
Codex and Gemma teacher scores by category
| Category | Codex | Gemma |
|---|---|---|
| Metaresearch | 0.001 | 0.000 |
| Meta-epidemiology (narrow) | 0.003 | 0.003 |
| Meta-epidemiology (broad) | 0.003 | 0.001 |
| Bibliometrics | 0.003 | 0.003 |
| Science and technology studies | 0.002 | 0.000 |
| Scholarly communication | 0.001 | 0.001 |
| Open science | 0.003 | 0.001 |
| Research integrity | 0.002 | 0.004 |
| Insufficient payload (model declined to judge) | 0.012 | 0.012 |
Machine scores (provisional)
The two teacher heads of the student model, read on this work. A score orders the frame for review; it never asserts a category, and the validation status ships verbatim with every row.
Baseline scores from an immature model (maturity gate not passed, 7 training rounds). Scores rank; they never assert a category.
score_only:v0-immature-baseline · verbatim from the scoring run: score_only means the number may rank works, and no category label ships from itClassification
machine, unvalidatedMachine predicted; both teacher heads agree on what is shown here.
How this classification was reached, model by model and score by score, is at the end of the page under "How this classification was reached".