Implementasi manajemen dakwah pada Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Kangkung Kabupaten Kendal
Bibliographic record
Abstract
Pelaksanaan manajemen dakwah sangat penting dalam mengelola dan mengatur suatu organisasi atau lembaga untuk dapat mencapai tujuan yang diinginkan. Kantor Urusan Agama Kecamatan Kangkung Kabupaten Kendal merupakan instansi yang melaksanakan sebagian tugas dari Kementrian Agama Kabupaten Kendal di wilayah kecamatan yang mempunyai tugas dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat dalam pelaksanaan nikah dan rujuk, pewakafan, kemasjidan, dan lain-lain. Dalam upaya pencapaian sasaran yang diinginkan salah satunya dengan mengelola sumber daya manusi yang dimiliki agar dapat mencapai tujuan yang diinginkan. \n\tAdapun rumusan masalah dalam penelitian ini adalah (1) Bagaimana Implementasi Fungsi-fungsi Manajemen Dakwah Pada Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Kangkung Kabupaten Kendal dan (2) Bagaimana Faktor Pendukung dan Faktor Penghambat Dalam Implementasi Fungsi-fungsi Manajemen Dakwah Pada Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Kangkung Kabupaten Kendal. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Dalam memperoleh data penulis menggunakan metode (1) Observasi, (2) Wawancara dan (3) Dokumentasi. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini meliputi: sumber data primer yaitu hasil wawancara dengan kepala Kantor Urusan Agama Kecamatan Kangkung Kabupaten Kendal, serta sumber data sekunder yang berasal dari buku, arsip. \n\tHasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Kangkung Kabupaten Kendal telah memenuhi fungsi-fungsi manajemen dakwah dalam pelaksanaan kegiatan dakwah mulai dari perencanaan dakwah (takhthith), pengorganisasian dakwah (thanzim), penggerakan dakwah (tawjih) dan pengendalian dakwah (riqobah). Implementasi fungsi-fungsi manajemen dakwah diantaranya: (1) Perencanaan dakwah yang dilakukan Kantor Urusan Agama Kecamatan Kangkung Kabupaten Kendal dengan perencanaan secara sistematis kegiatan dakwah yang akan dilaksanakan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat yaitu pelayanan nikah dan rujuk, pewakafan dan kemasjidan. (2) Pengorganisasian dakwah dengan pembagian tugas dan tanggung jawab sesuai bidang masing-masing. (3) Penggerakan dakwah dilakukankan dengan pelaksanaan kegiatan sesuai dengan tugas yang telah diberikan sebelumnya. Dalam penggerakan kepala Kantor Urusan Agama harus dapat memberikan motivasi, bimbingan dan hubungan yang baik agar dapat mendorong semangat kerja pegawai dalam melaksanakan tugasnya. (4) Pengendalian dakwah dilakukan dengan melakukan kegiatan evaluasi hasil kerja pegawai untuk menghindari terjadinya kesalahan. Faktor pendukung dalam pelaksanaan manajemen dakwah di Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Kangkung Kabupaten Kendal yaitu: (1) perencanaan yang terstruktur, (2) pembagian kerja, (3) pemberian motivasi, dan (4) evaluasi. Sedangkan faktor penghambat dalam pelaksanaan manajemen dakwah yaitu: (1) kurangnya inovasi dari pegawai, (2) minimnya sumber daya manusia, (3) sarana dan prasarana yang kurang memadahi, dan (4) kurangnya pengawasan.
Fetched live from OpenAlex and de-inverted. Abstracts are not stored in this database: the inverted indexes are 8.6 GB of the frame’s 9.3 GB of text, and the host has 13 GB free.
How this classification was reachedexpand
Full frame machine prediction
Teacher imitationNot calibrated prevalence, not ground truth. Human validation pending. The Gemma side is a direct model label for every work in the frame, read from the title-only record. The Codex side is a classifier learned from the 10,348 direct Codex labels and calibrated to design-weighted sample rates; fields without enough sample support carry no Codex call. Candidate is the union of the two sides; consensus is their intersection. These outputs are machine_predicted_unvalidated and are not human labels.
Distilled classifier scores by category (both heads)
| Category | Codex | Gemma |
|---|---|---|
| Metaresearch | 0.003 | 0.004 |
| Meta-epidemiology (narrow) | 0.001 | 0.000 |
| Meta-epidemiology (broad) | 0.000 | 0.001 |
| Bibliometrics | 0.001 | 0.000 |
| Science and technology studies | 0.002 | 0.001 |
| Scholarly communication | 0.005 | 0.003 |
| Open science | 0.001 | 0.003 |
| Research integrity | 0.001 | 0.001 |
| Insufficient payload (model declined to judge) | 0.026 | 0.008 |
Machine scores (provisional)
The two teacher heads of the student model, read on this work. A score orders the frame for review; it never asserts a category, and the validation status ships verbatim with every row.
Baseline scores from an immature model (maturity gate not passed, 7 training rounds). Scores rank; they never assert a category.
score_only:v0-immature-baseline · verbatim from the scoring run: score_only means the number may rank works, and no category label ships from itClassification
machine, unvalidatedMachine predicted; a candidate call from one source (direct Gemma or distilled Codex), not a consensus.
How this classification was reached, model by model and score by score, is at the end of the page under "How this classification was reached".